Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Anak Sulit Ditenangkan saat Tantrum? Coba Cara Bicara Ini

Anak Sulit Ditenangkan saat Tantrum? Coba Cara Bicara Ini
Minat|Pengetahuan Parenting

Saat tantrum, perlambat suara dan kata-kata

Tantrum adalah ledakan emosi yang muncul ketika anak belum mampu mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata, dan dapat terlihat sebagai tangisan, teriakan, atau penolakan yang disertai amarah. Karena itu, saat anak sulit ditenangkan, perintah “tenang!” dengan suara keras biasanya bukan jalan keluar: anak yang sedang kewalahan belum mampu menyerap nasihat panjang seperti saat ia sudah tenang. Psikolog menyarankan orang tua berbicara dengan nada lebih rendah dan tempo lebih lambat, bukan membalas ledakan emosi dengan tekanan yang sama. Turunkan volume dan tinggi suara, kurangi kecepatan bicara, serta gunakan kalimat singkat. Psikolog anak Dr. Amy Kincaid Todey mengatakan orang tua tak harus selalu tenang; yang penting, mereka lebih tenang daripada anak. Sikap itu bukan trik untuk menghentikan tangisan seketika, melainkan cara memberi isyarat bahwa situasi tetap aman.

Anak Sulit Ditenangkan saat Tantrum? Coba Cara Bicara Ini

Validasi perasaan tanpa membenarkan semua perilaku

Cara mengatasi tantrum bukan dengan memenangkan adu suara, melainkan dengan membantu anak merasa dipahami sambil tetap menjaga batas. Cobalah kalimat sederhana, seperti, “Kamu sedih sekali, ya,” atau, “Ibu mengerti kamu kesal. Ibu ada di sini.” Menyebutkan emosi dapat membantu anak mengenali apa yang dirasakan dan menurunkan sikap defensif; orang tua juga bisa mendengarkan keinginan anak lalu mendampinginya sampai lebih tenang. Namun, validasi bukan berarti semua permintaan harus dikabulkan. Jika jawabannya tetap tidak, sampaikan dengan nada stabil: “Ibu mengerti kamu kecewa, tetapi jawabannya tetap tidak.” Dr. Rebecca Weksner, PsyD, PMH-C NCSP, juga menyarankan orang tua menurunkan suara dan menempatkan tubuh sejajar dengan mata anak agar kata-kata lebih mudah diterima. Beri ruang bagi emosi, tetapi hentikan perilaku yang membahayakan.

Mengapa anak rewel bersama ibu?

Menghadapi anak rewel bersama ibu—lebih sering menangis atau merengek saat bersama Mama—dapat menguras energi. Namun, perilaku itu tidak otomatis berarti anak lebih menyukai Papa. Perbedaan sikap di hadapan orang tua yang berbeda bukan alasan untuk menyalahkan diri atau menganggap ikatan dengan ibu bermasalah. Saat anak meluapkan perasaan, tugas orang tua adalah tetap hadir, membantu menamai emosi seperti sedih, marah, atau kecewa, lalu mendengarkan apa yang ingin ia sampaikan. Jangan buru-buru menuntut penjelasan yang runtut ketika anak masih tersulut; dampingi ia sampai cukup tenang untuk berkomunikasi. Pada saat yang sama, pastikan aturan tetap jelas. Perasaan marah boleh diterima, tetapi memukul, menggigit, atau melempar barang tetap perlu dihentikan. Dengan begitu, anak mendapat dukungan tanpa belajar bahwa ledakan emosi dapat mengubah setiap keputusan.

Batas yang tegas tetap bisa disampaikan dengan lembut

Menerima perasaan anak tidak sama dengan menuruti semua keinginannya. Ketika ia memukul, menggigit, atau melempar barang, hentikan tindakannya dengan tegas dan singkat: “Ibu tidak membiarkan kamu memukul. Ibu akan menjagamu.” Setelah situasi lebih terkendali, orang tua dapat mengajak anak membicarakan apa yang membuatnya marah dan pilihan yang lebih aman untuk mengungkapkannya. Pelabelan emosi bukan tombol untuk mematikan tantrum; perasaan yang disebutkan mungkin tidak langsung mengakhiri ledakan, tetapi dapat mengurangi ketakutan anak. Sebuah studi tahun 2026 yang diterbitkan dalam Child Development membahas kaitan pengungkapan perasaan dengan berkurangnya reaktivitas emosional pada wilayah otak yang terkait dengan regulasi. Kesimpulannya, jangan menuntut anak segera diam. Bicara perlahan, akui emosinya, dengarkan kebutuhannya, dan pertahankan batas dengan konsisten.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!