Verdik Singkat: Upgrade Nyata, Bukan Revolusi
Galaxy Z Fold 8 Ultra adalah ponsel layar lipat premium dengan teknologi Flex Titanium dan engsel Samsung baru yang dirancang untuk mengurangi visibilitas lipatan layar, menghadirkan pengalaman visual yang lebih mendekati layar datar sekaligus mempertahankan bentuk lipat yang ringkas untuk produktivitas dan hiburan tingkat lanjut. Di harga mulai Rp 34 jutaan untuk lini Z Fold 8 di pasar tertentu, perangkat ini memang bukan untuk semua orang. Dari pengujian sehari penuh oleh beberapa reviewer, jawabannya jelas: ini adalah peningkatan besar bagi pengguna Z Fold 7, tetapi belum layak disebut layar lipat tanpa bekas. Lipatan Galaxy Z Fold 8 Ultra lipatan-nya jauh lebih samar, namun masih terlihat di kondisi tertentu dan terasa jelas saat jari menggeseknya. Jadi, ini upgrade rasional untuk penggemar foldable, bukan solusi bagi mereka yang alergi lipatan.

Teknologi Flex Titanium dan Engsel Baru: Apa yang Berubah?
Kunci klaim Samsung soal pengurangan lipatan ada pada kombinasi teknologi Flex Titanium dan sistem Armor FlexHinge. Engsel Samsung baru ini memakai film paduan titanium, pelat titanium, dan lubang berpola mikro untuk menekan struktur di bawah panel. Desain ini juga menghilangkan celah udara antara panel OLED dan pelat pendukung, sehingga permukaan layar terasa lebih solid dan lebih mendekati kaca ponsel biasa. Dalam pemakaian, efeknya terasa: saat layar menyala dan digunakan di ruangan dengan pencahayaan normal, lipatan tampak jauh lebih rata dan sulit ditangkap mata sekilas. Namun harus diingat, fokus desain di sini adalah mengurangi tampilan lipatan, bukan menghapus struktur fisiknya. Itu sebabnya, meski teknologi Flex Titanium membantu, sensasi tonjolan dan cekungan di area lipatan masih bertahan.
Kelebihan utama
- Visibilitas lipatan berkurang signifikan dibanding Z Fold 7, terutama saat layar menyala.
- Layar terasa lebih seperti kaca pada ponsel konvensional berkat hilangnya celah udara.
- Engsel Armor FlexHinge dan teknologi Flex Titanium membuat layar lipat tampak lebih rata.
Kekurangan utama
- Lipatan Galaxy Z Fold 8 Ultra lipatan belum sepenuhnya hilang dan masih terlihat di kondisi tertentu.
- Sensasi tonjolan dan cekungan di area lipatan masih hampir sama dengan Z Fold 7.
- Rentang sudut saat ponsel dibiarkan setengah terbuka lebih sempit dibanding Fold 7.

Seberapa Jauh Lipatan Berkurang Dibanding Z Fold 7?
Dari sisi tampilan, ada lompatan yang mudah dirasakan. Perbandingan langsung menunjukkan lipatan pada Galaxy Z Fold 8 Ultra jauh lebih sulit dilihat sekilas dibanding Z Fold 7 yang lipatannya masih cukup menonjol di tengah layar. Dalam kondisi normal, banyak pengguna akan merasa lipatan hampir tidak tampak. Saat layar menyala dan tidak berada tepat di bawah cahaya langsung, ilusi layar lipat tanpa bekas cukup meyakinkan: konten tidak lagi terasa “terbelah” seperti generasi sebelumnya. Namun begitu Anda berdiri di bawah lampu terang, mematikan layar, atau memiringkan sudut pandang, garis lipatan kembali muncul, meski lebih samar. Gelombang di area tengah juga masih ada, tetapi tidak separah Z Fold 7 yang sebelumnya bisa mengganggu tampilan konten di lingkungan terang. Kutipan penting di sini: "klaim bahwa lipatan tersebut telah sepenuhnya hilang ternyata tidak akurat".
Pengalaman Menggunakan: Mata Lebih Puas, Jari Masih Protes
Masalah Galaxy Z Fold 8 Ultra lipatan terbagi dua: apa yang terlihat dan apa yang terasa. Dari sisi visual, kombinasi layar 3.000-nit dan lapisan anti-reflektif baru membantu membuat lipatan menghilang di banyak skenario pemakaian sehari-hari. Namun, saat jari Anda menggesek bagian tengah, cerita berubah. Reviewer melaporkan pola tonjolan–cekungan–tonjolan yang hampir identik dengan Galaxy Z Fold 7, tanpa perbaikan berarti di aspek sentuhan. Ini menunjukkan bahwa meski teknologi Flex Titanium diklaim baru, struktur di bawah panel layar belum banyak berubah. Dampaknya tergantung cara Anda memegang ponsel: bila dipakai mode lanskap dengan lipatan membentang kiri–kanan, ibu jari akan sering melintasi lipatan; jika lipatan membentang atas–bawah, gangguan terasa lebih ringan. Untuk pengguna yang sensitif dengan perubahan tekstur layar, ini bisa menjadi faktor penentu beli atau tidak.
Engsel, Sudut Lipat, dan Nilai Beli Secara Menyeluruh
Engsel Samsung baru membawa konsekuensi lain selain pengurangan lipatan. Z Fold 8 Ultra masih bisa dipertahankan terbuka, tetapi pada rentang sudut yang lebih sempit dibanding Fold 7, sementara Z Fold 8 reguler malah tidak bisa dikunci di berbagai sudut. Untuk pengguna yang hobi menonton video di meja atau sering video call tanpa stand, ini penurunan fleksibilitas yang terasa. Di sisi lain, pengalaman layar besar tetap mengesankan, apalagi teknologi layar lipat tanpa bekas secara visual sudah jauh lebih dekat ke harapan, walaupun belum sempurna. Dengan posisi sebagai ponsel lipat premium yang harganya mulai Rp 34 jutaan untuk seri Z Fold 8 di beberapa pasar, perangkat ini menyasar pengguna yang ingin menutup mata terhadap sedikit kompromi fisik demi layar raksasa, performa kelas atas, dan ekosistem yang terus diperluas.
- Buy the Galaxy Z Fold 8 Ultra if Anda pengguna Z Fold 7 yang menginginkan pengurangan lipatan layar yang jelas terlihat sehari-hari.
- Skip the Galaxy Z Fold 8 Ultra if Anda berharap pada layar lipat tanpa bekas yang benar-benar tidak terlihat di kondisi apa pun.
- Buy the Galaxy Z Fold 8 Ultra if Anda lebih peduli pada tampilan visual layar besar ketimbang rasa tonjolan saat jari menggesek lipatan.
- Skip the Galaxy Z Fold 8 Ultra if Anda sering memakai mode flex di banyak sudut, karena rentang sudut engsel lebih sempit daripada Fold 7.
- Buy the Galaxy Z Fold 8 Ultra if Anda siap membayar harga seri Z Fold 8 yang mulai Rp 34 jutaan demi teknologi engsel Samsung baru dan Flex Titanium.
- Skip the Galaxy Z Fold 8 Ultra if sensasi tonjolan–cekungan di tengah layar berpotensi mengganggu produktivitas dan kenyamanan penggunaan Anda.



