Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Galaxy A57 Setelah 6 Bulan: Masih Worth It atau Saatnya Upgrade?

Galaxy A57 Setelah 6 Bulan: Masih Worth It atau Saatnya Upgrade?
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Verdik Akhir: Mid-Range yang Baru Terasa Menarik Setelah Harganya Turun

Galaxy A57 adalah smartphone kelas menengah berorientasi all-rounder yang menggabungkan layar Super AMOLED 120 Hz, chipset Exynos 1680, kamera yang terus disempurnakan lewat pembaruan software, serta baterai tahan lama untuk penggunaan sehari-hari. Setelah 6 bulan, posisi Galaxy A57 berubah drastis: dari rilis yang dianggap kurang menarik, menjadi opsi yang lebih masuk akal ketika harga Galaxy A57 sudah turun ke kisaran Rp6 jutaan. Pada titik harga ini, paket fitur yang ditawarkan akhirnya terasa sepadan, terutama untuk pengguna yang lebih memprioritaskan kenyamanan antarmuka, kualitas kamera video, dan baterai tahan lama dibanding mengejar performa gaming A57 paling tinggi. Namun untuk gamer berat atau pencari performa mentah, beberapa keterbatasan tetap terasa dan membuat ponsel ini bukan jawaban untuk semua orang.

Kelebihan

  • Paket fitur all‑rounder lengkap dengan layar Super AMOLED 120 Hz dan desain tipis ringan.
  • Pengalaman One UI 8.5 halus, multitasking lancar, mendekati rasa flagship.
  • Kamera video makin matang, transisi lensa halus dan kualitas low-light cukup baik.
  • Baterai awet, daya tahan konsisten untuk pemakaian harian.

Kekurangan

  • Performa gaming masih jadi catatan, terutama pada game berat dan skenario penuh efek.
  • Pengolahan highlight dan noise foto belum setara ponsel flagship premium.
  • Saat rilis di harga lebih tinggi, nilai terasa kurang menarik dibanding rival.

Desain, Layar, dan Pengalaman One UI: Rasa Flagship di Bodi Tipis

Dari sisi desain, Galaxy A57 memposisikan diri sebagai ponsel all-rounder yang nyaman dipakai harian, dengan bodi tipis dan bobot ringan sehingga mudah digenggam lama tanpa cepat lelah. Layar Super AMOLED 120 Hz memberi tampilan warna yang hidup dan respons sentuhan yang cepat, membuat scroll media sosial maupun menonton konten terasa halus. Dipadukan dengan One UI 8.5, pengalaman antarmuka terasa mirip seri flagship: animasi konsisten, transisi aplikasi mulus, dan multitasking lancar meski hanya dibekali RAM 8 GB. Menurut salah satu penguji, "aktivitas seperti berpindah aplikasi, multitasking, hingga penggunaan media sosial berjalan mulus tanpa gangguan berarti". Dalam konteks penggunaan jangka panjang, ini penting karena menjamin ponsel tetap terasa gesit bahkan setelah banyak aplikasi dan notifikasi menumpuk.

AspekKesan PenggunaanCatatan Pengguna
Desain & bobotTipis, ringan, nyaman digenggam lama.Cocok pengguna yang sering memakai ponsel satu tangan.
LayarSuper AMOLED, refresh rate 120 Hz.Scroll halus, enak untuk konten dan game kasual.
AntarmukaOne UI 8.5 halus dan responsif.Rasa mendekati flagship, animasi konsisten.
MultitaskingLancar pol untuk aplikasi harian.Jarang terasa lag untuk kerja dan sosmed.

Kamera Video Makin Matang, Baterai Tahan Lama, Gaming Masih Berjarak

Di sektor kamera, Galaxy A57 memperlihatkan peningkatan yang terasa setelah beberapa waktu pemakaian, terutama untuk perekaman video. Transisi saat berpindah dari ultrawide ke kamera utama hingga lensa zoom kini lebih halus di resolusi HD, Full HD, dan UHD, membuat hasil video terlihat lebih natural dan profesional. Dalam kondisi minim cahaya, noise relatif terkendali dan detail tetap terjaga, meski pengolahan highlight masih tertinggal dibanding flagship premium. Untuk foto, dynamic range baik, namun sesekali noise muncul di area langit atau warna seragam. Baterai tahan lama menjadi poin positif lain: setelah satu bulan pengujian awal, daya tahan baterai dinilai awet dan konsisten untuk pemakaian harian. Sayangnya, performa gaming A57 masih menjadi batasan: pada Genshin Impact rata-rata 37–45 FPS di pengaturan medium, sementara pengujian lain menunjukkan 50–60 FPS yang tetap playable. Pada Mobile Legends, frame rate dapat turun hingga sekitar 80 FPS saat team fight ramai meski mode 90 FPS tersedia.

Nilai Jangka Panjang dan Posisi di Tengah Rival Mid-Range

Saat pertama rilis, banyak yang menilai Galaxy A57 kurang menarik karena harga lebih tinggi membuat Exynos 1680 terasa biasa saja. Namun setelah harga Galaxy A57 turun ke sekitar Rp6 jutaan, paket fitur yang sama kini tampak jauh lebih kompetitif dibanding rival mid-range lain. Chipset dengan skor AnTuTu sekitar 1,3 juta memberi performa harian yang kuat, cukup untuk multitasking, sosmed, dan sebagian besar game populer, meski bukan yang tercepat di kelasnya. Seorang kreator gadget menyebut, "awal rilis banyak yang bilang handphone ini enggak menarik, tapi setelah 6 bulan rilis, Hp ini justru lebih menarik daripada rivalnya". Di pasar yang mulai dibanjiri ponsel gaming-sentris dan kamera-sentris, Galaxy A57 mengambil posisi sebagai pilihan seimbang: bukan raja performa, bukan kamera terbaik, tapi kombinasi semua aspek plus harga turun membuatnya layak dipertahankan bagi banyak pengguna, kecuali mereka yang sudah mulai merasa dibatasi pada sisi gaming atau butuh lompatan kamera setara flagship.

Buy if / Skip if

  • Buy the Galaxy A57 if kamu mencari ponsel all‑rounder dengan layar AMOLED 120 Hz, desain tipis, dan baterai tahan lama untuk penggunaan harian.
  • Skip the Galaxy A57 if fokus utamamu adalah performa gaming berat jangka panjang dengan frame rate stabil di pengaturan grafis tinggi.
  • Buy the Galaxy A57 if kamu mengutamakan pengalaman One UI 8.5 yang halus, animasi rapi, dan rasa mendekati flagship tanpa harus bayar harga flagship.
  • Skip the Galaxy A57 if kamu menuntut kualitas foto dan pengolahan highlight setara ponsel flagship premium, terutama untuk pekerjaan konten profesional.
  • Buy the Galaxy A57 if kamu ingin memanfaatkannya setelah harga turun ke kisaran Rp6 jutaan sehingga paket fitur terasa lebih sepadan dengan biaya.
  • Skip the Galaxy A57 if kamu sudah punya ponsel mid‑range dengan performa gaming lebih tinggi dan tidak tertarik mengorbankan FPS demi kenyamanan antarmuka.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!