Pilihan Utama: Vivo IQ Neo 10 5G, Terbaik untuk Video 4K 60fps
Smartphone Snapdragon dengan OIS adalah ponsel yang memakai chipset Snapdragon dan teknologi Optical Image Stabilization pada kamera untuk mengurangi guncangan sehingga foto dan video lebih stabil, tajam, dan enak ditonton tanpa perlu gimbal tambahan, sangat penting bagi content creator yang sering merekam sambil berjalan atau di kondisi cahaya sulit.
Untuk mayoritas content creator yang serius dengan kualitas video, pilihan paling layak dibeli adalah Vivo IQ Neo 10 5G. Smartphone ini menawarkan kamera utama Sony 50 MP dengan PDAF dan OIS, ditemani ultrawide 8 MP dan kamera depan 32 MP. Keunggulan besar ada di kemampuan video: baik kamera belakang maupun depan mendukung perekaman hingga 4K 60fps, menjadikannya yang tertinggi di daftar ini untuk kelancaran gerakan dan fleksibilitas editing. Harga mulai sekitar Rp6,4 juta menempatkannya di level menengah atas, tetapi fitur ini sepadan untuk kreator yang mengutamakan “kamera stabil konten” dengan detail tinggi dan gerakan mulus. Bagi pembuat vlog, travel content, maupun short video yang butuh hasil stabil tanpa rig tambahan, ini adalah paket paling lengkap.

8 Smartphone Snapdragon OIS Murah: Ringkasan Singkat dan Siapa yang Cocok
Delapan smartphone Snapdragon kamera OIS murah ini direkomendasikan untuk pengguna yang membutuhkan kamera stabil untuk foto maupun video, termasuk content creator dan traveler. Semuanya sudah memakai OIS, sebagian mendukung video 4K, dan harga berada di kisaran Rp2 jutaan hingga Rp6 jutaan. Kutipan penting dari sumber menyebut, “Teknologi stabilisasi optik yang sebelumnya identik dengan smartphone premium sudah hadir pada sejumlah perangkat dengan harga mulai Rp2 jutaan.”
| Produk | Harga Mulai | Konfigurasi Kamera (belakang / depan) | Resolusi Video Maksimal | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Realme 13 | Rp2,1 juta (8/128 GB), Rp2,4 jutaan (8/256 GB) | 50 MP Sony LYT600 OIS + makro 2 MP / 16 MP | 1080p 30fps depan & belakang | Pemula konten, budget ketat, fokus foto stabil |
| Redmi Note 15 5G | Rp3,5 jutaan | 108 MP OIS + ultrawide 8 MP / 20 MP | Hingga 4K 30fps, 1080p lebih stabil untuk OIS | Kreator entry–mid, butuh detail tinggi dan 4K |
| Poco X6 5G | Rp4,4 jutaan | 64 MP OIS + ultrawide 8 MP 118° + makro 2 MP / – | 4K 30fps, 1080p 60fps + Gyro AIS | Vlogger aktif, rekam sambil bergerak |
| Samsung Galaxy A36 5G | Rp4,6 jutaan | 50 MP OIS + ultrawide 8 MP + makro 5 MP / 12 MP | 4K 30fps depan-belakang, 1080p 60fps | Kreator yang suka warna natural dan low light rapi |
| Redmi Note 14 Pro Plus 5G | Rp4,9 jutaan | 200 MP OIS + ultrawide 8 MP + makro 2 MP / 20 MP | 4K 30fps, 1080p 60fps | Pengabdi detail, foto resolusi tinggi dan 4K rapi |
| Infinix Note 60 Pro | Rp5,1 jutaan | 50 MP OIS + ultrawide 8 MP / 13 MP | 4K 30fps depan-belakang | Streamer dan vlogger selfie 4K |
| Poco F7 | Rp5,9 jutaan | 50 MP Sony IMX882 OIS + ultrawide 8 MP / 20 MP | Hingga 4K, Gyro AIS di 1080p | Kreator butuh pilihan panjang fokus (26/35/52 mm) |
| Vivo IQ Neo 10 5G | Rp6,4 jutaan | 50 MP Sony OIS + ultrawide 8 MP / 32 MP | 4K 60fps depan & belakang | Kreator serius, prioritas video 4K 60fps super stabil |
Fokus Budget: Snapdragon OIS Rp2 Juta–Rp4 Juta untuk Kreator Pemula
Jika kamu mencari smartphone OIS murah untuk mulai bikin konten, tiga model pertama sudah sangat memadai: Realme 13, Redmi Note 15 5G, dan Poco X6 5G. Realme 13 adalah titik masuk paling ramah dompet dengan harga mulai Rp2,1 juta untuk 8/128 GB dan Rp2,4 jutaan untuk 8/256 GB. Kamera utama 50 MP Sony LYT600 dengan OIS memberi foto stabil dan mengurangi blur, meski video masih mentok di 1080p 30fps.
Butuh detail lebih tinggi dan 4K? Redmi Note 15 5G menawarkan kamera utama 108 MP dengan OIS, ultrawide 8 MP, dan kamera depan 20 MP, plus perekaman hingga 4K 30fps. Untuk rekaman paling halus, sumber menyarankan memakai 1080p agar OIS bekerja lebih maksimal. Di atasnya, Poco X6 5G memberi fleksibilitas 4K 30fps dan 1080p 60fps dengan Gyro AIS, cocok untuk vlog jalan kaki dan aktivitas cepat, apalagi kamera ultrawide 118° berguna untuk travel dan street content.
Kelas Menengah: 4K 60fps, Kamera 200MP, dan OIS untuk Konten Serius
Di kelas menengah, fokus berpindah dari sekadar “bisa 4K” menjadi kualitas dan fleksibilitas lebih tinggi. Samsung Galaxy A36 5G hadir dengan kamera utama 50 MP OIS, ultrawide 8 MP, makro 5 MP, dan kamera depan 12 MP. Hasil fotonya disebut punya warna natural dengan noise minim di low light, sementara video 4K 30fps tersedia di depan dan belakang, serta opsi 1080p 60fps untuk gerakan lebih mulus.
Butuh kamera hingga 200MP? Redmi Note 14 Pro Plus 5G membawa sensor utama 200 MP dengan OIS dan ultrawide 8 MP, makro 2 MP, serta kamera depan 20 MP. Foto dinilai tajam dengan warna natural dan kontras pas, plus video 4K 30fps dan 1080p 60fps. Infinix Note 60 Pro mengunggulkan fleksibilitas vlog karena mendukung perekaman 4K 30fps baik kamera belakang 50 MP OIS + ultrawide 8 MP maupun kamera depan 13 MP. Poco F7 cocok bagi kreator yang ingin sedikit rasa kamera mirrorless, berkat sensor Sony IMX882 50 MP OIS, ultrawide 8 MP, dan opsi panjang fokus 26 mm, 35 mm, dan 52 mm.
Buy if / Skip if
- Buy the Vivo IQ Neo 10 5G if kamu kreator serius yang butuh video 4K 60fps depan-belakang paling stabil dengan OIS.
- Skip the Vivo IQ Neo 10 5G if budget kamu mentok di sekitar Rp3–4 jutaan dan kamu belum butuh 4K 60fps.
- Buy the Realme 13 if kamu cari Snapdragon OIS Rp2 juta paling terjangkau untuk kamera stabil konten dasar dan foto harian.
- Skip the Realme 13 if kebutuhan utama kamu adalah video 4K atau 1080p 60fps untuk gerakan cepat.
- Buy the Redmi Note 15 5G if kamu ingin kamera 108 MP dengan OIS dan opsi video 4














