Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Xiaomi MIX Ultra: Foldable Lebar yang Mengincar Tahta Galaxy Z Fold

Xiaomi MIX Ultra: Foldable Lebar yang Mengincar Tahta Galaxy Z Fold
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Apa Itu Xiaomi MIX Ultra Foldable dan Mengapa Foto Lei Jun Penting?

Xiaomi MIX Ultra foldable adalah ponsel layar lipat bergaya buku dengan layar internal sekitar 7,5–7,6 inci, desain foldable lebar mirip seri Galaxy Z Fold, chip Xring O3 generasi baru sebagai otak utamanya, kamera utama 200MP, dan baterai sekitar 6.000mAh, yang diposisikan sebagai kandidat kuat ponsel lipat premium terbaru Xiaomi berdasarkan beragam bocoran yang beredar.

Inti dari bocoran ini bukan sekadar perangkat baru, melainkan sinyal strategi. Sebuah gambar menampilkan CEO Xiaomi, Lei Jun, tengah memegang ponsel lipat berwarna merah anggur atau burgundy dan langsung memicu spekulasi bahwa inilah Xiaomi MIX Ultra. Rumor lain menegaskan, foto Lei Jun dengan smartphone lipat burgundy adalah pemicu utama mencuatnya nama MIX Ultra. Ketika CEO sengaja tampil dengan perangkat yang belum ada di katalog warna sebelumnya, itu bukan kebetulan: itu pesan. Xiaomi ingin pasar melihat bahwa mereka siap naik kelas di kategori foldable, dan tidak lagi sekadar “pengekor” Galaxy Z Fold, tetapi penantang langsung di segmen paling premium.

Xiaomi MIX Ultra: Foldable Lebar yang Mengincar Tahta Galaxy Z Fold

Desain Foldable Lebar: Strategi Xiaomi Menantang Galaxy Z Fold

Dari sisi desain, Xiaomi MIX Ultra jelas diarahkan ke konsep desain foldable lebar. Perangkat ini diduga sebagai ponsel lipat bergaya buku dengan layar yang lebih lebar, mengadopsi konsep wide foldable seperti seri Samsung Galaxy Z Fold. Ini berbeda dari pendekatan foldable pertama Xiaomi yang cenderung sempit ketika dilipat. Xiaomi tampaknya mengakui bahwa untuk produktivitas dan multitasking, format lebar yang menyerupai tablet kecil saat dibuka adalah bentuk yang paling masuk akal.

Warna burgundy yang muncul di tangan Lei Jun ikut menegaskan positioning premium. Xiaomi belum pernah merilis ponsel lipat dengan warna burgundy seperti ini sebelumnya, sehingga pilihan warna bukan sekadar kosmetik, tetapi cara mengirim pesan gaya dan eksklusivitas. Diperkirakan MIX Ultra mengusung desain foldable bergaya buku dengan layar internal 7,5 hingga 7,6 inci, yang menempatkannya satu “kelas bentuk” dengan Galaxy Z Fold generasi terbaru. Langkah ini menunjukkan bahwa Xiaomi percaya segmen tertinggi foldable adalah layar lebar, bukan hanya eksperimen desain.

Xiaomi MIX Ultra: Foldable Lebar yang Mengincar Tahta Galaxy Z Fold

Layar 7,6 Inci Burgundy dan Spesifikasi Inti: Xiaomi Tidak Lagi Menahan Diri

Melalui bocoran, MIX Ultra diperkirakan membawa layar lipat bagian dalam berukuran sekitar 7,5 hingga 7,6 inci, memberi area tampilan luas saat perangkat dibuka. Di tangan Lei Jun, bodi berwarna merah anggur atau burgundy menjadi sorotan utama. Kombinasi dimensi layar lebar dan warna yang berani ini menunjukkan Xiaomi ingin ponsel lipatnya tampil sebagai gadget pernyataan, bukan sekadar alat kerja.

