Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Operasi Patuh Siginjai Berlangsung 14 Hari, Ini Tujuh Sasarannya

Operasi Patuh Siginjai Berlangsung 14 Hari, Ini Tujuh Sasarannya
Minat|Keamanan Pintar

Operasi dua pekan, keselamatan sebagai tujuan

Operasi Patuh Siginjai adalah operasi lalu lintas selama 14 hari yang digelar di Jambi untuk meningkatkan kedisiplinan pengendara dan menekan kecelakaan melalui edukasi, teguran, serta penegakan hukum. Polresta Jambi memulainya pada 26 Oktober dan menjadwalkan operasi berlangsung hingga 8 November 2026, setelah apel gelar pasukan yang dipimpin Kapolresta Kombes Pol. Ananto Herlambang di Lapangan Hijau Polresta Jambi. Durasi itu memberi warga waktu untuk meninjau kebiasaan berkendara, bukan menunggu petugas berada di jalan. Penindakan tetap menjadi bagian operasi, termasuk melalui ETLE statis dan bergerak, tetapi pendekatan yang dinyatakan kepolisian juga mencakup edukasi, cara persuasif, dan teguran simpatik. Arah ini penting: kepatuhan yang bertahan lebih mungkin tumbuh dari pemahaman risiko daripada rasa takut terkena sanksi. Ukuran keberhasilan semestinya bukan banyaknya pelanggar yang tertangkap, melainkan berkurangnya perilaku yang membahayakan pengguna jalan.

Ananto menyatakan sasaran operasi mencakup peningkatan disiplin serta penurunan pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban. Pemerintah kota turut hadir dalam apel, dan imbauan kepada warga sejalan dengan tujuan itu: tertib berlalu lintas, melengkapi dokumen dan perlengkapan kendaraan, serta mengutamakan keselamatan berkendara. Bagi pengendara, langkah paling berguna tidak rumit: siapkan surat kendaraan, pastikan perlengkapan keselamatan tersedia, dan patuhi rambu sebelum berangkat. Operasi ini berjalan sampai 8 November; kebiasaan aman seharusnya tidak berhenti ketika masa penindakan berakhir.

Operasi Patuh Siginjai Berlangsung 14 Hari, Ini Tujuh Sasarannya

Tujuh pelanggaran yang menjadi prioritas

Petugas memusatkan penindakan pada tujuh sasaran pelanggaran lalu lintas yang berisiko bagi pengendara maupun orang lain. Daftarnya menyoroti perilaku yang mengurangi kendali, mengabaikan perlindungan, atau meningkatkan bahaya di jalan. Warga sebaiknya memperlakukannya sebagai daftar risiko yang harus dihindari setiap hari, bukan sekadar daftar yang perlu diingat selama operasi.

  1. Menggunakan ponsel saat berkendara.
  2. Mengendarai kendaraan bermotor ketika masih di bawah umur.
  3. Berboncengan sepeda motor lebih dari satu orang.
  4. Tidak memakai helm berstandar SNI atau tidak mengenakan sabuk pengaman.
  5. Mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau dalam keadaan mabuk.
  6. Melawan arus lalu lintas.
  7. Melebihi batas kecepatan atau menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Ponsel dan kecepatan berlebih mengganggu kemampuan merespons situasi; helm dan sabuk pengaman memberi perlindungan saat benturan. Sementara itu, melawan arus dan membawa penumpang melebihi ketentuan berpotensi membahayakan lebih dari satu orang. Karena itu, menghindari pelanggaran ini bukan sekadar cara agar lolos pemeriksaan. Kebiasaan tersebut merupakan keputusan keselamatan yang berdampak langsung pada diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Tertib karena sadar, bukan karena takut

Kapolresta mengimbau warga melengkapi surat serta perlengkapan kendaraan, mematuhi rambu, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Imbauan itu lebih bermakna jika dijalankan sebagai rutinitas: periksa kendaraan sebelum bepergian, kenakan perlindungan yang diwajibkan, dan jangan memaksakan perjalanan ketika kondisi tubuh atau situasi tidak aman. Pemerintah kota dan kepolisian sebaiknya terus menyampaikan pesan yang sama, sementara pengendara bertanggung jawab mengubahnya menjadi tindakan.

Ananto juga meminta personel bertugas secara profesional dan humanis serta menghindari arogansi dan pungutan liar. Itu tuntutan yang patut dijaga: operasi yang bertujuan membangun kesadaran harus memberi teladan dalam cara penegakan aturan. Namun, tanggung jawab utama di jalan tetap dibagi. Petugas perlu menindak secara patut, dan pengendara perlu menaati aturan meski tidak sedang melihat petugas. Kesimpulannya, Operasi Patuh Siginjai menyediakan momentum 14 hari untuk memperbaiki perilaku, tetapi keselamatan tidak mengenal batas waktu operasi. Tujuh sasaran penindakan itu layak menjadi kebiasaan yang dihindari setiap hari.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!