Inti Perbandingan: Dua SUV Listrik XPeng untuk Dua Jenis Pembeli
XPeng G9L dan XPeng Mona L03 adalah dua SUV listrik XPeng berorientasi jarak jauh dan teknologi AI tinggi, ditujukan untuk konsumen yang menginginkan mobil listrik jangkauan jauh dengan pengalaman berkendara premium, namun dengan karakter sangat berbeda antara SUV besar keluarga dan SUV coupe bergaya sporty. XPeng G9L adalah SUV berukuran jumbo dengan pilihan BEV dan REEV, baterai besar, tenaga hingga 577 dk dan jangkauan hingga 1.602 km untuk varian REEV, sehingga lebih mendekati pengganti SUV bensin besar tradisional dengan fokus pada kenyamanan dan kapasitas penumpang. XPeng Mona L03, sebaliknya, ialah SUV coupe listrik dengan konsep Next-Generation AI, komputasi hingga 2.250 TOPS, jangkauan sampai 1.330 km pada versi range extender, serta harga mulai kisaran Rp400 jutaan sehingga lebih menarik bagi pemburu gaya dan teknologi dengan anggaran lebih hemat.
Spesifikasi Inti: Dimensi Jumbo vs Fastback Coupe
Jika fokus pada fisik dan angka, XPeng G9L dan XPeng Mona L03 berdiri di dua ujung spektrum SUV listrik XPeng. G9L adalah SUV besar dengan panjang 5.120 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.782 mm, dan wheelbase 3.100 mm, sepenuhnya dirancang sebagai SUV lima penumpang dengan kabin luas dan bagasi mencapai 1.152 liter. Di sisi lain, Mona L03 diposisikan sebagai SUV coupe bergaya fastback; atap landai dan siluet mendekati sedan membuatnya jauh lebih sporty dan aerodinamis dibanding G9L. Desain Mona L03 bahkan digarap oleh mantan desainer Ferrari, sehingga bahasa desainnya terasa lebih emosional ketimbang fungsional semata. Secara karakter, G9L berbicara soal kenyamanan, ruang, dan kepraktisan jarak jauh, sementara Mona L03 menyasar mereka yang ingin mobil listrik jangkauan jauh namun tetap tampak agresif dan modern.
| Spec | XPeng G9L | XPeng Mona L03 |
|---|---|---|
| Tipe bodi | SUV besar 5 penumpang | SUV listrik bergaya coupe fastback |
| Panjang/Dimensi kunci | Panjang 5.120 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.782 mm, wheelbase 3.100 mm | Dimensi tidak dijabarkan, fokus pada siluet coupe dan gaya fastback |
| Kapasitas bagasi | Hingga 1.152 liter | Tidak disebutkan, lebih menekankan desain dan gaya coupe |
| Karakter desain | SUV besar, fokus ruang dan kenyamanan | SUV Coupe futuristis, aerodinamis, digarap eks-desainer Ferrari |

Performa, Jangkauan, dan Teknologi AI: Dua Pendekatan ke Mobil Listrik Jarak Jauh
Pada sisi performa dan mobil listrik jangkauan jauh, XPeng G9L dan Mona L03 sama‑sama mengandalkan kombinasi motor listrik dan teknologi AI kendaraan, namun dengan pendekatan berbeda. Untuk G9L BEV, konfigurasi single motor RWD menghasilkan 270 kW (sekitar 362 dk) dengan akselerasi 0–100 km/jam 6,8 detik dan baterai LFP 91,9 kWh yang memberi jarak tempuh hingga 702 km berdasarkan CLTC. Varian AWD menambah motor depan 160 kW sehingga total tenaga 430 kW (sekitar 577 dk) dengan baterai 91,9 kWh dan jangkauan 660 km; tersedia pula baterai 110 kWh dengan jangkauan hingga 755 km. Bintang utamanya adalah G9L REEV yang menggabungkan dua motor listrik dengan total 370 kW (sekitar 496 dk) dan jangkauan hingga 1.602 km saat baterai penuh dan tangki 60 liter terisi, berdasarkan uji CLTC.
XPeng Mona L03 menawarkan versi BEV dan EREV (range extender) sehingga lebih fleksibel untuk pengguna yang cemas soal jarak tempuh. Varian Standard Range RWD menggunakan satu motor sekitar 241–245 dk dengan baterai LFP sekitar 58 kWh dan jarak tempuh sekitar 444 km berdasarkan WLTP. Versi REEV mengombinasikan motor listrik sekitar 249 dk dengan mesin bensin 1.500 cc sekitar 95 dk sebagai generator, baterai sekitar 37,2 kWh untuk 315 km mode listrik, dan total jarak hingga 1.330 km saat baterai dan generator digunakan bersama. Di sisi teknologi AI kendaraan, G9L memakai tiga chip Turing AI dengan kemampuan komputasi 2.250 TOPS, sementara Mona L03 menggunakan dual AI chip dengan kemampuan komputasi hingga 2.250 TOPS yang menjadi basis fitur bantuan pengemudi dan dapat ditingkatkan via OTA. Kalimat penting di sini: “XPeng Mona L03 varian tertinggi menggunakan dual AI chip dengan kemampuan komputasi hingga 2.250 TOPS sebagai fondasi fitur kecerdasan buatan dan sistem bantuan pengemudi.”

