Mengapa Martabak Telur Minim Minyak Ini Layak Dicoba
Martabak telur minim minyak ala Chef Devina adalah martabak telur isi ayam kecap yang digoreng dengan sedikit minyak menggunakan kulit spring roll siap pakai, sehingga menghasilkan camilan praktis keluarga yang gurih, ringkas langkahnya, dan mudah dibuat di rumah tanpa peralatan khusus maupun teknik rumit.
Inti keunggulan resep martabak telur ini adalah keberanian mengurangi minyak tanpa mengorbankan rasa. Adonan telur kaya protein dipadukan ayam cincang dan bumbu kecap manis, lalu dibungkus kulit spring roll sehingga proses memasak tidak memerlukan rendaman minyak seperti martabak gerobak. Martabak ini pertama kali diperagakan Chef Devina Hermawan lewat video YouTube Shorts di akun @devinahermawan pada 22 Juli 2025, dengan pendekatan yang jelas: praktis, minim minyak, namun tetap memanjakan lidah. Bagi yang sering bingung mencari camilan sore atau ide bekal, resep ini menawarkan jalan tengah antara rasa jajanan kaki lima dan kepraktisan dapur rumahan.
Rahasia Rasa: Isian Ayam Kecap yang Gurih tanpa Bumbu Ribet
Resep martabak telur ini menang di bagian isian. Alih-alih memakai banyak rempah, Chef Devina mengandalkan kombinasi ayam cincang, kecap manis, dan sedikit saus tiram untuk membangun rasa gurih manis yang seimbang. Inilah alasan martabak minim minyak ini tetap terasa kaya: bumbunya sederhana, tapi tepat sasaran.
Langkah awal, panaskan satu sendok makan minyak lalu tumis setengah buah bawang bombai potong dadu dan satu siung bawang putih cincang hingga harum. Masukkan 80 gram paha ayam fillet cincang, aduk hingga berubah warna. Tambahkan satu sendok teh saus tiram dan setengah sendok makan kecap manis, lalu masak sampai ayam matang merata. Setelah agak hangat, campurkan ayam kecap ini ke dalam dua butir telur, satu batang daun bawang iris, dan setengah sendok teh kaldu bubuk. "Isian martabak menggabungkan telur, ayam cincang, dan bumbu kecap manis sehingga tetap gurih tanpa bumbu yang rumit."
Teknik Kulit Spring Roll: Dasar Martabak Minim Minyak
Bagian paling menarik dari resep ini adalah penggunaan kulit spring roll sebagai pembungkus martabak. Camilan praktis keluarga ini memakai kulit spring roll siap pakai ukuran besar yang masih dalam keadaan beku, tanpa perlu dipisahkan satu per satu lembarannya. Dua hingga tiga lembar yang masih menempel cukup untuk menciptakan lapisan yang kuat menahan isian telur.
Wajan yang dipakai disarankan seukuran kulit agar adonan tersebar rapi dan tidak boros minyak. Panaskan sedikit minyak saja—ini kunci martabak minim minyak—lalu letakkan kulit spring roll di wajan dan segera tuang adonan telur ayam kecap di atasnya. Lipat kulit hingga membentuk persegi atau sesuai bentuk wajan, tekan perlahan tepiannya agar menutup. Di sinilah kulit spring roll menunjukkan fungsinya: cukup tipis untuk renyah, namun cukup kokoh menahan isi tanpa bocor selama proses pemasakan singkat dengan minyak minim.
Memasak dengan Api Kecil: Kunci Matang Merata Tanpa Gosong
Mengurangi minyak belum cukup; teknik api juga menentukan keberhasilan martabak telur ini. Martabak perlu dimasak dengan api kecil agar bagian luar tidak cepat gosong sebelum telur di dalamnya matang. Ini sekaligus menjawab kekhawatiran umum pada martabak rumahan: cokelat di luar, masih lembek di tengah.
Setelah martabak terlipat rapi di wajan, biarkan beberapa saat hingga bagian bawah mulai mengeras, lalu balik dengan hati-hati. Lanjutkan memasak sampai adonan telur menggembung—ini tanda telur sudah matang dan mengembang sempurna. Di tahap ini, walau minyak yang digunakan sedikit, tekstur kulit tetap bisa kering dan tidak berminyak berlebihan berkat kontrol api dan waktu. Hidangan ini kemudian siap disajikan hangat, baik sebagai camilan maupun lauk untuk bekal keluarga. Di sinilah keunggulan resep martabak telur minim minyak: lebih ringan di perut, tetapi tetap terasa seperti jajanan favorit.
Cara Menyajikan dan Mengadaptasi untuk Camilan dan Bekal
Setelah matang, martabak telur ayam kecap ini sebaiknya langsung dipotong-potong agar praktis disantap bersama keluarga. Potong martabak menjadi delapan bagian kecil untuk camilan, atau empat bagian besar bila ingin dijadikan lauk pendamping nasi. Karena resep martabak telur ini menggunakan sedikit minyak, teksturnya terasa lebih ringan sehingga cocok dinikmati sore hari tanpa merasa terlalu berat.
Untuk bekal, biarkan martabak dingin dulu sebelum masuk kotak makan agar tidak lembap. Hidangan ini sejak awal memang diperkenalkan sebagai camilan sekaligus lauk untuk bekal keluarga, sehingga secara rasa dan bentuk sudah mendukung konsumsi on-the-go. Anda bisa menambah acar timun atau cabai rawit di sampingnya sesuai selera. Intinya, konsep martabak minim minyak ala Chef Devina membuktikan bahwa camilan praktis keluarga tidak harus rumit: cukup kulit spring roll, isian ayam kecap yang gurih, dan teknik api kecil yang sabar.






