KuybeliKuybeli

One UI 9 Bawa Fitur Baru di Galaxy Z Fold 8: Cara Memaksimalkan Google Search Bar dan Widget

One UI 9 Bawa Fitur Baru di Galaxy Z Fold 8: Cara Memaksimalkan Google Search Bar dan Widget
Minat|Menguasai Ponsel Anda

Sekilas One UI 9 di Galaxy Z Fold 8: Apa yang Berubah?

One UI 9 adalah antarmuka berbasis Android 17 yang menjadi software bawaan di Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8, menghadirkan perubahan pada Quick Panel, fitur Activity Dashboard untuk aktivitas AI, serta berbagai peningkatan pengalaman penggunaan ponsel lipat sehari-hari.

Kalau kamu baru mengambil Galaxy Z Fold 8, kamu sudah langsung memakai One UI 9 versi stabil tanpa perlu update tambahan. Itu berarti banyak fitur baru siap dipakai begitu perangkat dinyalakan pertama kali. Fokus utama buat pengguna ponsel lipat adalah kemudahan akses di layar utama, pengelolaan panel cepat, dan integrasi fitur-fitur AI. Salah satu perubahan yang paling terasa adalah cara kamu berinteraksi dengan homescreen: sekarang ada Google Search bar Samsung bawaan, dan opsi customisasi yang lebih kaya untuk elemen antarmuka seperti Quick Panel. Buat kamu yang suka multitasking di layar besar Fold, kombinasi ini membuat pengalaman harian lebih ringkas dan kurang berantakan.

One UI 9 Bawa Fitur Baru di Galaxy Z Fold 8: Cara Memaksimalkan Google Search Bar dan Widget

Mengenal Google Search Bar Bawaan di One UI 9

Salah satu One UI 9 fitur baru yang paling berguna di Galaxy Z Fold 8 adalah Google Search bar bawaan di layar utama. Sebelumnya, kalau ingin akses cepat ke pencarian Google, kamu harus menambahkan widget manual dan mengatur posisinya sendiri. Sekarang, Samsung menambahkan opsi resmi di One UI Home yang membuat bilah pencarian muncul permanen di homescreen, mirip dengan pendekatan di perangkat Pixel.

Keuntungannya sederhana tapi terasa: setiap kali kamu membuka ponsel, kolom pencarian selalu siap dipakai tanpa perlu geser halaman atau memanggil Google dari dock aplikasi. Menurut salah satu sumber, fitur ini "memberikan akses cepat ke pencarian Google langsung dari homescreen" dan menghapus kebutuhan menambahkan widget Google Search secara manual. Saat ini, Google Search bar Samsung ini baru hadir di Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra dengan One UI 9 stabil, sementara perangkat lain masih menunggu giliran. Kalau kamu banyak mencari informasi, mengetik alamat web, atau memulai perintah suara dari Google, bilah ini akan jadi salah satu fitur yang paling sering kamu pakai.

Langkah Mengaktifkan Google Search Bar di Galaxy Z Fold 8

Mengaktifkan Google Search bar bawaan di One UI 9 tidak rumit, tapi ada satu titik yang sering terlewat: semua pengaturannya ada di One UI Home, bukan di menu widget. Ikuti urutan ini dan kamu akan mendapat bilah pencarian penuh di atas dock aplikasi favorit setiap kali membuka homescreen.

  1. Dari homescreen Galaxy Z Fold 8, tekan dan tahan area kosong sampai menu pengaturan layar utama muncul.
  2. Masuk ke pengaturan One UI Home, lalu cari dan pilih opsi bertuliskan "Show search on home screen" untuk membuka halaman pengaturan terkait.
  3. Di dalam halaman tersebut, aktifkan toggle "Search" agar bilah Google Search ditampilkan di layar utama dengan lebar penuh di atas dock aplikasi favorit.
  4. Kembali ke homescreen dan pastikan Google Search bar sudah muncul; bila belum terlihat, cek lagi apakah kamu mengaktifkan opsi di menu One UI Home, bukan menambah widget dari menu widget.

Urutan di atas penting karena kalau langsung mencari widget Google, kamu akan bingung kenapa bilah bawaan tidak muncul; fitur ini memang disetel lewat toggle khusus di One UI Home, bukan lewat daftar widget. Begitu aktif, bilah akan mengambil lebar penuh di area atas dock, jadi perhatikan tata letak icon supaya tampilan tetap rapi di layar lipat yang besar.

Memanfaatkan Customisasi One UI: Quick Panel dan Widget

Selain Google Search bar, One UI 9 membawa peningkatan pada customisasi widget One UI melalui perubahan di Quick Panel yang kini menawarkan lebih banyak opsi pengaturan tata letak. Pada Galaxy Z Fold 8, ini terasa penting karena layar utama dan layar dalam yang besar butuh susunan tombol yang efisien; kamu tidak ingin menghabiskan waktu mencari Wi-Fi, Bluetooth, atau mode pesawat di panel yang berantakan. Lewat pengaturan, kamu dapat mengatur posisi tile, mengelompokkan fungsi yang sering dipakai, dan menyembunyikan yang jarang kamu sentuh.

Di sisi AI, One UI 9 juga mengenalkan AI Assistant Activity Dashboard yang menampilkan semua aktivitas AI dalam satu halaman. Buat pengguna Fold yang sering mengandalkan fitur AI untuk ringkasan, editing, atau tugas lain, dashboard ini memudahkan kamu memantau apa saja yang sedang dikerjakan AI tanpa berpindah-pindah aplikasi. Dari halaman ini, kamu bisa langsung menuju AI agent terkait untuk melihat konteks atau mengubah pengaturan. Kombinasi Quick Panel yang fleksibel dan Activity Dashboard membuat One UI 9 di Galaxy Z Fold 8 terasa lebih teratur: panel mengurus kontrol cepat, dashboard mengurus tugas pintar di belakang layar.

Penutup: Worth It untuk Pengguna Ponsel Lipat?

Kalau kamu memakai Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, atau Z Flip 8, kamu sudah memegang One UI 9 versi stabil dengan semua fitur barunya sejak keluar dari kotak. Dari sisi praktis, Google Search bar Samsung di homescreen mengurangi langkah untuk memulai pencarian, sementara customisasi Quick Panel membantu menjaga layar besar Fold tetap tertata rapi.

Yang patut diingat, beberapa fitur seperti Google Search bar bawaan ini masih diuji di perangkat lipat dan belum muncul di semua Galaxy lain dengan versi beta. Jadi kalau kamu ingin merasakan paket lengkap One UI 9 fitur baru, ponsel lipat generasi terbaru memang berada di posisi paling depan. Worth it atau tidak, tergantung seberapa sering kamu mengeksplor homescreen dan panel; tapi kalau kamu rajin memanfaatkan pencarian Google dan kontrol cepat, luangkan waktu beberapa menit untuk mengaktifkan dan merapikan semuanya—hasilnya terasa setiap hari.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!