Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Liburan Aktif Menggantikan Santai: Fitness Travel Gen Z

Liburan Aktif Menggantikan Santai: Fitness Travel Gen Z
Minat|Olahraga untuk Kesehatan

Dari Liburan Santai ke Liburan Olahraga Aktif

Fitness travel Gen Z adalah tren liburan olahraga aktif di mana generasi muda menjadikan kegiatan fisik seperti lari, gym, padel, atau maraton sebagai agenda utama perjalanan, menggantikan konsep liburan pasif penuh rebahan, demi mengejar kebugaran, petualangan, dan pembentukan identitas gaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Perubahan paling mencolok dari tren ini adalah keberanian Gen Z membuang imaji liburan sebagai momen bermalas-malasan. Rutinitas bersantai yang identik dengan liburan sekarang diganti dengan aktivitas yang menguras keringat. Mereka ingin keluar dari stigma sedentary lifestyle dengan menjadikan padel dan maraton sebagai bagian utama itinerary liburan. Ini bukan sekadar variasi aktivitas; ini pernyataan sikap. Dengan kata lain, liburan tanpa gerak tubuh terasa hambar. Menit pertama cuti, sebagian anak muda sudah memikirkan rute lari, lapangan padel, atau gym terdekat, bukan sekadar kafe atau pusat belanja.

Liburan Aktif Menggantikan Santai: Fitness Travel Gen Z

Olahraga Komunitas: Padel, Lari, dan Gym Jadi Cara Baru Bersosialisasi

Di kalangan Generasi Z, olahraga semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Gym, berlari, berolahraga bersama komunitas, hingga permainan seperti padel kini menjadi pilihan utama untuk mengisi waktu luang. Lari dan ke gym tidak lagi dipandang sebagai kewajiban menjaga tubuh tetap bugar, melainkan ritual sosial dan gaya hidup yang dilakukan setiap hari.

Lari misalnya, berkembang menjadi kegiatan komunitas melalui klub lari yang mengumpulkan orang dengan minat yang sama. Laporan Strava Tahun 2025 menunjukkan bahwa lari adalah salah satu aktivitas paling diminati di platform tersebut, dan jumlah klub baru hampir empat kali lipat sepanjang 2025 dengan klub lari sebagai pendorong utama pertumbuhan. Ini menegaskan bahwa olahraga komunitas muda bukan tempelan, tetapi infrastruktur sosial baru. Padel pun perlahan mengisi ruang yang sama: olahraga raket yang menyenangkan, mudah dipelajari, dan ideal untuk bertemu orang baru. Di sini, keringat, tawa, dan networking menyatu tanpa batas.

Fitness Travel: Petualangan Geografis Sekaligus Tantangan Kebugaran

Tren fitness travel kini mulai diminati oleh mereka yang mengusung gaya hidup aktif untuk menghabiskan liburan. Dalam tren ini, aplikasi pelacak kebugaran Strava memegang peran penting. Berdasarkan survei terhadap lebih dari 30.000 orang, Generasi Z merasa menjaga kebugaran saat liburan merupakan hal mutlak, bahkan 23 persen lebih tinggi daripada Generasi X. Pernyataan angka ini menegaskan satu hal: bagi Gen Z, melorotkan standar fisik saat liburan adalah hal yang tidak bisa ditawar.

Fitness travel menggabungkan petualangan geografis dengan target kebugaran personal. Banyak pelari yang berwisata untuk menjelajahi berbagai negara, sekaligus mengejar personal best (PB) atau catatan waktu pribadi terbaik. Tokyo saat ini menjadi destinasi populer untuk wisata maraton, dengan 18.000 dari 38.000 pelari Tokyo Marathon pada 2025 berasal dari luar Jepang dan mewakili 130 negara dan wilayah. Kota lain seperti Berlin dan sejumlah kota di Amerika Serikat ikut menjadi panggung maraton kelas dunia. Liburan tidak lagi diukur dari berapa banyak tempat wisata yang didatangi, tetapi dari berapa kilometer yang ditempuh dan rekor pribadi yang dipecahkan.

Terpadel-padel dan Demam Maraton: Ikon Baru Tren Penuh Keringat

Salah satu ikon paling menonjol dalam tren padel maraton adalah fenomena “terpadel-padel” di kalangan generasi muda. Padel, olahraga raket yang memadukan unsur tenis lapangan dan squash, menjadi favorit karena formatnya yang ringan, seru, dan sangat sosial. Di Eropa, padel menjadi olahraga yang paling cepat berkembang, dengan Spanyol dikenal memiliki pelatih dan pemain padel terbaik. Tak mengherankan banyak orang yang memilih berlibur ke sana demi mendapatkan pelatihan padel tingkat tinggi. Liburan pun berubah menjadi kamp latihan bergaya santai.

Sejalan dengan padel, lari maraton menjadi magnet lain yang menguatkan tren padel maraton. Olahraga lari seperti maraton banyak digandrungi generasi muda. Mereka berwisata untuk mengikuti lomba, menjelajah kota baru, sekaligus mengejar PB pribadi. Tokyo Marathon, dengan medan khas dan atmosfer kota besar, menjadi impian banyak pelari. Di sini, garis finish adalah suvenir utama. Sertifikat finisher menggantikan gantungan kunci, sedangkan foto di garis start menggantikan foto di pantai. Ini pergeseran simbol, dari konsumsi pasif menuju prestasi aktif.

Mindset Baru: Kesehatan Holistik Sebagai Identitas Gen Z

Perubahan cara pandang Gen Z terhadap olahraga jauh melampaui target badan ideal. Menariknya, alasan Gen Z berolahraga tidak hanya untuk sehat; bagi sebagian anak muda, olahraga adalah cara menjaga penampilan, meningkatkan rasa percaya diri, mengurangi stres, bahkan bertemu dan berinteraksi dengan orang baru. Aktivitas yang dulu dianggap rutinitas menjaga kesehatan kini menjadi bagian dari identitas dan cara hidup seseorang.

Inilah inti kesehatan holistik versi Gen Z: tubuh bugar, mental lebih tenang, jaringan sosial berkembang, dan rasa kontrol terhadap hidup meningkat. Olahraga perlahan berkembang menjadi lebih dari sekadar kegiatan fisik. Dengan media sosial yang mempercepat penyebaran tren, setiap sesi gym, lari komunitas, atau fitness travel menjadi narasi personal yang dibagikan. Pada akhirnya, liburan olahraga aktif bukan fad sesaat; ini manifestasi generasi yang menempatkan keseimbangan tubuh-emosi-sosial sebagai prioritas. Gen Z tidak menolak santai, tetapi mereka menolak pasif. Mereka memilih lelah yang membawa pulang cerita, bukan sekadar oleh-oleh.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!