Verdik Awal: Tangguh, Awet Baterai, tapi Bukan untuk Semua Orang
itel Power 80 adalah ponsel tangguh budget dengan baterai 7.000 mAh, layar 120 Hz, dan bodi bersertifikasi IP68/IP69 yang dirancang untuk pengguna yang lebih mengutamakan ketahanan fisik serta daya tahan baterai dibandingkan fitur kamera lengkap atau performa gaming berat. Dari kesan pertama, jelas ini bukan ponsel serba bisa, melainkan alat kerja yang keras kepala: tahan banting, tahan air, dan sanggup menyala lama dalam satu kali pengisian daya. Dengan harga itel Power 80 yang berada di kisaran Rp2.399.000 untuk RAM 4 GB dan memori internal 128 GB, fokusnya adalah memberi nilai maksimal di aspek daya tahan dan desain rugged, bukan mengejar kemewahan fitur yang biasa ada di ponsel mainstream.
Kelebihan
- Baterai 7.000 mAh dengan klaim waktu pakai sangat panjang
- Desain rugged dengan sertifikasi IP68, IP69, dan MIL-STD-810H
- Layar besar 6,78 inci dengan refresh rate 120 Hz
- Memori 4 GB RAM + 128 GB internal di kelas harga entry-level
Kekurangan
- Tidak ada kamera ultrawide meski harganya di atas Rp2 juta
- Resolusi layar masih HD+, bukan Full HD
- Konfigurasi kamera belakang sederhana, tanpa banyak lensa tambahan

Desain dan Ketahanan: Mirip Flagship, Mental Ponsel Outdoor
Secara tampilan, modul kamera besar dengan bentuk kotak melengkung horizontal pada itel Power 80 mengingatkan pada desain smartphone flagship modern. Tiga lingkaran kameranya tersusun berbeda dan punggung bodi diberi garis-garis seperti koper sehingga memberi kesan rugged yang kuat. Warna Lava Orange, Tundra Green, dan Rock Black membuatnya terlihat maskulin dan cocok untuk pengguna yang sering berkegiatan di luar ruangan. Di balik tampilannya, ponsel ini punya struktur Cage Frame Skeleton dengan beberapa lapisan peredam benturan di bagian depan, mid-frame, sudut-sudut, dan tepian layar, serta lolos sertifikasi MIL-STD 810H sehingga diklaim mampu tahan jatuh dari ketinggian 2 meter. "Perangkat ini sudah dilengkapi dengan sertifikasi IP68 dan IP69 yang membuktikannya tahan terhadap debu, air hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit serta semburan bertekanan tinggi hingga 85 derajat Celcius."

Layar dan Performa: Nyaman Dipakai, Cukup untuk Harian
Untuk kelas entry-level, layar 6,78 inci beresolusi HD+ yang dipakai itel Power 80 sudah terasa luas dan nyaman untuk menonton konten, membaca dokumen, atau membuka peta digital. Nilai tambah penting ada di refresh rate 120 Hz yang membuat scrolling media sosial, bergerak antar menu, dan animasi sistem terasa lebih halus dibanding layar 60 Hz biasa. Kamera depan 8 MP dalam punch hole di bagian atas layar pun cukup untuk video call dan selfie kasual. Di sisi performa, chipset Unisoc T7250 Octa-Core yang dikombinasikan dengan RAM 4 GB memberikan kinerja yang lancar untuk penggunaan harian seperti chat, aplikasi transportasi, navigasi, dan kerja ringan. Fitur memori extension yang menyulap ruang kosong penyimpanan internal menjadi RAM virtual hingga 4 GB membantu multitasking saat banyak aplikasi dibuka bersamaan.
| Spesifikasi Utama | itel Power 80 |
|---|---|
| Layar | IPS LCD 6,78 inci, HD+, 120 Hz |
| Prosesor | Unisoc T7250 Octa-Core |
| RAM / Memori Internal | 4 GB + 128 GB, RAM virtual hingga 4 GB |
| Kamera Utama | 50 MP |
| Kamera Depan | 8 MP punch hole |
| Ketahanan | IP68, IP69, MIL-STD-810H, tahan jatuh 2 meter |
| Baterai | 7.000 mAh |
| Harga Normal | Sekitar Rp2.399.000 (RAM 4 GB, 128 GB) |
Baterai dan Fitur Tambahan: Raksasa 7.000 mAh dengan Banyak Trik
Baterai 7.000 mAh adalah alasan utama banyak orang melirik itel Power 80. Dengan kapasitas sebesar ini, ponsel diklaim mampu bertahan hingga 22,6 jam untuk memutar video, 54,2 jam untuk telepon, dan 67,8 hari dalam kondisi siaga, angka yang jauh melampaui ponsel mainstream pada umumnya. Ketika persentase baterai turun ke kisaran 5–15%, fitur Battery Saver bisa diaktifkan untuk memperpanjang napas perangkat di situasi darurat. Kamera utama 50 MP memberikan kualitas foto yang cukup baik di kelasnya dan didukung fitur Voice Capture yang memudahkan pengambilan gambar tanpa menyentuh layar. Di sisi ketahanan air, ada Underwater mode yang memungkinkan pengguna merekam video dan mengambil foto dengan tombol volume saat ponsel terendam air, serta fitur Sonic Ejection yang memanfaatkan getaran suara untuk mendorong keluar air dan debu dari lubang speaker setelah digunakan di lingkungan basah.

Kualitas Hidup Sehari-hari: Cocok untuk Pengguna yang Butuh Ketahanan
Sebagai ponsel tangguh budget, itel Power 80 terasa lebih tepat diposisikan sebagai alat kerja ketimbang gadget gaya hidup. Sensor inframerah membuatnya bisa berperan sebagai remote control untuk berbagai perangkat elektronik seperti TV, AC, kipas angin, proyektor, dan DVD Player, sehingga berguna di rumah maupun di tempat usaha. Di tingkat sistem, fitur AI Adaptive Outdoor Experience membantu ponsel menyesuaikan diri dengan kondisi pencahayaan dan lingkungan sekitar agar tetap nyaman digunakan. Berbagai fitur AI lain seperti Voice Assistant, Hi Translate, AI Canvas, Sketch to Image, AI Flash Notes, dan AI Writing juga menambah sisi produktivitas, meski sifatnya lebih bonus daripada alasan utama untuk membeli perangkat ini. Yang patut digarisbawahi, itel Power 80 tidak menyediakan kamera ultrawide sama sekali, padahal beberapa pesaing di rentang harga serupa sudah menyertakannya. Jadi pengguna yang hobi fotografi sudut lebar mungkin akan merasa kurang puas.
Buy if / Skip if
- Buy the itel Power 80 if Anda mengutamakan baterai 7.000 mAh yang sanggup menemani pemakaian panjang tanpa sering mengisi daya.
- Skip the itel Power 80 if Anda butuh kamera lengkap dengan lensa ultrawide dan fitur fotografi yang lebih variatif.
- Buy the itel Power 80 if Anda mencari ponsel tangguh budget dengan sertifikasi IP68, IP69, dan MIL-STD-810H untuk lingkungan kerja ekstrem.
- Skip the itel Power 80 if Anda mengharapkan layar Full HD dan kualitas visual setingkat ponsel menengah ke atas.
- Buy the itel Power 80 if Anda ingin ponsel entry-level dengan memori 4 GB RAM + 128 GB storage dan refresh rate layar 120 Hz.
- Skip the itel Power 80 if prioritas Anda adalah performa gaming berat atau kamera berfitur lengkap, bukan ketahanan fisik dan baterai.




