Verdik Awal: Fold Pertama yang Benar-Benar Nyaman Dipakai
Samsung Galaxy Z Fold 8 adalah ponsel lipat format buku yang mengubah desain memanjang tradisional menjadi bentuk ringkas ala paspor dengan rasio layar 4:3 untuk menawarkan pengalaman baca, nonton, dan produktivitas yang lebih nyaman dalam penggunaan sehari-hari oleh pengguna yang menginginkan perangkat lipat praktis namun tetap premium. Dari sudut pandang pengguna, ini adalah Fold pertama yang terasa “pas” di tangan, di saku, dan di mata. Jika sebelumnya seri Fold sering terasa terlalu jangkung dan canggung, desain Z Fold 8 membuat konsep ponsel lipat book-style akhirnya masuk akal dipakai sebagai perangkat utama, bukan sekadar gadget eksperimen. Namun, harga mulai Rp28.499.000 menjadikannya produk untuk pengguna yang siap membayar mahal demi format baru yang jauh lebih bersahabat.
| Spesifikasi | Detail | Catatan |
|---|---|---|
| Dimensi lipat | 81,9 x 123,9 x 9,7 mm | Bentuk mirip paspor, compact di saku. |
| Dimensi terbuka | 161,4 x 123,9 x 4,5 mm | Layar dalam lebar ala buku kecil. |
| Bobot | 201 gram | Hape lipat Samsung paling ringan saat ini. |
| Cover screen | 5,5 inci Dynamic AMOLED 2X | Resolusi 1.248 x 1.972, 1–120Hz, Vision Booster. |
| Rasio layar dalam | 4:3, 7,6 inci | Mendekati format IMAX 1.43:1, enak untuk baca dan nonton. |

Desain Buku Saku: Dari Jangkung ke Pas di Genggaman
Perubahan desain Z Fold 8 terasa seperti keputusan yang terlambat, tetapi akhirnya berani. Setelah tujuh tahun mempertahankan form factor tinggi dan ramping, Samsung keluar dari zona nyaman dengan format baru bergaya paspor yang lebih pendek dan melebar, mengingatkan pada sebuah paspor fisik. Bentuk ini membuat ponsel lipat format buku dari generasi baru tampil seperti buku kecil, bukan lagi remote TV berlayar besar. Digenggam, bodinya terasa ringan namun kokoh; mekanisme lipatnya halus dan bisa dibuka-tutup dengan satu tangan tanpa drama. Dimensi 81,9 x 123,9 x 9,7 mm saat terlipat membuatnya natural saat masuk ke kantong baju atau saku celana, tidak mengganjal seperti Fold generasi sebelumnya. Menurut pengalaman langsung beberapa penguji, bobot hanya 201 gram menjadikannya ponsel lipat Samsung paling ringan dan lebih ringan daripada flagship candybar besar yang selama ini jadi rujukan.
Kelebihan
- Desain Z Fold 8 berformat paspor terasa compact dan nyaman dibawa sehari-hari.
- Bobot 201 gram membuatnya ringan untuk penggunaan satu atau dua tangan dalam waktu lama.
Kekurangan
- Bentuk baru yang melebar bisa butuh adaptasi bagi pengguna yang terbiasa layar panjang.
- Desain book-style tetap lebih tebal dari ponsel candybar biasa saat dimasukkan ke saku sempit.

Layar 4:3: Akhirnya Nyaman untuk Baca, Nonton, dan Kerja
Di bagian layar, Z Fold 8 menghadirkan kombinasi cover screen 5,5 inci berasio 16:10 dan layar dalam 7,6 inci dengan rasio layar 4:3. Di atas kertas terdengar biasa, tetapi dalam praktiknya rasa pakai berubah total. Ponsel lipat book-style generasi lama sering canggung untuk mengetik panjang atau membaca karena layarnya terlalu sempit; rasio baru 4:3 di Fold 8 menjadi titik balik kategori ini. Halaman e-book dan majalah digital terlihat lega, baik orientasi portrait maupun landscape, sehingga mata tidak cepat lelah saat membaca. Rasio 4:3 juga mendekati format IMAX 1,43:1, membuat pengalaman menonton di layar dalam terasa lebih sinematik dan kurang letterbox dibanding seri sebelumnya. Selain hiburan, layar ini praktis untuk membuka Excel, menyunting presentasi, hingga mengedit foto dan video karena timeline dan tool dapat ditata lebih leluasa.

