Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Jennie BLACKPINK Eksplorasi Emosi Lewat ‘Someone to Hold’ untuk Steps

Jennie BLACKPINK Eksplorasi Emosi Lewat ‘Someone to Hold’ untuk Steps
Minat|Penyanyi/Band Pop

‘Someone to Hold’: Definisi Singkat dan Kenapa Penting

‘Someone to Hold’ adalah lagu baru Jennie BLACKPINK yang menjadi bagian dari soundtrack film animasi musikal Netflix berjudul Steps, dirilis bersamaan dengan film dan album soundtrack resmi di berbagai platform musik digital, menandai langkah strategis Jennie memasuki ranah musik film yang sarat narasi emosional dan karakter kuat.

Inti penting dari Jennie BLACKPINK lagu baru ini bukan sekadar fakta bahwa ia mengisi soundtrack film, melainkan bagaimana ia memposisikan dirinya sebagai penyanyi yang berani keluar dari pola K-pop yang selama ini melekat. Jennie menyiapkan ‘Someone to Hold’ khusus untuk film animasi Steps, dengan cuplikan yang sudah bisa didengar di trailer utama. Keputusan ini mengirim pesan jelas: Jennie proyek solo tidak lagi terbatas pada rilisan album atau single, tetapi merambah medium cerita visual yang menuntut kedalaman emosi berbeda. Dalam konteks industri, ini adalah sinyal bahwa ia siap bermain di arena global yang menghubungkan musik pop, film, dan storytelling.

Dari Panggung K-pop ke Layar Netflix: Lompatan Artistik Jennie

Masuknya Jennie ke Someone to Hold Netflix bukan langkah kecil; ini adalah deklarasi bahwa ia ingin dibaca sebagai artis lintas medium, bukan sekadar idol grup. Ia mengaku sangat senang bisa bergabung dengan “keluarga Steps” dan menyebut pembuatan lagu pertamanya untuk film animasi sebagai pengalaman menyenangkan. Di sini, antusiasme itu penting: ia tidak datang sebagai bintang tamu yang numpang nama, tetapi sebagai kreator yang ingin menyatu dengan dunia cerita film tersebut.

Lagu yang dinyanyikan Jennie menjadi bagian dari empat lagu orisinal di soundtrack film Steps, semuanya ditulis dan diproduksi Justin Tranter, musisi yang pernah masuk nominasi Grammy Awards. Fakta bahwa ia berdiri berdampingan dengan nama-nama seperti Rose Gray, Amanda Seyfried, EMEI, dan Kris Bowers menunjukkan ambisi untuk bermain di liga yang sama dengan para pekerja musik film internasional. Ini memperluas spektrum Jennie proyek solo: dari panggung konser ke ruang bioskop dan platform streaming, dengan audiens yang mungkin belum pernah menyentuh K-pop sebelumnya.

Nuansa Emosional ‘Someone to Hold’ dan Ikatan Karakter Steps

Cuplikan Someone to Hold Netflix yang muncul di trailer utama memberi gambaran awal tentang arah musikal Jennie di proyek ini. Lagu tersebut digambarkan Justin Tranter sebagai musik pop dansa yang menghadirkan kegembiraan dan terinspirasi dari nuansa pop dansa klasik. Namun di balik ritme yang ceria, lagu ini memikul fungsi naratif: menggambarkan ikatan antara tiga karakter perempuan utama, Lilith, Margot, dan Cinderella.

Film Steps sendiri menawarkan versi baru kisah Cinderella, dengan dua saudari tiri—Lilith dan Margot—sebagai pusat cerita, yang lelah hidup di bawah bayang-bayang Cinderella dan mencuri tongkat sihir Ibu Peri untuk mengambil alih pesta kerajaan. Dalam konteks ini, Someone to Hold bukan sekadar lagu tema; ia menjadi medium empati yang menjahit ulang relasi “tokoh jahat” dan protagonis klasik. Pilihan Jennie untuk menyanyikan lagu yang menyorot solidaritas perempuan dalam cerita dongeng yang dibalik perspektifnya menunjukkan keberpihakan artistik: ia tertarik pada karakter dengan hati dan kepribadian kuat, seperti yang ia akui ketika mengatakan bahwa ia suka betapa banyak hati dan kepribadian yang dimiliki karakter-karakter Steps.

Pengalaman Penonton: Dari Trailer ke Rilisan Penuh

Secara praktis, publik sudah bisa mencicipi atmosfer Jennie BLACKPINK lagu baru ini lewat trailer utama Steps yang dirilis pada 15 Oktober, di mana cuplikan Someone to Hold disisipkan sebagai pengantar dunia film. Versi lengkapnya akan hadir bersama album soundtrack pada 20 November, bertepatan dengan penayangan perdana filmnya di platform streaming dan ketersediaan album di berbagai layanan musik digital. Sinkronisasi tanggal ini penting: penonton tidak perlu menunggu; begitu selesai menonton film, mereka bisa langsung kembali ke lagu dan mengulang pengalaman emosionalnya.

Album soundtrack Steps sendiri memuat empat lagu orisinal, semuanya dirilis pada hari yang sama dan siap diakses global. Dalam ekosistem streaming, ini memberi keuntungan ganda: penggemar Jennie bisa datang untuk Someone to Hold, lalu menemukan karya musisi lain di album yang sama, sementara penonton film yang jatuh cinta pada cerita Lilith, Margot, dan Cinderella dapat memperpanjang keterikatan mereka melalui lagu-lagu ini. Di titik ini, Jennie proyek solo berfungsi sebagai jembatan antara dunia K-pop dan penonton film animasi yang mungkin lebih akrab dengan nama-nama Hollywood.

Kesimpulan: Bab Baru Narasi Jennie di Luar Panggung

Someone to Hold bukan sekadar tambahan di daftar diskografi Jennie; ini adalah pernyataan arah karier. Dengan masuk ke soundtrack film Steps, ia menempatkan dirinya di persimpangan musik pop, film animasi, dan storytelling emosional. Ia menyebut dirinya bahagia bisa menjadi bagian kecil dari dunia Steps dan berharap penonton menikmati film dan lagunya sebagaimana ia menikmati proses tersebut. Pernyataan ini terdengar sederhana, tetapi mengandung pesan: ia ingin terhubung bukan hanya sebagai idol, melainkan sebagai pendongeng.

Ketika film Steps dan album soundtrack-nya dirilis serentak pada 20 November di berbagai platform digital, Jennie BLACKPINK lagu baru ini akan diuji langsung oleh publik global. Apakah penonton akan melihatnya sebagai langkah berani atau sekadar eksperimen sampingan, itu urusan waktu. Namun satu hal jelas: dengan Someone to Hold Netflix, Jennie menunjukkan bahwa ia siap meminjamkan suaranya untuk cerita yang lebih luas dari panggung konser—cerita tentang saudari tiri yang menuntut ruang, tentang ikatan perempuan, dan tentang kebutuhan manusia paling dasar: memiliki seseorang untuk digenggam.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!