Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Ye Membawa Dua Dekade Hits ke Jakarta dengan Panggung Megah

Ye Membawa Dua Dekade Hits ke Jakarta dengan Panggung Megah
Minat|Penyanyi/Band Pop

Dua jam yang merangkum perjalanan karier

Konser Ye di Jakarta adalah pertunjukan stadion yang merangkum perjalanan karier sang rapper melalui sekitar 40 lagu dalam dua jam, ditopang produksi panggung berskala besar dan nyanyian massal penonton. Di Gelora Bung Karno pada 24 Oktober, Ye—yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West—tampil di hadapan sekitar 50.000 orang dalam satu-satunya pemberhentian tur Asia Tenggara. Konser dimulai pukul 21.00 WIB dan berakhir pukul 23.00 WIB. Kepadatannya menjadi kekuatan sekaligus pernyataan: alih-alih memilih satu era, pertunjukan ini bergerak cepat di antara banyak wajah musik Ye. Bagi penggemar lama, hasilnya terasa seperti menelusuri katalog yang mereka hafal; bagi penonton stadion, deretan lagu yang akrab memberi banyak alasan untuk ikut bernyanyi.

Ye Membawa Dua Dekade Hits ke Jakarta dengan Panggung Megah

Setlist yang melompat lintas era

Setlist Ye Jakarta menolak berjalan lurus secara kronologis, dan justru itulah daya tariknya. “Father Stretch My Hands, Pt. 1” dan “Can’t Tell Me Nothing” muncul di awal, disusul “Black Skinhead”, “On Sight”, dan “Blood on the Leaves” dari album Yeezus. Lalu “Gold Digger” dan “Touch the Sky” membuka jalan bagi deretan lagu era Graduation, termasuk “Good Life”, “Flashing Lights”, “Homecoming”, dan “Stronger”. Perpindahan antara produksi elektronik yang kasar, sampel soul, dan refrein yang mudah diikuti membuat konser terasa seperti potret perubahan musikal, bukan daftar hit yang diputar tanpa arah. “Runaway” menjadi salah satu penampilan paling menonjol, sementara “True Love” menutup pertunjukan. Dengan sekitar 40 lagu dalam waktu singkat, pilihan lintas era ini memberi ruang bagi nostalgia sekaligus kejutan.

Ye Membawa Dua Dekade Hits ke Jakarta dengan Panggung Megah

Dome Stage Ye mengubah stadion menjadi dunia

Dome Stage Ye menjadi pusat visual yang membuat skala konser terasa sepadan dengan ukuran stadion. Kubah raksasa berbentuk bola dunia menampilkan gambar-gambar Bumi yang bergerak, sementara laser dan kembang api memperluas efeknya ke seluruh area pertunjukan. Ini bukan dekorasi latar yang pasif: bola dunia menjadi bagian dari bahasa panggung, membangun suasana megah tanpa mengalihkan perhatian sepenuhnya dari musik. Ye menjaga percakapan di sela lagu tetap singkat, sehingga fokus penonton tertuju pada setlist dan lanskap visual di sekelilingnya. Menjelang bagian akhir, ia menghilang ke dalam bola dunia, lalu kembali dengan piano kecil. Kontras antara tontonan sebesar stadion dan momen intim di depan piano menjadi salah satu keputusan panggung paling efektif malam itu.

Ye Membawa Dua Dekade Hits ke Jakarta dengan Panggung Megah

“Heartless” menjadi panggung milik penonton

Momen paling kuat bukan datang dari kembang api, melainkan dari ribuan suara yang mengambil alih refrein “Heartless”. Ye mengajak penonton mengulang bagian chorus tanpa iringan instrumen, mengubah lagu yang akrab menjadi nyanyian bersama yang terdengar di seluruh stadion. “Heartless” bahkan dinyanyikan ulang hingga delapan kali. Pengulangan itu mungkin terasa berlebihan bagi sebagian orang, tetapi dalam konser yang dibangun untuk skala besar, momen tersebut membuktikan bahwa hubungan lagu dan pendengarnya tak membutuhkan efek tambahan. Urutan penutup berlanjut melalui “Ghost Town” dan “Moon” sebelum “Runaway”, disertai kembang api dan nyanyian bersama; “True Love” kemudian menjadi penutup konser. Kesimpulannya, konser Ye Jakarta paling berhasil ketika kemegahan panggung bertemu lagu yang sudah dihafal penonton—dan “Heartless” menjadi bukti paling jelas.

Ye Membawa Dua Dekade Hits ke Jakarta dengan Panggung Megah

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!