Pekerjaan berlangsung bertahap hingga November
Pemeliharaan Tol Jakarta–Cikampek adalah pekerjaan rutin pada perkerasan jalan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan mendukung keselamatan serta kenyamanan pengguna, dengan pengerjaan bertahap di jalur utama, ramp, dan simpang susun. PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) menjadwalkan scrapping dan filling pada 26 Oktober hingga 1 November 2026, setiap malam pukul 21.00–05.00 WIB. Rekonstruksi perkerasan kaku dan lentur di beberapa titik memiliki rentang jadwal tersendiri, mulai 23 Oktober hingga 11 November menurut informasi yang tersedia. Karena jadwal dan lokasi tersebar, pengguna sebaiknya memeriksa ruas yang akan dilalui sebelum berangkat, bukan mengandalkan perkiraan umum bahwa pekerjaan hanya berlangsung pada malam tertentu.
Pekerjaan malam dapat mengurangi paparan terhadap arus siang, tetapi bukan berarti perjalanan bebas hambatan: rekonstruksi di sejumlah titik disertai penutupan lajur sementara. JMTM menyebut preservasi dilakukan bertahap dengan memperhatikan mutu pekerjaan dan keselamatan. Pengguna jalan diimbau mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, memperhatikan rambu pekerjaan, serta mengikuti pengaturan lalu lintas. Atur waktu perjalanan untuk mengantisipasi perlambatan di sekitar lokasi. Jadwal perbaikan tol berikut merangkum titik yang disebutkan dalam informasi yang tersedia; untuk titik yang tidak dirinci, jangan menganggap ruas tersebut bebas pekerjaan.

Jadwal scrapping dan filling
Pekerjaan scrapping dan filling bergerak dari satu titik ke titik lain, sehingga arah perjalanan dan tanggal menjadi petunjuk penting bagi pengendara. Seluruh pekerjaan pada daftar ini dijadwalkan pukul 21.00–05.00 WIB. Untuk jalur arah Cikampek, lokasi pekerjaan tol yang tercantum adalah:
- 26 Oktober: KM 12+950–KM 13+035, A/L2.
- 27 Oktober: KM 14+000–KM 14+114, A/L2.
- 28 Oktober: KM 14+700–KM 14+830, A/L2.
- 29 Oktober: KM 14+830–KM 14+960, A/L2.
- 30 Oktober: KM 08+446–KM 08+564, A/L1.
- 31 Oktober: KM 28+400–KM 28+490, A/L2.
Di jalur arah Jakarta, pekerjaan yang dirinci berlangsung pada 26 Oktober di KM 26+334–KM 26+253 B/L3; 27 Oktober di KM 26+253–KM 26+172 B/L3; 28 Oktober di KM 28+931–KM 28+765 B/L3; dan 29 Oktober di KM 28+785–KM 28+600 B/L3. Pada 30 Oktober, lokasi yang dicantumkan adalah KM 28+931–KM 28+765 B/L2, disusul KM 28+785–KM 28+600 B/L2 pada 31 Oktober. Untuk 1 November, informasi yang tersedia menyebut pekerjaan berlanjut di jalur arah Cikampek, tetapi tidak merinci titiknya; karena itu, sebaiknya cek pembaruan lalu lintas menjelang perjalanan.
Ramp dan rekonstruksi perkerasan
Selain jalur utama, pekerjaan scrapping dan filling menyasar On Ramp Cikarang Timur arah Cikampek pada 26–28 Oktober, On Ramp Karawang Barat arah Jakarta pada 29–30 Oktober, serta On Ramp Kalihurip 2 pada 31 Oktober hingga 1 November. Ketiga rangkaian pekerjaan tersebut masuk jadwal malam pukul 21.00–05.00 WIB. Pengguna yang hendak masuk atau keluar tol melalui ramp tersebut perlu memberi waktu tambahan dan mengikuti rambu serta pengaturan petugas.
Rekonstruksi perkerasan jalan mencakup pekerjaan kaku maupun lentur, dengan penutupan lajur sementara di sejumlah lokasi. Jadwal yang dicantumkan meliputi KM 25+620–KM 25+700 arah Cikampek, lajur 1, untuk perkerasan kaku pada 24 Oktober pukul 01.00 hingga 29 Oktober pukul 24.00 WIB; serta KM 25+700–KM 25+800 arah Cikampek, lajur 1, untuk perkerasan lentur dengan rentang waktu yang sama. Di KM 32+616–KM 32+681 arah Jakarta, lajur 1, pekerjaan lentur dijadwalkan 23 Oktober pukul 21.00 hingga 29 Oktober pukul 04.00 WIB.
Di luar titik tersebut, rekonstruksi pada On Ramp Simpang Susun Cikunir dari Bintara arah Cikampek berlangsung 25 Oktober pukul 21.00 hingga 26 Oktober pukul 05.00 WIB. Informasi jadwal rekonstruksi juga mencantumkan jembatan KM 43+000 arah Jakarta dan Jembatan Citarum pada jalur keluar Karawang, dengan jadwal keseluruhan pekerjaan disebut berlangsung hingga 11 November. Karena rincian waktu untuk semua lokasi itu tidak tersedia di sini, pengendara sebaiknya memastikan kondisi terkini sebelum memilih jalur. Kesimpulannya, perencanaan waktu, kewaspadaan di area kerja, dan kepatuhan pada rambu adalah cara paling praktis untuk menghadapi pemeliharaan bertahap ini.






