Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Panduan Lengkap Es Cendol dan Dawet Legendaris Harga Mulai Rp8.000

Panduan Lengkap Es Cendol dan Dawet Legendaris Harga Mulai Rp8.000
Minat|Makanan Kaki Lima

Es Cendol dan Dawet: Minuman Jawa Murah yang Tetap Legendaris

Es cendol tradisional dan dawet legendaris adalah minuman khas Jawa berbahan dasar cendol dari tepung beras, santan gurih, dan gula aren atau gula jawa yang disajikan dingin sebagai pelepas dahaga dengan cita rasa manis, lembut, dan menyegarkan, sehingga populer di berbagai kalangan dan tetap relevan hingga sekarang.

Untuk kebanyakan orang, pilihan paling aman dan memuaskan adalah es cendol khas Semarang dari penjual kaki lima yang sudah puluhan tahun berjualan. Alasannya sederhana: rasa klasik, bahan alami, dan harga es cendol yang bersahabat, mulai sekitar Rp8.000 per porsi. Es cendol khas Semarang memakai gula aren asli, santan yang gurih, dan tekstur cendol lembut, bukan cendol instan yang terlalu kenyal atau manis berlebihan. Kombinasi ini menjadikannya minuman Jawa murah yang bisa dinikmati harian tanpa bikin kantong menjerit. Di tengah suhu siang yang bisa menyentuh 37 derajat Celsius, es cendol di kota ini “menjelma jadi pahlawan tanpa tanda jasa” bagi siapa pun yang kepanasan.

Menariknya, berbagai warung es cendol dan dawet di Semarang dan Solo bukan sekadar tempat jajan, tetapi bagian dari sejarah kuliner yang sudah eksis sejak zaman kolonial dan bahkan sebelum kemerdekaan. Harga terjangkau mulai dari Rp8.000 hingga sekitar Rp10.000 per porsi membuat minuman ini mudah diakses berbagai kalangan, dari pelajar sampai keluarga. Lima tempat es tradisional yang tersebar dari Pasar Gede Solo hingga sudut-sudut Semarang membuktikan bahwa kuliner tradisional tidak kehilangan tempat di hati penikmatnya. Jika kamu ingin mulai menjelajah, panduan ini akan mengarahkanmu ke pilihan terbaik dengan rasa autentik, porsi pas, dan kisah yang panjang.

Panduan Lengkap Es Cendol dan Dawet Legendaris Harga Mulai Rp8.000

Es Dawet Telasih Bu Dermi: Dawet Jamu Ikonik di Pasar Gede Solo

Untuk pecinta dawet legendaris, rekomendasi utama di Solo adalah Es Dawet Telasih Bu Dermi di Pasar Gede. Warung sederhana dekat pintu utara Pasar Gede Hardjonagoro ini sudah berjualan sejak tahun 1930-an, seangkatan dengan berdirinya pasar tersebut. Dawet ini dulu dikenal sebagai “dawet jamu” karena memakai biji telasih atau selasih yang dipercaya bermanfaat meredakan panas dalam. Sekarang usaha ini diteruskan generasi ketiga, Ruth Tulus Subekti, yang bangga menjaga warisan sang nenek.

Semangkuk Es Dawet Telasih Bu Dermi berisi cendol hijau lembut dari tepung beras dan perasan daun suji, ketan hitam, bubur sumsum, tape ketan hijau, serta biji telasih yang kenyal, lalu disiram santan segar dan juruh gula jawa cair. Inilah contoh utuh es cendol tradisional dengan bahan-bahan alami yang diracik seimbang. Harganya cuma Rp12.000 per porsi, dan jika ingin tambahan durian, cukup menambah Rp8.000. Warung ini buka setiap hari pukul 08.00 sampai 15.00 WIB, sehingga cocok untuk sarapan manis atau jeda tengah hari.

Dawet Bu Dermi bukan sekadar populer di kalangan warga Solo; minuman ini pernah menjadi langganan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, sejak beliau masih menjabat Wali Kota Solo, bahkan sesekali dibawa ke istana melalui ajudan. Selain rasa yang konsisten, kisah panjang dan suasana Pasar Gede membuat pengalaman minum dawet di sini terasa istimewa. Jika kamu mencari minuman Jawa murah dengan sejarah kuat dan cita rasa klasik yang terjaga, Bu Dermi adalah tempat pertama yang layak kamu datangi.

