Debut Changan: 1.120 SPK dan Sinyal Serius di Pasar EV
Changan GIIAS 2026 adalah debut pertama merek ini di Gaikindo Indonesia International Auto Show dengan fokus kuat pada SUV dan mobil listrik, yang langsung menghasilkan 1.120 surat pemesanan kendaraan serta menunjukkan respons pasar yang mengejutkan untuk pemain baru.
Kunci utama dari angka 1.120 SPK ini bukan sekadar banyaknya pemesanan mobil listrik, tetapi kecepatan Changan mengerti apa yang dicari pengunjung pameran: desain menarik, kabin nyaman, teknologi modern, dan performa yang meyakinkan. Debut Changan Indonesia di GIIAS ini jelas bukan pemanasan, melainkan pernyataan bahwa mereka siap masuk ke segmen elektrifikasi dengan strategi yang sudah matang. Lebih dari 35.000 pengunjung mendatangi stan Changan dan lebih dari 1.500 orang melakukan test drive, angka yang menunjukkan rasa ingin tahu yang berubah menjadi minat nyata. Angka-angka ini mengisyaratkan bahwa pasar siap menerima pemain baru, selama produk dan pesan yang dibawa tepat sasaran.

Nevo Q05 Listrik: 876 SPK dan Dominasi SUV EV
Nevo Q05 listrik adalah bintang utama debut Changan: SUV listrik ini meraih 876 SPK atau sekitar 78% dari total pemesanan, menjadikannya tulang punggung pencapaian Changan di GIIAS 2026. Untuk sebuah model yang baru pertama kali diperkenalkan ke publik, angka ini adalah sinyal kuat bahwa SUV listrik dengan desain modern dan fitur lengkap mulai menjadi pilihan arus utama, bukan lagi produk eksperimen.
Dominasi Nevo Q05 listrik dalam pemesanan mobil listrik menunjukkan dua hal penting. Pertama, format SUV masih menjadi bentuk paling aman untuk membangun kepercayaan konsumen pada teknologi baru. Kedua, strategi harga, fitur, dan positioning yang tampak dirancang untuk keluarga muda dan pengguna urban berpenghasilan menengah ke atas, terasa pas dengan ekspektasi pengunjung GIIAS. Tidak berlebihan jika dikatakan, “Nevo Q05 menyumbang 876 SPK atau sekitar 78 persen dari total pemesanan Changan selama GIIAS 2026.” Data ini mengukuhkan Nevo Q05 sebagai wajah utama debut Changan Indonesia.
Strategi Multi-Model: Deepal S05, S07 Prime, dan Lumin
Kesuksesan Changan di GIIAS 2026 bukan hanya soal satu model. Deepal S05 menyumbang 115 SPK dan menawarkan dua teknologi elektrifikasi sekaligus: BEV dan REEV. Menariknya, 69% pemesanan Deepal S05 adalah varian BEV, sementara 31% memilih REEV, mengindikasikan bahwa konsumen mulai percaya dengan mobil listrik murni, namun tetap ada kelompok yang merasa aman dengan opsi range extender.
Di atas itu, Deepal S07 dan Lumin bersama-sama mengumpulkan 129 SPK. Deepal S07 hadir sebagai SUV listrik bergaya tech-sporty dengan kabin berkonsep Luxury Yacht, diperkuat lagi dengan peluncuran varian Deepal S07 Prime yang menegaskan citra lebih tangguh dan sporty. Sementara Lumin mengambil posisi sebagai mobil listrik kompak dengan desain khas lampu "Moon Eyes" untuk mobilitas perkotaan. Kombinasi SUV listrik, model REEV, dan city EV ini menunjukkan bahwa strategi Changan bukan satu produk hero, melainkan portofolio yang menutup beberapa kebutuhan mobilitas sekaligus.
Mengapa Strategi Changan Berhasil Menyentuh Konsumen
Respons positif pengunjung terhadap jajaran Changan menunjukkan bahwa strategi penetrasi mereka efektif: banyak model, fokus pada SUV listrik, dan pengalaman langsung melalui test drive. CEO Changan Indonesia menyebut bahwa konsumen kini menilai kendaraan elektrifikasi dari desain, kenyamanan kabin, teknologi, performa, dan kelengkapan fitur, bukan sekadar isu hemat energi. Changan menjawabnya dengan kombinasi desain modern, nuansa premium di beberapa model, serta narasi teknologi yang mudah diterima pengunjung booth.
Lebih dari 1.500 sesi test drive dan puluhan ribu pengunjung stan menunjukkan bahwa rasa penasaran berhasil diubah menjadi pengalaman nyata. Di titik ini, debut Changan Indonesia di GIIAS tidak lagi bisa disebut uji coba—ini adalah validasi bahwa strategi produk dan komunikasi mereka selaras dengan selera pengunjung pameran. “GIIAS 2026 menjadi momentum penting bagi perjalanan Changan… Pencapaian di GIIAS 2026 menjadi awal yang sangat baik,” ujar Setiawan Surya. Pernyataan ini masuk akal jika melihat data SPK dan komposisi produk yang terbukti menarik minat pemesanan mobil listrik.
Langkah Lanjut: GIIAS the Series dan Taruhan Jangka Panjang
Pameran GIIAS di Jakarta baru langkah pertama. Changan sudah menegaskan akan melanjutkan partisipasi di GIIAS the Series ke Surabaya, Bandung, Semarang, dan Bali. Ini menunjukkan strategi jangka panjang yang tidak hanya mengejar angka SPK di satu kota, tetapi membangun kehadiran merek dan memperluas basis pengguna melalui edukasi langsung di berbagai wilayah.
Ke depan, tantangan Changan adalah menjaga momentum setelah euforia pameran: memastikan pemesanan mobil listrik tersebut berujung pada pengiriman, layanan purna jual, dan infrastruktur pendukung yang memadai. Namun jika melihat cara mereka mengemas debut Changan GIIAS 2026—dari Nevo Q05 listrik sebagai ikon, Deepal S07 Prime sebagai penguat citra sporty, hingga portofolio lengkap BEV dan REEV—Changan sudah menempatkan diri sebagai pemain serius di peta elektrifikasi lokal. Jika konsistensi layanan mengikuti, debut ini berpotensi menjadi fondasi kuat untuk mengubah minat sesaat menjadi loyalitas jangka panjang.






