Mobo mulai bergerak dari panggung ke pasar
Robot humanoid Mobo adalah robot pendamping keluarga yang dikembangkan AiMOGA Robotics, perusahaan robotika yang terkait dengan Chery, untuk berinteraksi dengan pengguna dalam berbagai situasi sehari-hari. Langkah komersialnya dimulai ketika AiMOGA Robotics membuka pre-order global Mobo pada 21 Oktober 2026, dalam acara AiMOGA Robotics Global Launch 2026 di Wuhu, Provinsi Anhui, China. Pembukaan ini lebih penting daripada sekadar pengumuman produk: Chery sedang menguji apakah kemampuan manufaktur otomotifnya bisa diterjemahkan menjadi robot yang berguna di rumah dan ruang layanan. Sebelumnya, Mobo diperkenalkan di World Robot Conference pada Agustus 2026 dan diklaim menarik minat lebih dari 10.000 calon pengguna dari berbagai negara. Minat itu memberi alasan untuk melangkah ke pemesanan awal, tetapi belum membuktikan bahwa pengguna akan mengadopsinya setelah rasa penasaran awal berlalu.
Masukan pengguna jadi ujian produk
Strategi yang patut diperhatikan bukan hanya menjual robot, melainkan melibatkan calon pengguna dalam pembentukannya. AiMOGA menunjuk 35 orang sebagai Global User Experience Officers pertama untuk Mobo, termasuk satu perwakilan dari Indonesia, dengan harapan pengalaman dan masukan mereka membantu pengembangan robot sesuai kebutuhan pengguna. Pendekatan ini masuk akal: robot pendamping harus mudah dipahami, bermanfaat, dan nyaman digunakan, bukan hanya mengesankan saat diperagakan. Di acara peluncuran, Mobo menunjukkan kemampuan menjawab pertanyaan berbasis visual dan berinteraksi lewat gerakan tari. Demonstrasi tersebut memberi gambaran tentang cara robot berkomunikasi, tetapi belum menjawab pertanyaan paling penting bagi keluarga: tugas apa yang dapat dilakukannya secara konsisten dalam rutinitas nyata? Nilai pre-order Mobo pada akhirnya bergantung pada kemampuan AiMOGA mengubah masukan menjadi fungsi praktis, bukan sekadar menambah daftar kemampuan.

Keunggulan otomotif, tantangan robotika
Ambisi Chery bertumpu pada aset yang sudah dikenal perusahaan: pengalaman manufaktur, pengadaan komponen, pengendalian kualitas, dan pengelolaan rantai pasok. AiMOGA juga menyatakan telah menjual lebih dari 3.000 unit produk robotika secara global, dengan penggunaan di lebih dari 100 skenario dan jangkauan lebih dari 60 negara serta wilayah. Angka-angka itu menunjukkan pijakan komersial, tetapi tidak otomatis membuktikan bahwa robot pendamping keluarga telah menemukan pasar yang matang. Tantangannya berbeda dari menjual kendaraan: robot harus berinteraksi dengan lingkungan yang berubah-ubah dan memberi manfaat yang terasa bagi pengguna. Portofolio AiMOGA yang mencakup robot keamanan, perawat robotik, Mornine, dan Argos menunjukkan bahwa perusahaan mengejar beragam kebutuhan, dari layanan medis hingga penerimaan tamu. Bagi Chery, robot Chery akan berhasil bukan karena label otomotifnya, melainkan jika pengalaman industrinya membuat produk lebih terjangkau untuk diproduksi dan lebih andal digunakan.
Jaringan pengalaman akan menentukan langkah berikutnya
Rencana berikutnya memperlihatkan bahwa AiMOGA ingin membangun saluran penggunaan, bukan berhenti pada peluncuran. Perusahaan menargetkan 300 pusat pengalaman global dan berencana mengembangkan Jia Tian Xia, platform penyewaan robot yang akan dimulai di Wuhu sebelum diperluas ke pasar internasional. Pusat pengalaman dapat membantu calon pembeli mencoba robot sebelum memutuskan, sementara penyewaan berpotensi memberi akses tanpa harus langsung membeli. Di Indonesia, AiMOGA telah menghadirkan AiMOGA Experience Store di Agora Mall Lantai 2, Jakarta Pusat. Itu memberi masyarakat kesempatan berinteraksi langsung dengan teknologi, tetapi jangkauan dan kualitas layanan setelah penjualan juga akan menentukan kepercayaan. Pembukaan pre-order global Mobo adalah awal yang menjanjikan, bukan bukti bahwa ambisi Chery sudah tercapai. Ukuran keberhasilan sesungguhnya ialah apakah masukan pengguna menghasilkan robot yang berguna dalam keseharian dan apakah jaringan komersial mampu mendukungnya.






