Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Ribuan Peserta Kompetisi Tilawah Nasional Pamerkan Talenta Qur'an di Panggung Bergengsi

Ribuan Peserta Kompetisi Tilawah Nasional Pamerkan Talenta Qur'an di Panggung Bergengsi
Minat|Menyanyi

MTQ KORPRI 2026: Bukan Sekadar Lomba, Tetapi Laboratorium Karakter ASN

MTQ KORPRI 2026 adalah sebuah kompetisi tilawah nasional dan dakwah Qur'an bagi aparatur sipil yang menggabungkan recitation Al-Qur'an berkualitas tinggi dengan pembinaan spiritual, menjadikannya ajang penguatan karakter, kecintaan pada Al-Qur'an, dan etos pelayanan publik berlandaskan nilai wahyu di tengah tantangan birokrasi modern.

Digelar di Lapangan Karebosi, Makassar, MTQ KORPRI VIII Tingkat Nasional 2026 menghimpun 1.157 peserta dari 117 kafilah, mewakili 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga. Fakta bahwa seluruh peserta adalah anggota KORPRI menjadikan ajang ini lebih dari sekadar festival seni baca Al-Qur’an: ini adalah cermin mutu spiritual birokrasi. Penutupan berlangsung khidmat di Alun-Alun Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) pada 29 Agustus 2026, menegaskan bahwa Sulawesi Selatan menangkap momentum sebagai rumah bagi kompetisi vokal religius skala nasional ini.

Keikutsertaan kafilah Jawa Timur, misalnya, dipandang sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan anggota KORPRI bukan hanya dalam tugas administrasi, tetapi dalam mengembangkan kualitas spiritual dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Di sinilah garis besar opininya: MTQ KORPRI 2026 mengirim pesan tegas bahwa profesionalisme ASN tidak boleh dipisahkan dari kedalaman spiritual.

Ribuan Peserta Kompetisi Tilawah Nasional Pamerkan Talenta Qur'an di Panggung Bergengsi

Makassar–Pangkep: Panggung Besar Recitation dan Kompetisi Vokal Religius ASN

Rangkaian MTQ KORPRI 2026 menunjukkan bahwa ketika negara serius menyediakan ruang, talenta Qur’an di kalangan ASN akan bermunculan dengan mencolok. Setelah pembukaan yang meriah di Makassar, babak penyisihan diselenggarakan pada 25–27 Agustus, disusul final pada 28 Agustus dan penutupan pada 29 Agustus di Pangkep. Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep menjadi dua simpul penting yang menjahit pengalaman spiritual dan kompetitif dalam satu rangkaian utuh.

Lomba tersebar di sejumlah titik strategis seperti Balai Kota Makassar, Mal Pelayanan Publik, dan Asrama Haji Sudiang. Menurut Ketua Dewan Pengawas MTQ VIII Korpri Nasional 2026, seluruh rangkaian perlombaan yang digelar di Sulawesi Selatan berjalan tertib, dengan ruangan dan fasilitas yang dinilai siap tanpa kendala berarti. Ini bukan detail teknis semata: penyelenggaraan yang rapi mencerminkan keseriusan negara menghormati seni recitation Al-Qur'an sebagai bagian dari pembinaan ASN.

Hal yang paling mengesankan adalah lonjakan partisipasi. Dewan Pengawas mengaku terkejut melihat jumlah peserta yang menembus lebih dari seribu orang, menandakan MTQ Korpri semakin dikenal di kalangan ASN. Kutipan yang layak dicatat: "Kali ini betul-betul di atas seribu lebih peserta," ujarnya, menggarisbawahi bahwa kompetisi tilawah nasional ini sedang bertransformasi menjadi magnet spiritual baru di lingkungan birokrasi.

Dedy Sastra dan Pesan Penting dari Panggung Dakwah Qur'an

Di antara riuh rendah tilawah dan hafalan, sorotan tahun ini layak diarahkan kepada cabang dakwah Qur'an. Di sinilah kekuatan kata, logika, dan rasa bertemu untuk menerjemahkan pesan ilahi ke dalam bahasa publik. Putra Aceh Selatan, Dedy Sastra S.Ag, tampil menonjol di final cabang Dakwah Al-Qur’an Putra dalam MTQ VIII Korpri Tingkat Nasional 2026 di Makassar.

Dengan penyampaian dakwah yang lugas, penguasaan materi yang kuat, serta kemampuan membangun suasana dan menyampaikan pesan Al-Qur’an secara komunikatif, ia mencuri perhatian dewan hakim dan tamu undangan. Hasilnya, Dedy Sastra berhasil meraih Juara 1 Cabang Dakwah Al-Qur’an Putra dan mempersembahkan gelar nasional bagi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Selatan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa putra daerah Aceh Selatan mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaik di tingkat nasional.

Lebih jauh, keberhasilan ini mengirim pesan penting: kompetisi vokal religius di panggung MTQ KORPRI bukan ruang seremonial, melainkan kelas publik bagi ASN untuk belajar bicara dengan argumen Qur’ani di depan umat. Ketika seorang ASN mampu berkhutbah dengan materi yang jernih dan suara yang terlatih, ia menutup jarak antara birokrasi dan mimbar.

Ribuan Peserta Kompetisi Tilawah Nasional Pamerkan Talenta Qur'an di Panggung Bergengsi

Living Quran: Pesan Menag untuk Menutup MTQ KORPRI 2026

Malam penutupan di Pangkep mengkristalkan makna terdalam MTQ KORPRI 2026. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kemampuan ASN membaca dan memahami Al-Qur’an tidak boleh berhenti pada pengetahuan; nilai-nilai Al-Qur’an harus diwujudkan dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari. Di sinilah garis pemisah antara sekadar lomba dan proyek pembentukan karakter.

Ia mendorong ASN menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai bagian dari karakter dan pelaksanaan tugas. Kalimatnya yang kuat pantas menjadi pegangan: "Bagaimana menjadikan diri kita masing-masing sebagai prototipe sebagai living Quran yang hidup di tengah-tengah masyarakat". Pernyataan ini mengikat semua cabang lomba—tilawah, hifzh, hingga dakwah Qur'an—ke dalam satu tujuan: melahirkan aparatur yang bukan hanya fasih menyuarakan wahyu, tetapi konsisten menghidupkannya.

Jika kompetisi tilawah nasional seperti MTQ KORPRI VIII ini diteruskan dengan pembinaan lanjutan di instansi, maka 1.157 peserta dari berbagai lembaga tidak sekadar pulang membawa piala, tetapi membawa pulang standar akhlak baru ke kantor masing-masing. Di titik itu, tilawah dan dakwah Qur'an berhenti menjadi acara tahunan dan berubah menjadi kebiasaan birokrasi yang berakar pada Al-Qur’an.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!