Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

5 Kesalahan Menggunakan Face Oil dan Serum yang Merusak Kulit

5 Kesalahan Menggunakan Face Oil dan Serum yang Merusak Kulit
Minat|Metode Perawatan Kulit

Face Oil, Serum, dan Skin Barrier: Mengapa Cara Pakai Lebih Penting dari Kandungan

Face oil dan serum wajah adalah produk skincare bertekstur ringan hingga berminyak yang dirancang untuk memberi nutrisi, menjaga kelembapan, dan membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit, tetapi keduanya hanya akan bekerja optimal bila diaplikasikan dengan cara yang tepat, dosis yang sesuai, dan pada area yang memang diformulasikan untuk produk tersebut, karena penggunaan yang keliru dapat memicu pori tersumbat, jerawat, dan kerusakan skin barrier. Face oil dikenal mampu memperbaiki lapisan kulit yang rusak dan menjaga kelembapan kulit. Di sisi lain, serum—baik untuk wajah maupun tubuh—sering diisi bahan aktif seperti niacinamide dan vitamin C untuk mendukung tampilan kulit yang lebih sehat. Namun, menganggap semua serum dan oil bisa dipakai di mana saja adalah kesalahan besar. Pendekatan "asal pakai" bukan hanya membuang uang, tapi juga berisiko memicu iritasi berkepanjangan.

5 Kesalahan Menggunakan Face Oil dan Serum yang Merusak Kulit

Perbedaan Body Serum vs Face Serum: Satu Formula, Dua Dunia yang Berbeda

Walau sama-sama disebut serum, perbedaan body serum face serum bukan hal sepele yang bisa diabaikan. Body serum dibuat untuk kulit tubuh yang lebih tebal dan butuh kelembapan di area luas, sehingga formulasi, konsentrasi bahan aktif, dan tambahan seperti pewangi disesuaikan dengan karakter tersebut. Kulit wajah justru memiliki kelenjar minyak lebih aktif dan jauh lebih mudah mengalami jerawat, komedo, dan iritasi. Menggunakan body serum di wajah ketika produk itu hanya ditujukan untuk tubuh dapat meningkatkan risiko pori-pori tersumbat, iritasi, kemerahan, dan gangguan pada lapisan pelindung kulit. Produk tubuh juga sering mengandung pewangi dan bahan tambahan lain yang aman di badan tetapi bisa mengganggu kulit wajah yang sensitif. Aturan praktisnya tegas: body serum hanya boleh menyentuh wajah bila produsen jelas menuliskan bahwa formula aman untuk wajah dan tubuh, dan kamu mengikuti petunjuk pemakaian di kemasan.

5 Kesalahan Menggunakan Face Oil yang Bikin Kulit Kewalahan

Kesalahan menggunakan face oil sering terjadi bukan karena produknya buruk, tapi karena cara aplikasi yang berantakan. Face oil butuh lebih banyak waktu untuk menyerap dan berbeda dari produk perawatan kulit lainnya, jadi memperlakukannya seperti toner atau lotion jelas akan menimbulkan masalah. Lima pola yang hampir selalu berujung drama di kulit adalah: memakai terlalu banyak tetes dalam satu kali pakai, menggunakannya di kulit yang sangat kotor atau tidak terhidrasi, menggabungkannya dengan body serum di wajah, menganggap semua jenis oil cocok untuk semua tipe kulit, dan tidak memberi jeda waktu agar face oil menyerap sebelum menumpuk produk lain di atasnya. Akibatnya, kulit terasa berat, pori tampak penuh, dan skin barrier malah melemah. Prinsip yang lebih sehat: gunakan face oil sebagai lapisan pelindung terakhir atau menjelang terakhir, dalam jumlah kecil, dan pada kulit yang sudah dibantu dengan produk bertekstur lebih ringan terlebih dahulu.

Squalane: Face Oil yang Bersahabat untuk Hampir Semua Jenis Kulit

Di antara banyak jenis face oil, squalane layak mendapat perhatian ekstra. Dalam produk skincare, squalane digunakan untuk membantu menjaga kelembapan kulit dan menenangkan kulit yang sedang meradang berkat sifat antiinflamasi. Bentuk ini dihasilkan dari squalene—lipid alami di kulit—yang diubah melalui hidrogenasi agar lebih stabil dan tahan lama. Squalane bersifat non-comedogenic sehingga cocok untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit kering dan sensitif. Menurut dermatolog Ryan Turner, squalane membantu mengatasi kulit kering hingga iritasi, sementara Marie Hayag menjelaskan bahwa squalane dapat menjaga produksi sebum tetap seimbang pada kulit berminyak tanpa membuat wajah terasa semakin berminyak. Manfaat squalane wajah tidak berhenti di situ: ia membantu menjaga skin barrier dengan membentuk lapisan yang mempertahankan kelembapan dan membuat kulit terasa lebih halus bahkan setelah terpapar sinar matahari, meski tetap bukan pengganti sunscreen.

5 Kesalahan Menggunakan Face Oil dan Serum yang Merusak Kulit

Cara Mengintegrasikan Squalane dan Face Oil dalam Rutinitas Berlapis

Cara aplikasi serum wajah dan face oil yang masuk akal selalu bertumpu pada satu hal: urutan dan tekstur. Skincare berlapis sebaiknya dimulai dari tekstur paling cair seperti toner dan serum, lalu diakhiri dengan produk lebih kental atau berminyak. Jika kamu memakai squalane oil, gunakan setelah skincare yang teksturnya lebih ringan—misalnya setelah toner atau serum—dan jadikan squalane di tahap akhir skincare untuk menjaga kulit tetap lembap. Beberapa tetes squalane juga bisa dicampur ke dalam pelembap sebelum digunakan agar pemakaiannya lebih praktis. Untuk kamu yang memakai retinol, squalane dapat membantu mengurangi potensi iritasi, selama dipakai bertahap dan dihentikan jika kulit terasa perih atau menunjukkan reaksi tidak biasa. Intinya, kenali jenis kulitmu dulu sebelum memilih oil atau serum, lalu sesuaikan urutan pemakaian agar setiap lapisan bekerja, bukan saling mengganggu.

5 Kesalahan Menggunakan Face Oil dan Serum yang Merusak Kulit

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!