Rekomendasi Utama: Tecno Pova 7 4G, Paket Paling Masuk Akal untuk Mayoritas Gamer
Ponsel gaming budget adalah ponsel dan tablet dengan harga terjangkau yang tetap menawarkan chipset berfokus performa, layar dengan refresh rate tinggi, serta baterai berkapasitas besar, sehingga mampu menjalankan game populer dengan pengalaman yang mulus tanpa harus mengeluarkan biaya seperti ponsel flagship. Untuk mayoritas gamer hemat, pilihan paling masuk akal adalah Tecno Pova 7 4G. Di kelas sekitar Rp2 jutaan, ponsel ini memberi kombinasi performa, layar, dan baterai yang seimbang untuk bermain game harian maupun rank serius. Tecno Pova 7 4G menggunakan Helio G100 Ultimate, RAM 8 GB, baterai 7.000 mAh, pengisian cepat, dan layar FHD+ 120 Hz. Kombinasi ini membuatnya stabil untuk judul populer seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile, sekaligus tahan dipakai lama berkat baterai jumbo 7000 mAh. Jika ingin satu perangkat yang “langsung aman” untuk gaming dan penggunaan harian tanpa pusing pilih sana-sini, Tecno Pova 7 4G adalah titik mulai terbaik.

Kelas 1 Jutaan: HP Gaming Entry-Level dengan Layar 120 Hz dan Helio G100
Di kelas HP gaming 1 jutaan, fokus bukan mengejar grafis tertinggi, melainkan pengalaman bermain yang stabil dengan fitur gaming penting seperti refresh rate tinggi dan baterai besar. Istilah ini juga tidak menjamin semua game berat bisa dijalankan di setelan grafis maksimum, tetapi sangat cukup untuk game populer seperti Mobile Legends, Free Fire, dan beberapa judul battle royale. Dari jajaran ponsel seperti Redmi 15, Advan X1, Infinix Hot 50, Tecno Spark 30 Pro, Samsung Galaxy A07, Tecno Pova 7 4G, dan Motorola G45 5G, dua nama paling menarik untuk gamer yang sensitif harga adalah Advan X1 dan Infinix Hot 50. Keduanya mengandalkan Helio G100, layar IPS Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz, dan penyimpanan cepat UFS 2.2 yang penting untuk loading game. Redmi 15 cocok bagi yang memprioritaskan baterai jumbo 7000 mAh dan layar hingga 144 Hz, sehingga terasa lebih mulus untuk gaming marathon dan aktivitas harian.
| Spec utama | Advan X1 | Redmi 15 |
|---|---|---|
| Chipset | MediaTek Helio G100 | Snapdragon 685 (versi resmi) |
| Layar | IPS Full HD+ 120 Hz | FHD+ 6,9 inci hingga 144 Hz |
| Penyimpanan | UFS 2.2 | Tidak disebut, fokus pada layar dan baterai |
| Baterai | Tidak dirinci, fokus performa | 7.000 mAh dengan pengisian 33 W |

Kelas Rp2 Jutaan: Tablet Gaming Layar Besar vs HP Serbaguna
Jika bujet sedikit naik, pilihan ponsel gaming budget melebar ke tablet gaming Rp2 jutaan dan HP performa seimbang. Tablet menawarkan layar besar dan ketahanan baterai yang sulit ditandingi ponsel biasa. Dengan dana sekitar Rp2 jutaan, pengguna sudah bisa mendapatkan tablet dengan layar besar, performa cukup mumpuni, dan baterai jumbo untuk gaming panjang. Xiaomi Redmi Pad 2, misalnya, membawa baterai 9.000 mAh dan chipset Helio G100-Ultra, kombinasi ideal untuk gaming kasual dan multimedia maraton. Jika tetap ingin bentuk ponsel, Tecno Pova 7 4G dan Redmi Note 14 4G adalah dua pilihan yang menonjol karena performa kencang dan baterai besar. Untuk layar, Advan X1 dan iQOO Z9x 5G menarik: Advan X1 mengandalkan layar 120 Hz dan Helio G100, sementara iQOO Z9x 5G menawarkan layar luas beresolusi tinggi dan RAM besar untuk multitasking dan game berat tingkat menengah.

Kelas Rp5–6 Jutaan: Performa AnTuTu 2,2 Juta dan Layar hingga 144 Hz
Naik ke harga Rp5–6 jutaan, ponsel gaming mulai mendekati level flagship dengan skor AnTuTu di atas 2 juta poin. Di kelas ini, fokus bukan lagi sekadar ponsel gaming budget, tetapi perangkat yang sanggup menangani game paling berat dengan pengaturan tinggi, sistem pendingin matang, dan layar kelas atas. Poco X8 Pro adalah salah satu bintang, memakai Dimensity 8500 Ultra, RAM hingga 12 GB plus 12 GB, dan UFS 4.1 256–512 GB. Ponsel ini mencatat skor AnTuTu sekitar 2,2 juta poin dan memakai panel AMOLED 6,59 inci 1,5K dengan refresh rate tinggi. Sementara itu, vivo iQOO 10 memakai Snapdragon 8s Gen 4, RAM hingga 16 GB (plus virtual), baterai jumbo 7000 mAh dengan pengisian 120 W, serta layar AMOLED 6,78 inci 1,5K dan refresh rate 144 Hz. Dalam pengujian, Genshin Impact dapat dimainkan pada pengaturan tinggi dengan frame rate stabil, menjadikannya pilihan ideal bagi gamer yang ingin grafis dan performance maksimal.
Buy if / Skip if
- Buy the Tecno Pova 7 4G if Anda ingin ponsel gaming budget paling seimbang untuk mayoritas game populer dengan baterai jumbo 7000 mAh.
- Skip the Tecno Pova 7 4G if Anda mengutamakan layar sangat besar untuk menonton dan main game, karena tablet seperti Redmi Pad 2 lebih unggul di ukuran layar.
- Buy the Advan X1 if Anda mengejar layar 120Hz gaming, Helio G100, dan penyimpanan UFS 2.2 untuk performa lancar di segmen HP gaming 1 jutaan.
- Skip the Advan X1 if Anda lebih butuh baterai raksasa dan refresh rate hingga 144 Hz; dalam kasus ini Redmi 15 lebih cocok.
- Buy the Xiaomi Redmi Pad 2 if Anda ingin tablet gaming Rp2 jutaan dengan baterai 9.000 mAh dan layar besar untuk sesi gaming marathon.
- Skip the Xiaomi Redmi Pad 2 if Anda membutuhkan perangkat ringkas yang mudah digenggam saat main game kompetitif, karena ukuran tablet bisa terasa kurang praktis.
- Buy the vivo iQOO 10 if Anda mencari performa level atas dengan skor AnTuTu di atas 2 juta, layar 144 Hz, dan baterai jumbo 7000 mAh untuk game berat.
- Skip the vivo iQOO 10 if bujet Anda benar-benar ketat dan lebih cocok dialokasikan ke ponsel gaming 1 jutaan atau Rp2 jutaan yang sudah cukup untuk game kasual.
- Buy the Poco X8 Pro if Anda menginginkan ponsel Rp5–6 jutaan dengan skor AnTuTu sekitar 2,2 juta dan panel AMOLED resolusi 1,5K untuk grafis tajam.
- Skip the Poco X8 Pro if Anda tidak butuh performa setinggi itu dan lebih memilih menghemat untuk perangkat mid-range seperti Tecno Pova 7 4G atau Advan X1.






