Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Thom Browne ke Allen Iverson: Evolusi Gaya Naomi Osaka di US Open

Dari Thom Browne ke Allen Iverson: Evolusi Gaya Naomi Osaka di US Open
Minat|Tren Fashion

Naomi Osaka Mengubah US Open Menjadi Runway Pribadi

Gaya Naomi Osaka US Open adalah rangkaian penampilan yang sengaja dirancang untuk menjadikan setiap pertandingan bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga panggung mode tempat tenis, budaya basket, hip-hop, dan kisah pribadi bersilangan dalam bentuk busana yang teatrikal, simbolik, dan penuh pesan identitas. Naomi tidak berusaha netral; ia menantang anggapan bahwa tenis harus rapi dan konservatif, dan menjadikan fashion sebagai bahasa politik kecil tentang kebebasan berekspresi. Publik datang bukan hanya untuk menyaksikan tie-break, tetapi untuk membaca cerita yang ia jahit di setiap entrance look US Open 2026, dari hood tulle hingga mantel berbordir raket. Ia memosisikan diri sebagai ikon mode tenis yang sadar panggung: setiap hari pertandingan adalah bab baru dalam narasi gaya yang ia bangun dengan disiplin seorang atlet dan imajinasi seorang seniman.

Dari Thom Browne ke Allen Iverson: Evolusi Gaya Naomi Osaka di US Open

Law Roach, Thom Browne, dan Politika Elegan di Dunia Tenis

Kekuatan fashion Thom Browne tenis yang menempel pada Naomi tidak lahir spontan; ia adalah hasil kalkulasi stylist Law Roach yang terkenal piawai mengikat tema acara dengan pakaian. Law Roach yang juga dikenal menangani Zendaya, memilih rancangan Thom Browne untuk memperkuat citra tenis modern yang rapi tapi tidak kaku. Interpretasi Thom Browne atas gaya khas Osaka tampil "bervolume, feminin, dan playful" dengan mantel putih chic bersulam raket tenis mini dan ekor dramatis yang seolah menyapu tradisi konservatif lapangan. Sepintas, gaya sang ibu, Tamaki Osaka, yang hadir di Arthur Ashe Stadium dengan setelan abu-abu, kemeja putih, dan dasi silver, memantulkan siluet serupa, seakan keluarga ini sepakat menjadikan tailoring sebagai bentuk pernyataan kuasa di ruang yang biasanya didominasi blazer polos dan polo shirt. Dalam konteks ini, Naomi dan Law Roach tidak sekadar "mempercantik" tenis; mereka menggeser imajinasi tentang bagaimana outfit olahraga bisa tampil modis tanpa kehilangan fungsinya.

Dari Thom Browne ke Allen Iverson: Evolusi Gaya Naomi Osaka di US Open

Tribute Allen Iverson: Saat Hip-Hop Masuk ke Lapangan Tenis

Penampilan Naomi yang paling kuat secara budaya datang lewat outfit terinspirasi Allen Iverson, sosok yang ia jadikan kompas moral soal keberanian bergaya. Untuk entrance look US Open 2026 ini, Osaka mengenakan outfit custom yang memadukan gaya basket dan high fashion: robe abu-abu ber-hoodie yang ketika terbuka menampilkan rok tulle putih besar, sementara potongan berita tentang perjalanan kariernya ditempatkan di bagian robe sebagai arsip berjalan. Inspirasi Allen Iverson terasa jelas dalam styling—rambut cornrows, headband, dan detail manset lengan yang memanggil kembali memori Iverson di Philadelphia 76ers, figur yang diakui punya pengaruh besar terhadap fashion olahraga. Menurut salah satu laporan, penampilan itu adalah penghormatan langsung Naomi kepada legenda NBA tersebut. Di sini hip-hop, streetwear, dan estetika basket menembus lapangan tenis, menunjukkan bahwa tradisi gelanggang tidak lagi bisa menutup diri dari bahasa visual generasi baru.

Dari Thom Browne ke Allen Iverson: Evolusi Gaya Naomi Osaka di US Open

Who Decides War, KidSuper, dan Kekuatan Entrance Look

Naomi memahami betul bahwa momen paling fotogenik di turnamen bukan forehand winner, melainkan langkah pertama memasuki lapangan. Pada awal US Open tahun ini, ia membuat penonton terpukau dengan gaun tulle custom dari Who Decides War, lengkap hood dan potongan koran yang menampilkan momen penting dalam perjalanan kariernya. Tampilan khusus ini disebut sebagai salah satu momen terbesar di turnamen: gaun tulle dipadukan hoodie tanpa lengan bergaya usang, ikat kepala, dan manset lengan, menjadikan tubuh Naomi semacam kolase hidup tentang kemenangan-kemenangannya dan tribut kepada Iverson. Di sisi lain, kolaborasi dengan KidSuper bersama Law Roach melahirkan jaket penghormatan terhadap gaya Iverson awal 2000-an, dengan logo NBA yang didesain ulang bernapas tenis. Entrance look US Open 2026 miliknya bukan gimmick; ia adalah strategi naratif yang menyalakan perhatian penonton sekaligus mengingatkan bahwa seorang atlet bisa menulis sejarah melalui kain sama kuatnya dengan melalui statistik pertandingan.

Dari Thom Browne ke Allen Iverson: Evolusi Gaya Naomi Osaka di US Open

Tamaki Osaka: Warisan Gaya yang Turun dari Bangku Penonton

Tidak adil membahas evolusi gaya Naomi tanpa menyorot sumber energi di bangku penonton: Tamaki Osaka. Di New York, ia membuktikan dirinya mampu mencuri spotlight dengan gaya busana berani yang menyatu dengan teatrikal putrinya. Hadir mendukung Naomi menghadapi Katerina Siniakova di babak kedua pada 3 September, Tamaki memilih setelan jas abu-abu formal, kemeja putih, dan dasi silver, sebelum melepas jaket dan melonggarkan dasi karena cuaca panas dan lembap di Flushing Meadows. Sebelumnya, saat menghadiri sesi latihan Naomi di Queens, ia tampil dengan gaun merah mencolok, sarung tangan hitam panjang, kacamata hitam oversized, dan sneakers dengan detail glitter. Di Wimbledon, ia datang dengan gaun panjang, topi anyaman, dan sarung tangan putih. Gaya berani Tamaki tidak mengejutkan mengingat Naomi sendiri gemar menggunakan fashion sebagai ekspresi diri; hubungan ibu-anak ini tampak seperti dialog visual, di mana setiap turnamen menjadi kanvas keluarga, dan lapangan tenis hanya salah satu frame dalam film panjang tentang identitas mereka.

Dari Thom Browne ke Allen Iverson: Evolusi Gaya Naomi Osaka di US Open

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!