Inti Masalah: Recall Lynk & Co dan Kerentanan LiDAR
Recall mobil Lynk Co terkait sensor LiDAR rusak adalah penarikan kembali lebih dari 74 ribu kendaraan karena cacat pada komponen sirkuit terpadu daya di unit LiDAR yang dapat menggagalkan fungsi pengenalan objek saat sistem bantuan mengemudi aktif dan menimbulkan risiko keselamatan dalam kondisi ekstrem.
Geely menarik 74.037 mobil Lynk & Co karena unit penginderaan jauh Light Detection and Ranging (LiDAR) pada kendaraan-kendaraan tersebut berpotensi menimbulkan masalah. Akar persoalannya ada pada fluktuasi proses manufaktur di tingkat pemasok yang membuat sirkuit terpadu (Integrated Circuit/IC) daya pada sejumlah unit LiDAR berpotensi mengalami kerusakan selama produksi. Masalah ini bukan sekadar gangguan sensor biasa; ini menyentuh jantung sistem keselamatan otomatis modern. Ketika ADAS gangguan, seluruh narasi tentang mobil “pintar” yang lebih aman runtuh. Recall ini harus dibaca sebagai alarm keras: kecanggihan tanpa keandalan hanya menambah lapisan risiko baru, bukan perlindungan.

Bagaimana Sensor LiDAR Rusak Mengacaukan ADAS dan Fitur Semi-Otonom
LiDAR di Lynk & Co dipakai untuk mendukung sistem bantuan pengemudi; ketika sirkuit terpadu dayanya bermasalah, konsekuensinya langsung terasa pada ADAS gangguan. Cacat ini dapat menyebabkan kegagalan dalam mengenali, memberikan peringatan, atau merespons objek tertentu saat fitur bantuan pengemudi gabungan aktif. Artinya, mobil mungkin “merasa” jalan kosong padahal ada kendaraan lain, penghalang, atau kondisi berbahaya di depan.
Dalam skenario ekstrem—kecepatan tinggi, cuaca buruk, atau lalu lintas padat—ketergantungan pada sistem keselamatan otomatis menjadi lebih besar. Jika LiDAR gagal memberi data yang akurat, seluruh keputusan sistem, dari peringatan tabrakan hingga intervensi pengereman otomatis, bisa terlambat atau sama sekali tidak terjadi. Di sinilah klaim pemasaran soal bantuan mengemudi canggih diuji: teknologi yang menjanjikan ketenangan justru dapat menambah ketidakpastian ketika komponen kuncinya tidak andal.
Skala Recall dan Komitmen Perbaikan: Cermin Risiko Sistemik
Penarikan kembali ini bukan kasus kecil yang bisa disapu di bawah karpet. Administrasi regulator mengumumkan bahwa Zhejiang Geely Automobile akan menarik kembali 74.037 mobil Lynk & Co yang diproduksi antara 8 Januari 2025 dan 12 Desember 2025. Model yang terdampak meliputi Lynk & Co 900, Lynk & Co 10 EM-P, Lynk & Co 07, dan Lynk & Co 08.
Menurut laporan, penjualan gabungan keempat model tersebut selama 2025 mencapai sekitar 147.800 unit, sehingga kendaraan yang terdampak recall mencapai sekitar separuh dari total penjualan. Ini menggambarkan masalah yang sifatnya sistemik, bukan insiden sporadis. Geely menyatakan akan mengganti unit LiDAR yang bermasalah secara gratis bagi pemilik kendaraan yang terdampak, tetapi fakta bahwa sekitar setengah armada satu tahun produksi perlu diperbaiki menunjukkan betapa rapuhnya rantai pasok untuk komponen kritis keselamatan ketika kontrol kualitas sensor tidak setara dengan ambisi fitur otonom.
Pelajaran untuk Pembeli: Jangan Terpesona Istilah ‘Pintar’ tanpa Bukti Keandalan
Kasus ini memperlihatkan bahwa sistem keselamatan otomatis tidak lebih aman dari sensor paling lemah di dalamnya. Sensor LiDAR rusak dengan IC daya bermasalah terbukti dapat membuat sistem gagal mengenali, memberikan peringatan, atau merespons objek ketika fitur bantuan pengemudi aktif, dengan potensi risiko keselamatan dalam kondisi ekstrem. Di atas kertas, daftar fitur ADAS terdengar mengesankan; di dunia nyata, kegagalan satu modul sudah cukup untuk menguapkan sebagian besar manfaat.
Recall mobil Lynk Co ini seharusnya mengubah cara pembeli menilai mobil modern. Alih-alih terpukau pada nama fitur dan jargon pemasaran, calon pembeli perlu menaruh perhatian pada transparansi produsen soal isu teknis, kecepatan mereka merespons keluhan, dan kesediaan mengganti komponen bermasalah seperti yang dilakukan Geely pada unit LiDAR. Mobil pintar yang layak dibeli bukan yang paling banyak sensornya, tetapi yang sensornya terbukti andal dan diawasi dengan disiplin mutu yang sama ketatnya dengan komponen mekanis.






