Inti Perbedaan: Wear OS Canggih vs Fitur Maksimal di Harga Murah
Xiaomi Watch 2 dan Redmi Watch 5 Active adalah dua smartwatch terjangkau yang menonjol berkat baterai tahan lama, fitur kebugaran lengkap, dan fokus pada nilai terbaik bagi pengguna dengan anggaran terbatas yang tetap ingin pengalaman jam tangan pintar modern.
Garis besar pertarungannya jelas: Xiaomi Watch 2 bermain di kelas lebih tinggi dengan Wear OS, prosesor Snapdragon W5+ Gen 1, dan ekosistem aplikasi Google yang luas. Di sisi lain, Redmi Watch 5 Active memukul di segmen harga Rp500–600 ribuan dengan layar 2 inci, lebih dari 140 mode olahraga, Bluetooth calling, dan ketahanan air 5ATM, plus baterai hingga 18 hari. Dalam hal harga, Xiaomi Watch 2 dipatok sekitar Rp2.599.000 dengan harga promo sekitar Rp2.299.000, sementara Redmi Watch 5 Active mulai dari Rp499.000 di laman resmi dengan kisaran Rp549.000–Rp599.000 di berbagai penjual. Kalimat kuncinya: "Redmi Watch 5 Active menawarkan layar 2 inci, 140+ mode olahraga, Bluetooth calling, 5ATM, dan baterai hingga 18 hari."
Desain dan Layar: Lingkaran Premium vs Persegi Fungsional
Secara desain, Xiaomi Watch 2 jelas ingin tampil seperti jam tangan klasik modern. Bodinya dari aluminium ringan dengan layar AMOLED melingkar 1,43 inci beresolusi 466 x 466 piksel dan kerapatan 326 ppi. Berat hanya 36,8 gram tanpa tali menjadikannya nyaman dipakai seharian, dan tersedia pilihan warna Titanium Gray serta Pine Green dengan strap TPU yang tahan keringat dan awet. Untuk pengguna yang peduli estetika dan kualitas tampilan, kombinasi bahan dan panel AMOLED ini terasa lebih premium.
Redmi Watch 5 Active memilih pendekatan kotak minimalis: layar persegi 2 inci dengan panel LCD beresolusi 320 x 385 piksel dan sekitar 250 PPI. Frame plastik dengan lapisan metal spray coating dan strap TPU membuatnya tampak rapi tanpa berpretensi mewah, dengan dua warna: Midnight Black dan Matte Silver. Ukuran layar yang lebih besar memudahkan membaca notifikasi dan data olahraga, meski kualitas visualnya kalah dari AMOLED Xiaomi Watch 2. Jadi, jika mata Anda rewel soal ketajaman dan warna, Xiaomi Watch 2 unggul; jika prioritasnya layar besar pada smartwatch terjangkau, Redmi Watch 5 Active sudah lebih dari cukup.
Performa dan Fitur Pintar: Ekosistem Wear OS vs Praktis Harian
Xiaomi Watch 2 berdiri sebagai smartwatch penuh, bukan sekadar band pintar berkedok jam tangan. Berbekal Wear OS dari Google dan chipset Snapdragon W5+ Gen 1, ia membuka akses ke Google Maps, Google Wallet, hingga Google Assistant langsung di pergelangan tangan. Dukungan RAM 2GB dan penyimpanan internal 32GB memungkinkan instalasi banyak aplikasi dan watch face, bahkan menyimpan lebih dari 1.000 lagu berkualitas tinggi untuk olahraga tanpa ponsel. Dengan Bluetooth, jam ini bisa menjawab panggilan dan menampilkan notifikasi sehingga ponsel bisa lebih sering tetap di saku.
Redmi Watch 5 Active mengambil rute berbeda: bukan smartwatch lengkap berbasis Wear OS, tetapi smart band yang dimaksimalkan. Nilai jual utamanya adalah Bluetooth calling, 5ATM water resistance, dan kombinasi fitur olahraga-kesehatan yang melimpah pada harga yang sangat rendah. Anda tetap mendapat pemantauan aktivitas, notifikasi, dan panggilan via Bluetooth, namun tanpa kebebasan instalasi aplikasi ala Google Play seperti di Xiaomi Watch 2. Di sini pandangan saya tegas: jika Anda butuh jam tangan yang mendekati pengalaman mini-smartphone, Xiaomi Watch 2 jauh lebih masuk akal; jika kebutuhan sebatas notifikasi dan telepon singkat, Redmi Watch 5 Active sudah memadai.
Baterai dan Fitness Tracking: Siapa Raja Tahan Lama?
Soal baterai tahan lama, kedua perangkat sama-sama menggoda, tapi konteks pemakaiannya berbeda. Xiaomi Watch 2 dengan baterai 495 mAh diklaim bertahan hingga 65 jam dalam penggunaan umum. Mengingat ia menjalankan Wear OS dengan segudang aplikasi dan fitur GPS dual-band L1+L5, angka hampir tiga hari ini tergolong impresif. Untuk fitness tracking, ia menawarkan lebih dari 160 mode olahraga, termasuk mode ski profesional lengkap dengan data performa dan pelacakan lokasi tiap luncuran, plus ketahanan air 5ATM untuk berenang.
Redmi Watch 5 Active tidak kalah berani: baterainya diklaim mampu bertahan hingga 18 hari, sebuah angka yang sangat menarik bagi yang malas mengisi daya. Ia masih memberi lebih dari 140 mode olahraga dan pemantauan kesehatan yang menyatu dengan aplikasi Mi Fitness. Di dunia nyata, 65 jam Xiaomi Watch 2 dan 18 hari Redmi Watch 5 Active mengarah ke dua tipe pengguna: pengguna intens yang ingin smartwatch canggih namun tetap bisa bertahan beberapa hari, dan pengguna kasual yang ingin jam pintar nyaris tidak pernah minta diisi ulang. Untuk murni daya tahan baterai, Redmi Watch 5 Active menang di atas kertas, tapi dalam kategori smartwatch terjangkau berbasis Wear OS, Xiaomi Watch 2 sudah sangat hemat energi.
Kesimpulan: Pilih Otak Pintar atau Hemat Maksimal?
Pada akhirnya, Xiaomi Watch 2 dan Redmi Watch 5 Active memberikan jawaban berbeda atas pertanyaan yang sama: bagaimana mendapat smartwatch terjangkau dengan baterai tahan lama. Xiaomi Watch 2 cocok bagi yang ingin rasa "jam premium" dengan Wear OS, AMOLED, GPS dual-band, dan fitur kesehatan lengkap, sambil tetap menikmati baterai 65 jam dan harga sekitar Rp2,3–2,6 juta. Redmi Watch 5 Active menyasar pembeli super hemat: harga mulai Rp499.000 dengan kisaran Rp549.000–Rp599.000, baterai hingga 18 hari, 140+ mode olahraga, Bluetooth calling, dan ketahanan air 5ATM.
Jika anggaran longgar dan Anda ingin jam yang bisa menggantikan banyak fungsi ponsel, Xiaomi Watch 2 terasa jauh lebih sepadan. Namun bila prioritas utama adalah harga serendah mungkin, layar lega, baterai yang kuat, dan fitur telepon via Bluetooth, Redmi Watch 5 Active adalah pilihan paling rasional. Keduanya membuktikan satu hal penting: Anda tidak lagi harus membayar mahal untuk mendapatkan kombinasi fitur pintar dan daya tahan baterai yang kuat di pergelangan tangan.