Di bagian keamanan, Xiaomi disebut mempertahankan pemindai sidik jari di sisi bodi, pilihan praktis untuk perangkat tebal seperti foldable. Spesifikasi lainnya menggambarkan ambisi tanpa kompromi: kamera utama diperkirakan 200MP, membuatnya salah satu kamera tertinggi di kategori ponsel layar lipat saat ini. Di sisi daya, perangkat ini kabarnya memakai baterai sekitar 6.000mAh dengan dukungan pengisian daya nirkabel, kapasitas besar yang masuk akal untuk layar 7,6 inci. Secara software, MIX Ultra disebut akan menjalankan HyperOS 4 berbasis Android 17, menegaskan bahwa ini adalah lini flagship, bukan eksperimen sampingan.

Chip Xring O3: Ambisi Xiaomi di Dapur Pacu Foldable Premium

Yang membuat MIX Ultra lebih menarik adalah dapur pacunya. Xiaomi diperkirakan akan menjadikan perangkat foldable baru ini sebagai salah satu debut utama Xring O3, chipset generasi berikutnya yang dikembangkan secara mandiri. Bocoran lain menyebut perangkat ini akan menjadi salah satu produk pertama yang menggunakan chipset generasi baru Xring O3, dengan kode nama Lhasa, sebagai penerus Xring O1. Ini bukan sekadar upgrade prosesor; ini adalah deklarasi bahwa Xiaomi ingin mengontrol pengalaman performa di kelas atas, bukan hanya mengandalkan vendor chip eksternal.

Xring O3 disebut memakai arsitektur CPU tiga klaster dengan kemungkinan konfigurasi 1+3+4 atau 1+2+5. Inti utamanya diperkirakan mampu mencapai sekitar 4,05 GHz, dengan inti performa Titanium di 3,42 GHz dan inti efisiensi sekitar 3,02 GHz. Di sisi grafis, clock GPU disebut naik ke sekitar 1,5 GHz dari sekitar 1,2 GHz pada Xring O1, dengan kecepatan memori tetap 9.600 MT/s. Kutipan yang relevan di sini: “Xring O3 diperkirakan menjadi penerus Xring O1 dan disebut menggunakan kode nama Lhasa.” Jika semua ini akurat, MIX Ultra bukan sekadar foldable cantik; ia juga mesin performa yang siap menekan Galaxy Z Fold dari sisi kecepatan.

Xiaomi MIX Ultra: Foldable Lebar yang Mengincar Tahta Galaxy Z Fold

Belum Ada Jadwal Rilis, tapi Strategi Xiaomi Sudah Terlihat Jelas

Sampai sekarang, Xiaomi belum mengumumkan nama resmi, spesifikasi lengkap, maupun jadwal peluncuran perangkat tersebut, dan belum mengonfirmasi spesifikasi final, harga, ataupun jadwal rilis. Nama yang beredar pun masih beragam: mulai dari Xiaomi MIX Fold 5, Xiaomi 17 Fold, Xiaomi 18 Fold, hingga Xiaomi MIX Ultra. Namun dari perspektif strategi produk, gambaran besarnya sudah cukup jelas.

Kemunculan Lei Jun dengan foldable burgundy dan teaser Xring O3 menunjukkan Xiaomi sedang menyiapkan produk baru untuk segmen premium. Desain foldable lebar, layar 7,6 inci, kamera 200MP, baterai 6.000mAh, dan chip Xring O3 adalah kombinasi spesifikasi yang secara terang-terangan mengincar kelas teratas. Ini bukan perangkat kompromi. Dengan MIX Ultra, Xiaomi seakan berkata: ponsel layar lipat masa depan adalah perangkat utama, bukan pelengkap, dan mereka siap menantang Galaxy Z Fold sebagai raja foldable berikutnya. Pertanyaannya kini bukan lagi “apakah” Xiaomi akan masuk penuh ke liga foldable premium, tetapi “kapan” mereka menekan tombol rilis.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!