Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Man City dan Liverpool Lolos, Chelsea Tersingkir di Anfield

Man City dan Liverpool Lolos, Chelsea Tersingkir di Anfield
Minat|Rainbow Six Siege

Dua Tiket Perempat Final Ditentukan dari Titik Penalti

Piala Liga Inggris adalah kompetisi sepak bola sistem gugur yang mempertemukan klub-klub Inggris, dengan pertandingan yang dapat ditentukan lewat adu penalti jika skor tetap imbang setelah waktu normal. Hasil Piala Liga pada Kamis, 29 Oktober 2026, memperlihatkan betapa tipis jarak antara melaju dan tersingkir: Manchester City dan Liverpool sama-sama lolos ke perempat final setelah menang dalam babak tos-tosan, sedangkan Chelsea harus mengakhiri perjalanannya. City menyingkirkan Brighton di Etihad, sementara Liverpool mengatasi Chelsea di Anfield. Kedua laga berakhir imbang 2-2 dan 1-1 pada waktu normal, sehingga adu penalti menjadi penentu. Tujuh tim telah memastikan tempat di perempat final hingga hari itu.

Dua kemenangan ini menegaskan bahwa jalan ke babak berikutnya tidak selalu ditentukan oleh dominasi selama pertandingan. City dan Liverpool harus bertahan dalam laga ketat sebelum menunjukkan ketenangan dari titik penalti. Bagi Chelsea, kegagalan menuntaskan adu penalti membuat pertandingan di Anfield menjadi akhir perjalanan.

Man City Bertahan Setelah Dua Kali Tertinggal

Man City perempat final menjadi kepastian setelah The Citizens menundukkan Brighton 4-3 melalui adu penalti, menyusul hasil imbang 2-2 di Etihad pada Kamis dini hari WIB, 29 Oktober. Brighton dua kali unggul: Malick Yalcouye mencetak gol pada menit ke-30, lalu Georginio Rutter membawa tim tamu kembali memimpin pada menit ke-47. Mateo Kovacic menyamakan skor pada menit ke-40, sedangkan Vitor Reis mencetak gol penyeimbang pada menit ke-72. Respons City penting, tetapi kelolosan mereka akhirnya bergantung pada eksekusi penalti. Kiper Geronimo Rulli menggagalkan tendangan Yasin Ayari dan Lewis Dunk. Kovacic menjadi satu-satunya penendang City yang gagal, namun dua penyelamatan Rulli cukup untuk memastikan kemenangan.

Kemenangan ini terasa lebih sebagai hasil daya tahan ketimbang malam yang nyaman bagi City. Brighton berkali-kali memaksa tuan rumah mengejar, dan adu penalti menyisakan ruang besar bagi satu kesalahan untuk mengubah hasil. Rulli menutup ruang itu dengan dua penyelamatan yang menentukan.

Liverpool Menang, Chelsea Tersingkir di Anfield

Liverpool Piala Liga berlanjut ke perempat final setelah mengalahkan Chelsea lewat adu penalti dalam laga babak keempat di Anfield. Waktu normal berakhir 1-1, dengan kedua gol tercipta melalui penalti pada babak pertama. Chelsea lebih dulu unggul melalui Morgan Rogers pada menit ke-38 setelah Caicedo dilanggar. Liverpool membalas melalui Cody Gakpo, yang mengeksekusi penalti setelah Fofana melakukan handball. Karena tak ada gol tambahan hingga waktu normal usai, kedua tim harus menentukan pemenang dari titik putih. Adu penalti berlangsung sampai masing-masing tim menggunakan delapan penendang: Liverpool gagal melalui Konstantinos Tsimikas dan Ryan Gravenberch, sementara Chelsea gagal melalui Valentin Barco, Emmanuel Emegha, dan Wesley Fofana. Chelsea tersingkir di Anfield setelah kalah dalam adu penalti.

Bagi Liverpool, kelolosan ini diraih dengan susah payah; bagi Chelsea, kegagalan tiga penendang menjadi pembeda dalam duel yang rapat. Hasil tersebut membuat kemenangan City dan Liverpool menjadi sorotan, tetapi juga menunjukkan bahwa satu malam buruk di titik penalti dapat mengakhiri perjalanan di kompetisi.

Man City dan Liverpool Lolos, Chelsea Tersingkir di Anfield

Tujuh Tim Sudah Mengamankan Tempat

Dua hasil adu penalti itu ikut membentuk daftar perempat final, yang sudah diisi tujuh tim hingga Kamis, 29 Oktober 2026. Namun, informasi yang tersedia hanya memastikan jumlah tim yang lolos dan hasil City serta Liverpool; hasil pertandingan lain tidak dirinci. Karena itu, sorotan pada babak ini paling kuat tertuju pada dua tim yang selamat dari tekanan adu penalti dan Chelsea yang gagal mengikutinya. City menuntaskan tugas setelah dua kali tertinggal, sedangkan Liverpool mengatasi Chelsea dalam duel yang berakhir imbang. Keduanya menunjukkan bahwa kelolosan tidak otomatis datang dari permainan yang mulus, melainkan dari kemampuan melewati momen penentuan.

Kesimpulannya, babak ini memberi Manchester City dan Liverpool tiket ke perempat final, tetapi dengan cara yang menegangkan. City mengandalkan penyelamatan Rulli, Liverpool memanfaatkan keunggulan dalam adu penalti, dan Chelsea tersingkir di Anfield. Hasil Piala Liga tersebut menegaskan bahwa dalam kompetisi gugur, satu penyelamatan atau kegagalan dari titik putih dapat menentukan siapa yang bertahan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!