Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Rekor Memasak Massal dan Idol K‑Pop: Resep Buzz Baru Brand Pangan

Rekor Memasak Massal dan Idol K‑Pop: Resep Buzz Baru Brand Pangan
Minat|Memasak

Era Baru Marketing Pangan: Dari Dapur Raksasa ke Layar YouTube

Strategi marketing pangan modern adalah pendekatan terpadu yang menggabungkan event marketing kuliner berskala besar, kampanye pangan viral di media sosial, dan celebrity endorsement makanan untuk membangun brand awareness pangan sekaligus menciptakan kedekatan emosional dengan konsumen melalui pengalaman memasak, makan, dan berbagi cerita yang terasa sebagai bagian dari keseharian mereka. Event memasak massal dan kampanye digital dengan figur populer bukan lagi pemanis komunikasi, tapi tulang punggung taktik promosi. Brand tidak hanya menjual rasa; mereka menjual momen, kebersamaan, dan identitas gaya hidup. Karena itu, rekor MURI memasak dan video iklan yang menembus puluhan juta views menjadi KPI baru yang diburu. Pertanyaannya: apa yang membuat pendekatan spektakuler ini begitu efektif, dan apa risiko jika semua pemain ikut-ikutan menyalakan kompor dan kamera sekaligus?

Kampanye Shin Ramyun x aespa: Viral Bukan Kebetulan

Perusahaan makanan dan mi instan Nongshim mencatat tonggak penting ketika iklan global kedua Shin Ramyun bersama aespa menembus 100 juta tayangan di YouTube sekitar dua minggu setelah diluncurkan pada akhir Agustus, menjadi rekor kampanye terbaru mereka. Lebih tajam lagi, pencapaian ini terjadi dua kali lebih cepat dibanding kampanye pertama yang butuh waktu sekitar sebulan untuk menyentuh angka serupa. Ini bukan sekadar keberuntungan algoritma, melainkan hasil perencanaan kreatif yang menyatukan narasi sehari-hari dan daya tarik idol K‑Pop. Video dibuka dengan pernyataan bahwa rasa pedas adalah kebahagiaan, lalu bertaut ke empat kisah aktivitas memasak, berbelanja, bepergian, dan mengikuti kuis yang disusun dalam format omnibus. Dengan konsep makan sambil berbincang, Shin Ramyun diposisikan bukan sebagai mi instan, melainkan sebagai teman momen kecil yang menyenangkan.

Celebrity Endorsement Makanan: Dari Duta Global ke Cerita Sehari-hari

Kekuatan kampanye Shin Ramyun terletak pada cara mereka memanfaatkan celebrity endorsement makanan sebagai jembatan menuju kehidupan fans. aespa bukan hanya wajah di poster; mereka menjadi duta global merek sejak November tahun lalu dan dibawa masuk ke dapur, supermarket, kendaraan, hingga sesi kuis. Pada bagian kuis, para anggota ditanya kata lain yang berarti kebahagiaan dan menjawab, “SHIN”, mengikat brand langsung ke konsep emosi positif. Kampanye ini terdiri dari satu film utama dan 14 video pendek digital yang dirilis lintas wilayah, total 15 materi konten yang dirancang untuk berbagai feed dan durasi perhatian. Strateginya jelas: menjadikan ramen sebagai simbol kebersamaan yang bisa “ditumpangi” oleh identitas sang idol. Di sini engagement bukan hanya jumlah tayangan, tapi bagaimana fans mengadopsi cara makan, dialog, dan bahkan slogan ke dalam keseharian mereka.

Event Marketing Kuliner dan Rekor: Mengapa Format Spektakuler Menang

Baik kampanye Shin Ramyun maupun rekor memasak massal lain yang marak beberapa tahun terakhir berbagi prinsip yang sama: skala besar dan narasi kuat adalah magnet atensi di era media sosial. rekor MURI memasak dan video iklan 100 juta tayangan berfungsi sebagai headline yang mudah dibagikan, sementara detail acara—dari aktivitas memasak hingga momen makan bersama—memberi bahan konten bagi peserta dan penonton. Event marketing kuliner menjadi panggung pengalaman nyata, sedangkan kampanye digital melanjutkan cerita ke ranah online sebagai kampanye pangan viral. Kombinasi ini menggeser kompetisi dari sekadar rasa dan harga ke kompetisi cerita: brand mana yang punya kisah paling layak direkam dan diposting? Risiko ke depan adalah kejenuhan; jika semua brand berlomba membuat rekor, nilai “luar biasa” akan turun. Namun selama angka views dan partisipasi masih menjadi mata uang sosial, format spektakuler akan tetap jadi senjata pilihan.

Tren Industri: Menggandeng Influencer Global dan Momen Kolektif

Kedua pendekatan—event memasak massal dan kolaborasi idol global—menunjukkan arah baru industri pangan: memanfaatkan momen kolektif dan figur berpengaruh untuk penetrasi pasar lebih dalam. Dengan kampanye yang memadukan makan, aktivitas keseharian, dan percakapan ringan, brand berusaha jadi bagian dari rutinitas, bukan sekadar pilihan di rak. Di level strategi, brand awareness pangan tidak lagi dibangun lewat frekuensi iklan, melainkan lewat intensitas keterlibatan: berapa banyak orang yang ikut memasak, membagikan foto, menirukan dialog, atau menonton ulang video favorit mereka. Melihat ke depan, perusahaan pangan yang ingin relevan perlu berhenti berpikir dalam format satu iklan besar dan mulai merancang ekosistem konten: event offline sebagai sumber cerita, influencer global sebagai pemicu aspirasi, dan konten pendek sebagai bahan percakapan harian. Pada akhirnya, merek yang menang adalah yang paling berhasil menjadikan produk sebagai bagian dari identitas sosial konsumennya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!