Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

BYD Tech Culture Fest di Makassar Tegaskan Seriusnya Revolusi Kendaraan Ramah Lingkungan

BYD Tech Culture Fest di Makassar Tegaskan Seriusnya Revolusi Kendaraan Ramah Lingkungan
Minat|Memilih Kendaraan Energi Baru

Lebih dari Pameran: BYD Tech Culture Fest Memaknai Revolusi Teknologi Hijau

BYD Tech Culture Fest adalah rangkaian pameran edukasi teknologi kendaraan energi baru yang dirancang bukan sekadar memamerkan mobil, tetapi mengajak masyarakat memahami ekosistem mobilitas hijau melalui penjelasan teknis, pengalaman berkendara langsung, dan dialog tentang masa depan transportasi yang efisien serta kendaraan ramah lingkungan untuk kebutuhan sehari-hari. Di Makassar, acara ini digelar di Atrium Trans Studio Mall (TSM) pada 2–6 September dan menjadi bagian roadshow setelah Jakarta, Medan, Surabaya, dan Bandung. Pentingnya ajang ini bukan pada keramaian atriumnya, melainkan pada pesan tersirat: era mobil listrik dan plug-in hybrid sudah pindah dari wacana masa depan menjadi pilihan nyata di kota dengan mobilitas tinggi seperti Makassar. Ketika Head of Training BYD Indonesia, Enung Nurhasanah, menegaskan bahwa green mobility harus dirasakan langsung masyarakat, itulah titik di mana pameran berubah menjadi agenda perubahan budaya berkendara.

BYD Tech Culture Fest di Makassar Tegaskan Seriusnya Revolusi Kendaraan Ramah Lingkungan

Blade Battery dan Dual Mode: Strategi BYD Menghapus Kekhawatiran Konsumen

Fokus utama BYD Tech Culture Fest di Makassar jelas: mengurai ketakutan klasik soal baterai, jarak tempuh, dan fleksibilitas lewat Blade Battery teknologi dan sistem Dual Mode (DM). Area edukasi di atrium TSM tidak tampil seperti booth penjualan, tetapi lebih seperti laboratorium terbuka yang membongkar e-Platform 3.0, rancangan Blade Battery, dan DM generasi kelima. Di sinilah strategi BYD terasa cerdas; mereka tidak memaksa orang membeli, tetapi mengajak mengerti. Pengunjung melihat Atto 1 sebagai full EV, lalu M6 DM dan Seal 6 DM sebagai plug-in hybrid yang menawarkan kompromi bagi mereka yang belum siap beralih penuh ke listrik. Salah satu kutipan paling kuat dari Enung adalah klaim bahwa M6 DM mampu menempuh hingga 65 kilometer per liter bahan bakar, kombinasi efisiensi dan teknologi EV yang dirancang untuk menjawab kekhawatiran praktis pengguna.

BYD Tech Culture Fest di Makassar Tegaskan Seriusnya Revolusi Kendaraan Ramah Lingkungan

Makassar Sebagai Panggung Strategis Ekspansi Teknologi, Bukan Sekadar Pasar

Memilih Makassar sebagai lokasi BYD Tech Culture Fest bukan keputusan simbolik, melainkan kalkulasi ekspansi yang matang. Kota ini adalah pusat perdagangan dan jasa sekaligus pintu utama ke kawasan timur, dengan tingkat mobilitas tinggi yang menuntut kendaraan efisien dan ekonomis. BYD mencatat sekitar 32.800 kendaraan listrik terjual secara nasional dengan pangsa pasar 36 persen, sementara di Sulawesi Selatan sudah 1.150 unit dengan sekitar 30 persen pangsa pasar. Angka ini bukan sekadar statistik; ia menunjukkan bahwa pasar di luar Jawa tidak lagi pelengkap, tetapi motor pertumbuhan. Jaringan showroom yang sudah tembus lebih dari 100 titik dan lima di seluruh Sulawesi, dengan target lebih dari 12 lokasi, memperlihatkan bahwa BYD membangun fondasi layanan jangka panjang, bukan sekadar ‘jualan lalu pergi’. Roadshow yang menyentuh Makassar juga menegaskan bahwa edukasi teknologi menjadi alat ekspansi, bukan iklan sesaat.

BYD Tech Culture Fest di Makassar Tegaskan Seriusnya Revolusi Kendaraan Ramah Lingkungan

Polusi dan Dua Juta Kendaraan: Konteks Nyata yang Membuat EV Relevan

Tanpa konteks, pameran BYD Tech Culture Fest bisa terlihat seperti acara lifestyle. Namun data yang disampaikan Pemkot mengubah narasi: hampir dua juta kendaraan roda dua dan roda empat beroperasi di Makassar, bagian dari sekitar enam juta unit di seluruh Sulawesi Selatan. Di tengah angka tersebut, polusi bukan teori, melainkan udara yang dihirup warga setiap hari. Ketika perwakilan pemerintah daerah menekankan kebutuhan sistem transportasi yang modern, efisien, nyaman, aman, serta kendaraan ramah lingkungan, mobil listrik dan hybrid mendadak menjadi solusi yang masuk akal, bukan tren sesaat. Menariknya, pemerintah melihat manfaat kendaraan elektrifikasi bukan hanya soal emisi, tetapi juga efisiensi biaya operasional bagi instansi, perusahaan, dan masyarakat. Pameran ini, dengan sesi test drive dan test ride di area luar mall, menyusun argumen praktis: teknologi hijau bisa terasa menyenangkan sekaligus ekonomis, bukan pengorbanan kenyamanan.

BYD Tech Culture Fest di Makassar Tegaskan Seriusnya Revolusi Kendaraan Ramah Lingkungan

Dari Test Drive ke Perubahan Budaya Berkendara

Inti keberhasilan BYD Tech Culture Fest di Makassar bukan jumlah pengunjung, tetapi kualitas pengalaman yang mereka bawa pulang. Saat pengunjung menguji Atto 1 atau M6 DM di sesi test drive dan test ride, mereka tidak hanya mencoba mobil, tetapi menguji ulang asumsi lama tentang performa kendaraan ramah lingkungan. Fakta bahwa adopsi kendaraan energi baru naik dari di bawah satu persen saat BYD masuk pasar pada 2024 menjadi sekitar 20 persen sekarang menunjukkan bahwa pengalaman langsung jauh lebih ampuh daripada kampanye poster. Meski kendaraan konvensional masih mendominasi dengan 65 persen pangsa pasar, ruang tumbuh untuk EV dan hybrid terbuka lebar. Roadshow, edukasi teknologi, dan kehadiran kuat di luar Jawa adalah sinyal bahwa BYD ingin mengubah budaya berkendara, tidak hanya angka penjualan. Kesimpulannya sederhana: jika perubahan iklim ingin ditangani dari jalan raya, pendekatan seperti Tech Culture Fest harus menjadi norma, bukan pengecualian.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!