Kamera dan Cover Screen: Selfie Serius, Bukan Sekadar Gimmick
Meski hanya membawa dua kamera belakang—lensa lebar 23mm f/1.8 dan ultra lebar 13mm dengan sudut 120 derajat, keduanya beresolusi 50 megapixel—hasil fotonya termasuk baik untuk ponsel lipat dan bisa menyaingi seri S26 Ultra saat cahaya ideal. Yang menarik bukan sekadar angka, tetapi bagaimana kamera ini bekerja dengan desain ponsel lipat format buku. Cover screen 5,5 inci Dynamic AMOLED 2X berperan sebagai jendela preview saat ponsel dilipat, sehingga pengguna dapat melakukan mirror selfie memakai kamera utama dengan mudah, sesuatu yang tidak bisa dilakukan ponsel konvensional tanpa alat tambahan. Hasil selfie terasa tajam dengan warna yang matang tapi tidak berlebihan, cocok untuk pengguna yang sering membuat konten. Di sisi video, fitur My FanCam bisa menyunting hasil rekaman otomatis berdasarkan pengenalan wajah, berguna saat merekam konser dan ingin fokus pada satu bias atau artis favorit.

Harga, Nilai, dan Kompromi Sehari-Hari
Samsung Foldable baru ini jelas bukan ponsel untuk semua orang, terutama karena harga resmi mulai Rp28.499.000 untuk varian 12GB/256GB, Rp32.499.000 untuk 12GB/512GB, dan Rp40.499.000 untuk 16GB/1TB. Pembelian sudah bisa dilakukan melalui kanal resmi dan gerai brand, lengkap dengan beragam promo periode tertentu. Di titik harga ini, kompromi utama adalah sektor kamera yang di atas kertas masih di bawah seri kamera-centric, serta fakta bahwa tidak semua aplikasi dan game mengoptimalkan rasio layar 4:3 secara sempurna. Namun, jika fokus utama adalah desain Z Fold 8 yang kompak, pengalaman layar 4:3 yang nyaman untuk produktivitas, dan fleksibilitas cover screen untuk selfie berkualitas, nilai yang ditawarkan mulai terasa masuk akal. Pengguna yang selama ini menganggap Fold terlalu besar dan Flip terlalu kecil akan menemukan Fold 8 sebagai sweet spot ukuran dan fungsi sehari-hari.
- Buy the Samsung Galaxy Z Fold 8 if kamu mencari ponsel lipat format buku dengan rasio layar 4:3 yang nyaman untuk baca dan nonton.
- Skip the Samsung Galaxy Z Fold 8 if kamu lebih mengutamakan kamera kelas teratas dengan spesifikasi di atas seri flagship kamera-centric.
- Buy the Samsung Galaxy Z Fold 8 if kamu ingin desain Z Fold 8 yang compact ala paspor, ringan, dan akhirnya benar-benar pas di saku.
- Skip the Samsung Galaxy Z Fold 8 if kamu belum siap mengeluarkan lebih dari Rp28.499.000 untuk sebuah ponsel lipat.
- Buy the Samsung Galaxy Z Fold 8 if kamu sering membuat konten selfie dan ingin memanfaatkan cover screen sebagai preview kamera utama.
- Skip the Samsung Galaxy Z Fold 8 if kamu lebih nyaman dengan ponsel candybar biasa dan tidak ingin beradaptasi dengan rasio layar 4:3.







