Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Bensin Sulit Didapat: Antrean Mengular dari Kios hingga SPBU

Bensin Sulit Didapat: Antrean Mengular dari Kios hingga SPBU
Minat|Perawatan Mobil Bensin

Kelangkaan di kios memindahkan antrean ke SPBU

Kelangkaan bensin adalah keadaan ketika warga tidak dapat memperoleh bahan bakar melalui saluran yang biasa mereka gunakan, sehingga kebutuhan perjalanan sehari-hari ikut terganggu. Di Topoyo dan Tobadak, Mamuju Tengah, bensin eceran sulit ditemukan di kios selama beberapa hari terakhir, mendorong warga beralih mengisi kendaraan di SPBU dan membuat antrean mengular.

Peralihan ini penting: persoalan yang bermula di kios berubah menjadi beban bagi semua pengguna SPBU. Aslam, warga Topoyo, mengatakan ia beberapa hari mencari bensin di kios langganan tetapi selalu mendapati stok kosong. Akhirnya ia ikut antre di SPBU wilayah Tobadak pada Selasa, 27 Oktober 2026. Bensin eceran Topoyo biasanya menjadi pilihan praktis bagi warga, tetapi ketika pasokan kios tak tersedia, konsumen tidak punya banyak alternatif. Penyebab kekosongan di kios belum diketahui, sehingga belum ada dasar untuk memastikan kapan keadaan akan pulih.

Di Makassar, ketakutan mendahului kepastian

Pengalaman di Makassar berbeda: warga sudah mengantre sejak Kamis subuh karena khawatir tidak kebagian BBM untuk beraktivitas, sambil menunggu pasokan yang akan didistribusikan ke SPBU. Di SPBU Manggala, seorang warga bernama Heru mengaku rela datang sejak subuh agar tidak pulang tanpa bensin; antreannya, katanya, sangat panjang. Di SPBU Jalan Aroepala, seorang pegawai menyebut stok telah habis dan pengiriman yang dipesan sejak hari sebelumnya belum tiba.

Jadi, antrean SPBU Makassar bukan sekadar akibat warga Topoyo yang kehilangan pilihan di kios. Di Makassar, ketidakpastian kedatangan pasokan dan rasa takut kehabisan ikut mendorong orang datang lebih awal. Antrean kendaraan yang memanjang hingga badan jalan menyebabkan kemacetan parah, sementara warga menunggu tanpa kepastian kapan BBM tersedia. Kedua situasi sama-sama membuat bensin sulit didapat, tetapi titik masalahnya berbeda: akses eceran yang kosong di Topoyo, dan kecemasan atas pasokan SPBU di Makassar.

Bensin Sulit Didapat: Antrean Mengular dari Kios hingga SPBU

Penyebab belum tuntas, warga menanggung akibatnya

Di Topoyo dan Tobadak, penyebab kelangkaan bensin eceran belum diketahui. Untuk Makassar dan wilayah Sulawesi Selatan, perwakilan Pertamina menyebut permintaan dari sektor pariwisata dan logistik serta pembelian panik sebagai beberapa faktor yang berperan. Ia juga menyatakan pasokan ke SPBU disalurkan setiap hari. Perbedaan penjelasan ini tidak menghapus masalah yang terlihat: warga tetap menghabiskan waktu mengantre, dan kendaraan yang menunggu bisa menghambat lalu lintas.

Antrean di SPBU seluruh Sulawesi Selatan disebut berlangsung selama dua bulan terakhir. Pimpinan DPRD Sulsel telah mendatangi kantor Pertamina Regional Sulawesi untuk meminta penjelasan dan langkah konkret mengatasi keadaan tersebut. Itu langkah yang perlu diikuti informasi terbuka mengenai penyebab, kondisi distribusi, dan tindak lanjutnya. Tanpa kejelasan, kekhawatiran mudah berubah menjadi antrean lebih awal dan panjang; sementara warga yang bergantung pada kios tetap tak tahu kapan bensin eceran kembali tersedia. Kesimpulannya, kelangkaan bensin bukan hanya soal stok, melainkan juga soal akses dan kepastian: warga perlu dapat membeli BBM tanpa harus berburu dari kios kosong ke antrean SPBU.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!