Galaxy AI di Z Fold 8 dan Z Flip 8: Dari Ponsel Lipat ke Asisten Pribadi
Galaxy AI di Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 adalah kombinasi fitur kecerdasan buatan generatif, task automation lintas lebih dari 40 aplikasi, dan Gemini Notebook berbasis cloud yang dirancang untuk mengubah ponsel lipat menjadi asisten produktivitas pribadi yang memahami konteks, kebutuhan, dan kebiasaan kerja penggunanya setiap hari. Pendekatan ini bukan sekadar menambah fitur canggih, melainkan mencoba menjawab pertanyaan sederhana: seberapa jauh ponsel bisa mengambil alih pekerjaan kecil yang menghabiskan waktu dan fokus kita?
Dalam acara Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026, TM Roh menegaskan bahwa AI yang makin agenik akan menjadikan perangkat mobile sebagai pintu masuk paling personal menuju pengalaman adaptif. Di seri Z generasi kedelapan, pernyataan itu terasa masuk akal: ponsel lipat bukan lagi hanya soal layar besar dan desain premium, tetapi soal seberapa pintar perangkat memahami pola kerja dan membantu mengeksekusi tugas. Jika ponsel lipat sebelumnya identik dengan multitasking manual, Galaxy AI mendorong paradigma baru—ponsel yang ikut "bekerja" bersama pengguna, bukan sekadar alat.

Z Fold 8 Automation: Task Automation Samsung yang Mulai Serius
Fitur Galaxy AI terbaru yang paling mengubah cara kerja di Z Fold 8 dan Z Flip 8 adalah task automation berbasis Gemini. Kemampuan ini berkembang jauh dari versi beta awal yang hanya menangani tugas sederhana seperti memesan tumpangan atau mengambil makanan siap saji. Kini, daftar aplikasi yang didukung meluas hingga lebih dari 40 aplikasi, membuat Z Fold 8 automation terasa seperti sistem "macro" pintar yang memahami konteks, bukan sekadar serangkaian shortcut statis.
Task automation Samsung tidak berdiri sendiri; One UI 9 menambahkan lapisan kontrol melalui dasbor Aktivitas Asisten AI yang menampilkan setiap otomatisasi yang berjalan atas nama pengguna. Ini penting karena automation yang kuat tanpa transparansi mudah terasa mengganggu. Pengguna bisa melihat proses apa yang aktif, lalu menyesuaikan atau mematikannya sesuai preferensi. Ditambah Peringatan Privasi yang menandai aplikasi yang mencoba mengakses izin tertentu, automation yang agresif diimbangi dengan perlindungan kontrol yang jelas. Inilah alasan mengapa task automation Samsung di generasi ini layak dicoba: pintar, tapi tetap memberi pengguna kendali.
Gemini Notebook Gratis 6 Bulan: Ruang Kerja AI di Layar Lipat
Sorotan lain yang sering luput adalah betapa besar nilai Gemini Notebook bagi pengguna ponsel lipat yang sering berkutat dengan dokumen dan riset. Gemini Notebook—sebelumnya dikenal sebagai NotebookLM—hadir langsung terpasang di Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8, lengkap dengan uji coba gratis Google AI Pro selama enam bulan. Layanan ini biasanya berharga USD 19,99 per bulan (sekitar Rp310.000) dan memberikan akses penyimpanan cloud 5 TB, menjadikan penawaran "Gemini Notebook gratis" bukan bonus kecil yang bisa diabaikan.
Di layar dalam Z Fold 8 yang lebih besar, pengguna dapat menyeret foto, dokumen, dan rekaman ke ruang kerja berdampingan tanpa perlu berpindah aplikasi. Untuk pekerjaan riset, penulisan laporan, atau belajar, ini mengubah ponsel lipat menjadi pusat pengetahuan pribadi: unggah sumber, biarkan Gemini merangkum, menyusun kerangka, atau mencari keterkaitan ide. Bagi pengguna yang sering bekerja dengan dokumen dan membutuhkan asisten riset, kombinasi layar lipat dan Gemini Notebook terasa seperti laptop mini yang selalu siap di saku. Jika Anda membeli Z Fold 8 hanya untuk layar besar, Anda melewatkan setengah potensi perangkat.
Ekosistem: Galaxy Watch 9, One UI 9, dan AI yang Mengerti Kebiasaan
Kekuatan Galaxy AI bukan hanya di ponsel, tetapi di cara ia menyebar ke ekosistem Samsung. Galaxy Watch 9 kini memungkinkan pengguna mengaktifkan Gemini cukup dengan mengangkat pergelangan tangan, tanpa perlu kata kunci. Ini mengubah jam tangan dari sekadar pelacak kesehatan menjadi pintu akses cepat ke asisten AI yang selalu siap. Saat agenda padat, kemampuan menjawab pertanyaan, membuat pengingat, atau menindaklanjuti rencana dari percakapan langsung dari pergelangan tangan terasa lebih praktis daripada membuka ponsel setiap kali.
Di sisi software, One UI 9 menambahkan fitur seperti Now Brief yang menandai risiko privasi dan keamanan, serta Now Nudge yang menyarankan langkah berikutnya saat rencana muncul dalam percakapan. Ditambah dasbor asisten AI yang menampilkan proses otomatisasi aktif dan peringatan izin aplikasi, Galaxy AI fitur terbaru ini dirancang untuk memahami kebutuhan pengguna dan meningkatkan produktivitas sehari-hari tanpa mengorbankan rasa aman. Inilah bentuk AI yang seharusnya: hadir di banyak perangkat, adaptif terhadap kebiasaan, tapi tetap transparan.
Kesimpulan: Ponsel Lipat yang Layak Disebut Asisten
Jika generasi awal ponsel lipat adalah eksperimen bentuk, generasi Z Fold 8 dan Z Flip 8 menggeser fokus ke kecerdasan perangkat. Task automation lintas lebih dari 40 aplikasi, Gemini Notebook gratis enam bulan, dan integrasi mulus dengan Galaxy Watch 9 menunjukkan bahwa Samsung dan Google sedang mendorong Galaxy AI menjadi pusat pengalaman pengguna ponsel lipat, bukan sekadar fitur tambahan.
Kemitraan ini juga menjadi alasan kuat bagi pengguna ponsel lipat untuk terus mengeksplorasi teknologi AI: ada nilai nyata bagi yang bekerja dengan dokumen, mengandalkan automation, dan hidup di ekosistem Samsung. Kesimpulannya, kalau Anda membeli Z Fold 8 atau Z Flip 8 hanya untuk desain dan layar, Anda membayar mahal untuk pengalaman yang setengah matang. Potensi penuh ada di Galaxy AI—di automation yang menghemat waktu, Gemini Notebook yang mengelola pengetahuan, dan ekosistem perangkat yang menjadikan ponsel lipat layak disebut asisten pribadi.




