Harga dan karakter: dua pilihan yang berbeda
Perbandingan mobil bekas di sekitar anggaran Rp100 juta adalah cara menilai kendaraan berdasarkan harga penawaran, kebutuhan perjalanan, kenyamanan, serta konsekuensi perawatan, bukan sekadar tahun dan bentuk bodi. Dalam pilihan ini, Mazda CX-5 bekas lebih menarik bagi pembeli yang mendambakan SUV nyaman dengan perlengkapan premium, sementara Brio mengutamakan kepraktisan. CX-5 GT 2012 memakai mesin Skyactiv 2.500 cc dan berkapasitas lima penumpang. Kabinnya menawarkan sunroof, jok kulit, kursi elektrik dengan pengaturan lumbar support, audio Bose, AC digital dua zona, dan cruise control. Itu paket kenyamanan yang sulit ditandingi Brio dalam perbandingan ini. Namun, harga penawaran keduanya belum tepat di Rp100 juta: CX-5 ditawarkan sekitar Rp115 juta, sedangkan Brio sekitar Rp108 juta. Keduanya dijual tunai dan harga masih bisa dinegosiasikan. Negosiasi mungkin membuka ruang, tetapi jangan menganggap harga akan otomatis turun sesuai batas anggaran.
| Aspek | Mazda CX-5 GT | Honda Brio Satya E CVT |
|---|---|---|
| Tahun | 2012 | 2019 |
| Mesin dan kapasitas | Skyactiv 2.500 cc; lima penumpang | Mesin berkapasitas kecil |
| Odometer | Sekitar 147.000 km | Sekitar 62.000 km |
| Harga penawaran | Sekitar Rp115 juta | Sekitar Rp108 juta |
Kenyamanan berhadapan dengan kepraktisan
Dalam perbandingan SUV hatchback ini, CX-5 menang telak pada suasana kabin dan kelengkapan: sunroof, jok kulit, kursi elektrik, audio Bose, AC dua zona, serta cruise control membuatnya terasa seperti pilihan untuk perjalanan yang mengutamakan kenyamanan. Konsekuensinya, mesin 2.500 cc menuntut pertimbangan lebih cermat soal konsumsi bahan bakar dan biaya perawatan. Jangan membeli daya tarik fitur tanpa menyiapkan ruang untuk perawatan. Brio Satya E CVT 2019 lebih sederhana, tetapi transmisi CVT mendukung penggunaan praktis; interiornya diklaim masih orisinal, dengan head unit layar sentuh Nakamichi dan AC yang disebut masih dingin. Odometer Brio sekitar 62.000 km, dibanding CX-5 sekitar 147.000 km. Angka itu memberi Brio keunggulan dari sisi jarak tempuh tercatat, tetapi tetap bukan pengganti pemeriksaan kondisi menyeluruh. Brio juga memiliki perawatan yang relatif mudah dan suku cadang yang tersedia. Sumber tidak memberikan nominal biaya servis atau konsumsi bahan bakar, jadi jangan mendasarkan keputusan pada penghematan yang belum terukur.