Kenyamanan, Fitur, dan Keamanan: Flagship vs Value Engineering
G9L jelas bermain di area flagship, sementara Mona L03 mengandalkan value engineering. Kabin G9L menawarkan layar sentuh besar, panel instrumen LCD tipis, augmented reality display, spion digital 9 inci, layar hiburan belakang, dan layar 21,4 inci di plafon. Fitur mewah seperti empat pintu soft‑closing, kulkas 12,5 liter, kursi dengan pemanas, ventilasi, pijat, 33 speaker, rear‑wheel steering dengan radius putar hanya 4,96 meter, hingga meja lipat untuk penumpang belakang membentuk pengalaman ala lounge berjalan. Mobil ini memprioritaskan kenyamanan perjalanan jauh bagi lima penumpang, bukan sekadar angka tenaga atau jangkauan. Sementara itu, G9L juga mengusung tiga chip Turing AI 2.250 TOPS yang menopang beragam fitur cerdas di dalam kabin dan sistem bantuan berkendara.
Mona L03 lebih fokus pada keseimbangan fitur dan harga. Mobil ini tidak mengandalkan LiDAR, tetapi kombinasi kamera dan AI untuk membangun sistem pengemudi cerdasnya. Strategi ini menekan biaya tanpa mengorbankan kemampuan komputasi, karena dual AI chip 2.250 TOPS sudah setara dengan banyak mobil di kelas lebih mahal. Menariknya, model ini sudah mengantongi rating bintang lima dari sejumlah lembaga pengujian keselamatan di beberapa pasar, meskipun hasil tersebut tetap harus dibaca berdasarkan lembaga, tahun pengujian, dan spesifikasi mobil yang diuji. Di sisi lain, harus diakui bahwa status Mona L03 di beberapa pasar masih sebatas perkenalan dan detail peluncuran resmi berikut spek lokal bisa berbeda, sehingga calon pembeli perlu menunggu informasi final sebelum menjadikannya pilihan utama.
Harga, Kelemahan Bersama, dan Siapa Sebaiknya Memilih Apa
Dari sisi posisi harga, XPeng G9L jelas duduk sebagai SUV listrik XPeng flagship. Harga XPeng G9L disebut berada di kisaran sekitar Rp600 jutaan hingga mendekati Rp800 jutaan, mencerminkan statusnya sebagai SUV besar dengan baterai besar, tenaga hingga 577 dk pada varian AWD, serta jangkauan hingga 1.602 km pada model REEV. Di bawahnya, XPeng Mona L03 hadir dengan harga sekitar Rp400–Rp500 jutaan, sekaligus memosisikan diri sebagai SUV coupe listrik yang lebih terjangkau namun tetap menawarkan teknologi AI 2.250 TOPS dan jangkauan hingga 1.330 km pada varian range extender. Untuk konsumen yang mengejar mobil listrik jangkauan jauh namun peduli anggaran, Mona L03 tampak sebagai pintu masuk yang logis; sementara G9L menyasar mereka yang siap membayar lebih demi ruang, kemewahan, dan jangkauan ekstrem.
Meski menggoda, keduanya punya catatan yang tidak boleh diabaikan. Pertama, beberapa klaim jarak tempuh menggunakan standar uji seperti CLTC dan WLTP yang hasilnya bisa berbeda dengan penggunaan harian; konsumen perlu membaca angka tersebut sebagai indikasi, bukan janji mutlak. Kedua, meski Mona L03 menerima rating bintang lima dari sejumlah lembaga, standar dan spesifikasi kendaraan uji berbeda antara wilayah, sehingga tak bisa langsung disamakan dengan unit yang akan dibeli. Terakhir, status Mona L03 di beberapa pasar masih tahap perkenalan, sehingga informasi peluncuran dan harga resmi bisa berubah. Kesimpulannya, G9L cocok bagi mereka yang ingin SUV besar berjarak tempuh ekstrem dan kabin super nyaman, sedangkan Mona L03 ideal bagi pengguna yang ingin SUV coupe listrik bergaya sporty dengan teknologi AI tinggi dan harga lebih ramah kantong.






