GIIAS Bandung dan ‘Rumah Chery’: Panggung Strategi Mobilitas Hijau
GIIAS Bandung 2026 dengan konsep booth ‘Rumah Chery’ adalah ajang di mana Chery menampilkan empat model kendaraan elektrifikasi untuk menegaskan komitmen mereka terhadap mobilitas hijau, memberi pengalaman langsung pada pengunjung, dan membangun citra mobil listrik Chery sebagai pilihan ramah lingkungan dan relevan bagi pasar Jawa Barat. Pameran yang digelar di Grand Sudirman Ballroom pada 9–13 September menghadirkan bukan sekadar deretan mobil, melainkan sebuah narasi bahwa kendaraan elektrifikasi sudah masuk babak serius, bukan lagi wacana masa depan semata. Dengan memanfaatkan karakter pasar Jawa Barat yang beragam, Chery jelas tidak datang hanya untuk mengisi stan; mereka datang untuk menguji seberapa siap konsumen terhadap transisi energi bersih di dunia otomotif.
Chery Q Listrik: Bintang Utama dan Simbol Pergeseran ke Mobil Kota Ramah Lingkungan
Sorotan terbesar di GIIAS Bandung jatuh pada Chery Q listrik, sebuah compact EV yang sengaja diposisikan sebagai mobil harian perkotaan: praktis, penuh fitur, dan masih terasa terjangkau untuk segmen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Varian Q Pure ditawarkan Rp 255.900.000 dan Q Rizz Rp 275.900.000 OTR Bandung, menempatkannya di titik manis antara harga dan teknologi. Dibekali baterai 42,7 kWh, jarak tempuh hingga 400 km (metode NEDC), penggerak roda belakang, dan DC fast charging dari 30% ke 80% sekitar 16,5 menit, Chery Q secara lugas menghapus anggapan bahwa mobil listrik kota selalu penuh kompromi. Kutipan yang layak dicermati dari Budi Darmawan Jantania: “Lewat GIIAS Bandung 2026, kami memberi kesempatan masyarakat untuk melihat dan mencoba langsung pilihan kendaraan Chery, salah satunya Chery Q.”
Kenyamanan, Fitur Canggih, dan Fungsi V2L: Cara Chery Mengemas Nilai Tambah
Di balik bodi ringkasnya, Chery Q memamerkan pendekatan yang cukup berani terhadap kenyamanan dan teknologi. Wheelbase 2.700 mm membuat kabinnya terasa lega, dengan 38 kompartemen penyimpanan dan total ruang hingga 1.520 liter jika bagasi belakang (maksimal 1.450 liter saat kursi dilipat) ditambah power frunk 70 liter di depan. Ini bukan sekadar mobil kecil; ini adalah konsep mobil kota yang berniat menggantikan peran hatchback konvensional. Layar hiburan 15,6 inci, enam airbags, 20 fitur ADAS, dan kamera 540° HD Panoramic menempatkan Chery Q sejajar, bahkan melampaui, banyak mobil bermesin bensin di kelasnya. Fitur Vehicle-to-Load (V2L) hingga 6,6 kW menjadikannya “powerbank raksasa” untuk aktivitas outdoor, memperluas definisi mobil listrik dari alat transportasi menjadi perangkat gaya hidup.
J6T CSH dan Duo TIGGO CSH: Jembatan Bagi Konsumen yang Belum Siap Penuh Listrik
Keputusan Chery membawa J6T CSH serta duo TIGGO Cross CSH dan TIGGO 8 CSH menunjukkan pemahaman bahwa pasar kendaraan elektrifikasi tidak seragam; tidak semua orang siap langsung ke mobil listrik murni. J6T CSH dengan teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV) di bawah payung Chery Super Hybrid (CSH) memosisikan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin hanya bertugas sebagai generator, menghasilkan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.000 km serta sistem Intelligent All-Wheel Drive. Booking fee Rp 5 juta untuk pre-book J6T CSH memberi sinyal bahwa Chery ingin menguji minat konsumen SUV listrik penggerak empat roda tanpa membuat mereka langsung berkomitmen besar. Sementara itu, TIGGO Cross CSH sebagai SUV kompak dan TIGGO 8 CSH dengan kabin lega dan konfigurasi kursi keluarga menawarkan opsi praktis bagi pengguna yang ingin efisiensi listrik, namun tetap nyaman melakukan perjalanan antarkota tanpa cemas soal pengisian daya.
Engagement Melalui ‘Rumah Chery’, Test Drive, dan Komitmen Transisi Hijau
Konsep ‘Rumah Chery’ bukan sekadar dekorasi booth; ini adalah cara brand menempatkan diri lebih dekat dengan konsumen Jawa Barat yang ingin menyentuh, melihat, dan mencoba langsung mobil listrik Chery dan kendaraan elektrifikasi lain sebelum memutuskan beli. Unit test drive untuk Chery Q dan TIGGO 8 CSH di area yang disediakan menunjukkan strategi yang cukup terbuka: biarkan pengalaman berkendara menjadi argumen utama. Ditambah program undian langsung untuk setiap SPK, berupa saldo e-money Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta dan power bank 10.000 mAh, Chery memasukkan elemen emosional dan insentif ke dalam perjalanan konsumen. Lebih penting dari semua gimmick tersebut, lineup elektrifikasi ini menegaskan komitmen Chery memberi opsi mobilitas hijau bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya, sekaligus membuka pintu bagi transisi bertahap dari mesin bensin ke kendaraan ramah lingkungan. Pada akhirnya, jika ada merek yang cukup agresif memaknai perubahan di GIIAS Bandung, Chery jelas termasuk di barisan terdepan.






