Gambaran Umum: Dua Budget Phone dengan Karakter Berbeda
Perbandingan Samsung Galaxy A55 5G dan Galaxy A07s adalah pertarungan dua ponsel Android kelas terjangkau dengan pendekatan berbeda: satu mengandalkan layar AMOLED dan performa kuat, satunya fokus pada harga hemat, baterai besar, dan janji pembaruan software panjang untuk pemakaian jangka lama. Secara garis besar, Galaxy A55 5G cocok untuk pengguna yang mengutamakan kualitas layar, kecepatan, kamera, dan konektivitas modern seperti 5G dan NFC. Sementara Galaxy A07s lebih menyasar pengguna yang mencari budget phone terbaik dengan prioritas baterai awet dan update sistem operasi panjang, tetapi siap menerima kompromi pada performa, ketajaman layar, dan fitur konektivitas. Keputusan akhirnya sangat bergantung pada kebutuhan terhadap akses jaringan 5G atau stabilitas ekosistem perangkat lunak dalam beberapa tahun ke depan.
| Spec | Galaxy A55 5G | Galaxy A07s |
|---|---|---|
| Teknologi layar | Super AMOLED FHD+ 120Hz, 403 ppi, HDR10+, Gorilla Glass Victus | PLS LCD HD+ 90Hz, 262 ppi, glass front generik |
| Chipset | Exynos 1480 4nm, AnTuTu ~1.004.527 (CPU 361.695, GPU 221.041) | MediaTek Helio G99+ 6nm, SoC ~255.902 (CPU 212.507, GPU 43.395) |
| RAM & storage | 8 GB LPDDR4X + UFS 3.1 (lebih cepat) | 4/6 GB + storage eMMC kelas bawah (lebih lambat) |
| Kamera utama | 50 MP dengan OIS + 13 MP ultrawide + 5 MP makro, video 4K, fitur Pro & Night Mode | 50 MP wide + auxiliary lens, tanpa ultrawide, tanpa OIS, video maksimal 1080p |
| Kamera selfie | 32 MP Sony IMX616 | 8 MP |
| Baterai & charging | 5.000 mAh, pengisian 25W, skor DxOMark baterai 121 | 5.000 mAh, pengisian 25W (belum ada skor resmi) |
| Konektivitas | 5G, WiFi 6, Bluetooth 5.3 dengan codec hi-res, NFC, eSIM, MST, GNSS lengkap | LTE saja, WiFi 5, Bluetooth 5.3 tanpa codec hi-res, tanpa NFC, tanpa eSIM, GNSS lebih terbatas |
| Software & update | Android 14, janji 3 update OS + 4 tahun patch keamanan | Android 16, janji hingga 6 update OS mayor (terpanjang di kelas entry) |

Layar AMOLED vs LCD: Pengaruh Nyata ke Pengalaman Harian
Jika fokus utama Anda adalah layar, Galaxy A55 5G menang telak. Layar Super AMOLED 6,6 inci FHD+ dengan 403 ppi, refresh rate 120Hz, HDR10+, Always-On Display, dan Gorilla Glass Victus memberi kualitas visual setara ponsel kelas menengah atas. Warna lebih kontras, hitam pekat, dan teks terlihat sangat tajam, nyaman untuk membaca, scrolling media sosial, atau menonton film panjang. Sebaliknya, Galaxy A07s hanya dibekali PLS LCD 6,7 inci resolusi 720x1600 dengan densitas 262 ppi dan refresh 90Hz. Selisih 141 ppi bukan sekadar angka: tulisan di A07s akan tampak kurang halus, dan warna terasa lebih pucat. Di sisi ketahanan, Victus pada A55 juga lebih tahan gores dan benturan dibanding glass front generik A07s. Jadi, untuk pengguna yang peduli kualitas layar dan kenyamanan mata, A55 5G jauh lebih layak dibeli daripada A07s.
Performa, Kamera, dan Konektivitas: Dunia yang Berbeda
Perbedaan performa antara Exynos 1480 di Galaxy A55 5G dan Helio G99+ di Galaxy A07s sangat besar. Exynos 1480 4nm mencetak skor AnTuTu 10 sekitar 1.004.527, cukup untuk gaming 60fps di pengaturan medium-high. Sementara Helio G99+ hanya menghasilkan skor sekitar 255.902, dengan GPU yang bahkan tidak sampai seperlima kekuatan GPU A55. Implikasinya, A07s akan cepat kewalahan saat membuka banyak aplikasi atau memainkan game berat, sedangkan A55 masih sanggup menjalankan game AAA mobile di pengaturan menengah. Dari sisi kamera, A55 membawa setup 50MP dengan OIS, 13MP ultrawide, 5MP makro, video 4K, Night Mode, dan fitur Pro yang serius. A07s hanya punya 50MP wide dengan auxiliary lens, tanpa ultrawide dan tanpa OIS, serta video mentok di 1080p. Untuk fotografi malam dan video stabil, A55 kembali unggul jauh. Di konektivitas, A55 mendukung 5G, WiFi 6, NFC, eSIM, dan GNSS lengkap, sedangkan A07s terbatas pada LTE, WiFi 5, tanpa NFC dan tanpa eSIM.
Nilai Uang dan Software: Budget Phone Terbaik untuk Siapa?
Di segmen ponsel pintar kelas terjangkau, persaingan makin ketat dan konsumen dituntut lebih cermat menilai nilai uang. Galaxy A55 5G jelas bukan yang termurah, tetapi menawarkan paket seimbang: layar AMOLED premium, performa kuat, kamera matang, konektivitas lengkap, dan build berkualitas aluminium dengan rating IP67. Ini membuatnya terasa seperti investasi yang masuk akal bagi pengguna yang ingin ponsel nyaman dipakai 4–5 tahun ke depan. Menariknya, dari sisi software, Galaxy A07s justru menjanjikan hingga 6 update OS mayor, terpanjang di kelas entry. Namun dukungan software panjang di hardware lemah (Helio G99+, RAM 4GB, storage eMMC) tidak otomatis membuat pengalaman pemakaian bertahun-tahun tetap mulus. Di sisi lain, sumber lain menegaskan bahwa kapasitas RAM besar tidak serta-merta menjamin semua game berjalan lebih lancar, karena optimasi, suhu, dan jaringan juga berperan. Harga di marketplace pun fluktuatif dan bergantung promo, sehingga Anda perlu membandingkan dengan teliti sebelum membeli.
Buy if / Skip if
- Buy the Galaxy A55 5G if Anda mengutamakan layar AMOLED tajam, performa kencang, kamera lengkap, dan konektivitas 5G dengan NFC untuk pemakaian jangka panjang.
- Skip the Galaxy A55 5G if anggaran Anda sangat ketat dan lebih memilih ponsel jauh lebih murah meski harus mengorbankan kualitas layar, performa, dan fitur konektivitas modern.
- Buy the Galaxy A07s if Anda mencari budget phone terbaik dengan baterai besar dan janji update OS panjang, serta tidak membutuhkan 5G, NFC, atau kamera canggih.
- Skip the Galaxy A07s if Anda sering bermain game berat, menonton konten berkualitas tinggi, atau mengandalkan pembayaran digital dan konektivitas 5G dalam aktivitas sehari-hari.
- Skip the Galaxy A07s if Anda menginginkan pengalaman fotografi malam dan video stabil yang mendekati kelas menengah, karena ketiadaan OIS, ultrawide, dan 4K akan terasa membatasi.