Es Dawet Hj. Sipon dan Dawet Duren Pleburan: Duo Wajib Coba di Solo dan Semarang

Masih di Pasar Gede Solo, Es Dawet Hj. Sipon adalah pilihan kuat lain untuk kamu yang ingin racikan tradisional dengan harga terjangkau. Lapak di kios nomor 27, Los Makanan Nomor 9, Gedung Timur Pasar Gede ini dirintis sejak 2006 oleh Mulyadi bersama adiknya dan sang ibu, Hj. Sipon. Keistimewaannya ada pada racikan yang dijaga turun-temurun, dengan bahan terbaik dan cara penyajian yang tetap sama. Satu porsi berisi dawet hijau lembut, ketan putih, tape, dan biji telasih yang berpadu dengan santan gurih dan gula jawa cair.

Harga es dawet di sini hanya Rp10.000 per porsi, menjadikannya minuman Jawa murah yang ramah untuk kunjungan berulang. Warung buka dari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB, sehingga mudah disinggahi kapan saja. Popularitasnya sudah sampai ke tokoh-tokoh penting; pakar kuliner Bondan Winarno pernah mencicipinya, dan beberapa figur publik lain juga tercatat pernah mampir. Jika kamu ingin merasakan dawet legendaris dengan suasana pasar yang hidup, Hj. Sipon adalah pilihan tepat.

Bergeser ke Semarang, Dawet Duren Pleburan adalah jawaban untuk kamu yang suka porsi besar dan topping melimpah. Warung yang berdiri sejak 1980-an ini kini dikelola generasi kedua dan memiliki lima cabang, dengan cabang paling ramai di kawasan Pleburan, Semarang Selatan. Isiannya komplit: alpukat, cendol hijau, cincau, nangka, tape ketan, tape singkong, dan durian, disusun di atas es batu serut lalu diguyur santan dan gula jawa kental. Harga mulai Rp10.000 untuk dawet biasa hingga Rp18.000 untuk dawet durian komplit dengan tiga biji durian. Banyak pembeli rela mengantre hingga sekitar satu jam karena porsi melimpah dan rasa durian yang memuaskan.

Es Cendol 86 Kaligarang dan Inovasi Cendol Semarang

Jika kamu ingin es cendol tradisional dengan sentuhan modern, Es Cendol 86 di Jalan Kaligarang No. 1 Semarang layak masuk daftar. Kedai kecil ini menawarkan es cendol dengan topping es krim dua scoop yang membuat rasa lebih creamy tanpa terasa enek. Isiannya bukan hanya cendol dan kuah santan; ada kacang merah, kolang-kaling, jeli mutiara, dan gula jawa yang memberi tekstur ramai di mulut. Kamu juga bisa memilih topping lain seperti keju, oreo, alpukat, durian, rumput laut, atau cincau.

Harga es cendol di sini dibanderol antara Rp8.000 sampai Rp22.000, tergantung kombinasi topping yang kamu pilih. Rentang harga ini sejalan dengan es cendol khas Semarang lain yang umumnya berada di kisaran Rp8.000 hingga Rp22.000 per porsi. Dengan gula aren asli, santan gurih, dan cendol bertekstur lembut, es cendol Semarang tetap mempertahankan karakter tradisionalnya meski tampil dalam format kekinian. Menurut salah satu ulasan, “berbagai isian es cendol dengan tekstur berbeda bikin kamu tidak berhenti mengunyah”.

Di luar Es Cendol 86, Semarang juga dikenal sebagai “surganya es cendol”, dari penjual kaki lima klasik hingga inovasi unik seperti dawet lele yang memadukan daging lele halus dalam cendol hijau bersantan gula aren. Inovasi semacam ini muncul untuk membuat anak-anak yang semula enggan makan ikan menjadi suka. Dengan suhu siang yang sering menyentuh 37 derajat Celsius, warga tidak perlu bingung saat kepanasan; cukup mencari es cendol terdekat dan membiarkan segarnya bekerja sebagai penyejuk musim panas.

Buy if / Skip if

  • Buy the es cendol khas kaki lima Semarang if kamu ingin es cendol tradisional murah dengan gula aren asli, santan gurih, dan cendol lembut khas kota ini.
  • Skip the es cendol khas kaki lima Semarang if kamu mencari topping modern seperti es krim, oreo, atau keju dalam satu gelas.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!