Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Merek Pelumas Dekati Komunitas: Dari Custom Show hingga Mechanic Olympic

Merek Pelumas Dekati Komunitas: Dari Custom Show hingga Mechanic Olympic
Minat|Perawatan Mobil Bensin

Pelumas Bukan Lagi Sekadar Produk, Tapi Pengalaman Komunitas

Merek pelumas engagement adalah strategi di mana produsen oli membangun kedekatan emosional dan fungsional dengan pengguna lewat komunitas otomotif custom, aktivitas riding, sampai pelatihan mekanik bengkel, bukan hanya melalui iklan massal, sehingga brand loyalty otomotif terbentuk dari pengalaman nyata, dialog dua arah, dan reputasi kualitas di mata penggemar dan pelaku teknis yang berinteraksi langsung dengan kendaraan mereka. Pergerakan sejumlah merek pelumas beberapa bulan terakhir menunjukkan satu hal: era brosur dan iklan satu arah sudah mendekati batas efektifnya. Pelumas kini diposisikan sebagai bagian dari gaya hidup dan ekosistem otomotif, bukan sekadar cairan di dalam mesin. Motul turun langsung ke ajang Indonesian Custom Show di Jogja Expo Center (JEC) untuk menyapa komunitas dan pencinta otomotif, memperkenalkan lini Motorcycle Oil (MCO) dan Passenger Car Motor Oil (PCMO) sambil menggelar promo di lokasi acara. Repsol memilih merangkul Gen Z lewat pengalaman riding dan komunitas. United Oil berinvestasi pada kapabilitas mekanik sebagai ujung tombak bengkel. Polanya jelas: engagement didahulukan, penjualan mengikuti.

Motul: Menguji Pelumas di Tengah Budaya Custom

Keikutsertaan Motul di Indonesian Custom Show di JEC bukan sekadar pasang booth; ini adalah pernyataan bahwa pelumas ingin diuji di jantung budaya modifikasi, bukan di ruang rapat pemasaran. Komunitas otomotif custom adalah ruang tempat kepercayaan dibangun lewat obrolan bengkel, testimoni antar pemilik, dan hasil nyata di jalan. Dengan menghadirkan jajaran MCO dan PCMO langsung di outdoor area, Motul memposisikan diri sebagai bagian dari percakapan teknis dan estetika kendaraan, bukan tamu asing yang hanya membawa brosur. Motul juga menambahkan lapisan taktis: pengguna yang bertransaksi minimal Rp 200.000 mendapatkan diskon 20 persen untuk merchandise kolaborasi Von Dutch x Motul. Kutipan yang layak dicermati di sini: "Keberadaan Motul di Indonesian Custom Show 2026 juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus membangun interaksi dengan para pencinta otomotif". Program bundling oli dengan T-shirt gratis dan racing line berhadiah apparel bukan sekadar gimmick; ini upaya membuat pelumas menjadi identitas yang dikenakan, bukan hanya produk di rak bengkel. Engagement-nya emosional dan visual sekaligus.

Repsol dan Gen Z: Cerita, Ride, dan Loyalitas Jangka Panjang

Repsol Lubricants meraih Marketeers Youth Choice Award karena satu hal yang kerap diabaikan brand teknik: kemampuan bercerita kepada generasi muda dan menjadikannya relevan. Gen Z tidak terpikat oleh spesifikasi oli yang panjang tanpa konteks. Mereka tertarik pada narasi perjalanan, komunitas riders, dan bagaimana pelumas menyatu dengan mobilitas harian. Melalui Bentang Cerita: Repsol Ride Story, brand ini mengajak anak muda, komunitas, dan local creators mengekplorasi kota, budaya, dan cerita di 12 chapter perjalanan sepanjang tahun, delapan di antaranya sudah terlaksana. Strategi merek pelumas engagement Repsol berangkat dari pandangan bahwa Gen Z bukan “target market”, tetapi komunitas yang perlu diajak tumbuh bersama. Produk seperti MXR Matic Series dan MXR Plus Series dirancang untuk mobilitas anak muda yang aktif, dengan perlindungan mesin dan performa untuk aktivitas sehari-hari. Dengan menggabungkan oli yang cocok dengan gaya hidup riding dan pengalaman komunitas yang autentik, Repsol membangun brand loyalty otomotif yang jauh lebih tahan lama daripada sekadar diskon musiman. Penghargaan Youth Choice Award menjadi validasi bahwa pendekatan community-driven ini sedang berada di jalur yang tepat.

United Oil: Mengunci Kepercayaan Lewat Kompetensi Mekanik

Jika Motul dan Repsol bermain di ranah komunitas pengguna, United Oil menembak sisi lain ekosistem: pelatihan mekanik bengkel. Mechanic Olympic di Batam diikuti 33 mekanik dari berbagai wilayah Sumatera, dengan materi PCMO dan MCO yang dirancang agar langsung bisa diterapkan dalam operasi bengkel harian. Pendekatan ini lebih sunyi daripada event custom atau riding story, tetapi dampak jangka panjangnya bisa lebih besar. Mekanik adalah kurator pelumas di mata konsumen; rekomendasi mereka sering lebih dipercaya daripada iklan. United Oil menggabungkan teori Technical Service dan Periodic Maintenance untuk mobil, serta Technical Knowledge dan Workshop Safety untuk motor, lalu mengujinya lewat ujian tertulis dan praktik langsung. Semangat "Turning Technical Knowledge into Practical Expertise" menjelaskan niat brand: mengubah pengetahuan menjadi keahlian yang mempermudah diagnosis dan penanganan kendaraan di lapangan. Head of Marketing United Oil menegaskan bahwa peningkatan kapasitas mekanik adalah investasi penting bagi ekosistem otomotif. Strategi ini sangat masuk akal; loyalitas merek pelumas akan menguat bila mekanik merasa yakin dan kompeten menggunakan serta merekomendasikan produk tersebut.

Dari Marketing Tradisional ke Pendekatan Komunitas

Tiga contoh tadi menggambarkan satu pergeseran yang tidak bisa diabaikan: merek pelumas engagement bergeser dari kampanye tradisional menuju pendekatan komunitas yang menyentuh pengguna dan pelaku teknis dari berbagai sisi. Motul hadir di Indonesian Custom Show untuk menyatu dengan kultur modifikasi dan memberi pengalaman langsung pada penggemar otomotif. Repsol merajut cerita bersama Gen Z tanpa menggurui, menjadikan produk bagian dari perjalanan dan aktivitas riding mereka. United Oil menata fondasi teknis lewat pelatihan mekanik bengkel yang terstruktur dan berujung pada kemampuan praktis. Pendekatan community-driven ini sebetulnya mengakui realitas baru pasar: konsumen muda dan teknisi bengkel tidak mau lagi hanya menjadi sasaran iklan. Mereka menuntut dialog, bukti di lapangan, dan kesempatan terlibat. Brand loyalty otomotif di masa depan akan dimenangkan oleh merek yang konsisten hadir di ruang komunitas, membantu menyelesaikan masalah nyata, dan menjadikan pelumas bukan hanya cairan pelindung mesin, tetapi bagian dari identitas dan perjalanan hidup para penggunanya. Yang tidak ikut bergeser, berisiko digantikan oleh merek yang berani turun ke arena.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!