Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

D.O. EXO dan DOPAMINE: Gitar Akustik sebagai Bahasa Cinta

D.O. EXO dan DOPAMINE: Gitar Akustik sebagai Bahasa Cinta
Minat|Penyanyi/Band Pop

DOPAMINE: Babak Baru Album Solo D.O. EXO

D.O. EXO DOPAMINE adalah mini album solo keempat D.O. yang berisi lima lagu dengan “Guitarist” sebagai title track, menghadirkan warna R&B dan soul bernuansa gitar yang memotret proses jatuh cinta dari sudut pandang emosional seorang vokalis yang kian matang secara artistik.

Doh Kyungsoo atau D.O. EXO baru saja melakukan comeback solo dengan album mini DOPAMINE setelah sebelumnya sibuk dengan comeback dan tur konser bersama grupnya. Album mini solo keempatnya ini resmi diluncurkan secara global pada Selasa, 8 September dan memuat total lima lagu. Di tengah maraknya produksi penuh efek dan layer, langkah D.O. terasa seperti keputusan sadar untuk menaruh nyawa karya pada vokal dan nuansa intim, bukan sekadar kemegahan aransemen. Pilihan menjadikan lagu Guitarist D.O. sebagai title track menegaskan bahwa ia percaya daya tarik terbesarnya adalah storytelling emosional, bukan gimmick visual.

D.O. EXO dan DOPAMINE: Gitar Akustik sebagai Bahasa Cinta

‘Guitarist’: Ketika Gitar Menjadi Metafora Chemistry Cinta

Lagu Guitarist D.O. bukan sekadar love song manis, melainkan sketsa hubungan yang tumbuh pelan namun pasti, digambarkan lewat dialog tanpa kata antara pemain gitar dan instrumennya.

Makna lagu ini menarik karena menggunakan permainan gitar sebagai gambaran dua orang yang mulai saling tertarik dan jatuh cinta. Interaksi antara gitaris dan instrumennya dianalogikan sebagai dua orang yang perlahan menemukan kecocokan, membangun chemistry, dan menciptakan harmoni bersama. Baris seperti “We make another riff, cheoncheonhi sweep, guitarist” menggambarkan bagaimana tiap sentuhan kecil—seperti petikan nada—mewakili momen pendekatan yang berdebar. Lirik ini menegaskan bahwa awal jatuh cinta tidak perlu dramatis; cukup serangkaian detail intim yang konsisten, seperti proses tuning gitar yang sabar hingga menemukan harmoni. Di sini, D.O. menunjukkan keberanian bercerita dengan bahasa metafora yang halus, bukan pengakuan cinta frontal.

D.O. EXO dan DOPAMINE: Gitar Akustik sebagai Bahasa Cinta

Lirik Romantis dan Emosi Halus di Masa Awal Jatuh Cinta

Lirik Guitarist menempatkan pendengar tepat di masa awal PDKT, ketika setiap napas, tatapan, dan kata terasa menyisakan gema yang manis sekaligus menegangkan.

Karya musik ini menggambarkan hubungan dua orang yang mulai saling tertarik dan jatuh cinta, sekaligus perasaan yang muncul di masa awal pendekatan ketika setiap momen kecil terasa semakin berarti. Ungkapan “Melody on your lips, tteollineun sumi, heulleo deureoomyeon, feels like a dream” menangkap rasa gugup yang mengalir menjadi euforia. Refrain “Dulmanui love song, I know, uri dulmanui secret song, I know” mempertegas bahwa cinta di sini bersifat privat, seolah hanya bisa dipahami oleh dua orang yang mengalaminya. Pendekatan ini membuat romansa di lagu Guitarist terasa dewasa: tidak lebay, tetapi intens, intim, dan penuh keheningan bermakna—jenis penggambaran cinta yang menuntut pendengar ikut merasakan, bukan hanya menghafal lirik.

DOPAMINE, Kolaborasi Penomeco, dan Persiapan Tur ‘DAY OFF’

Mini album D.O. EXO DOPAMINE menegaskan bahwa perjalanan solonya sudah memasuki fase eksploratif, didukung chemistry kreatif yang kuat dan strategi rilis yang berpihak pada penggemar konser.

DOPAMINE berisi lima lagu, termasuk “Guitarist” yang ditulis oleh produser sekaligus musisi Korea Selatan, PENOMECO, dengan genre R&B dan soul serta unsur gitar sebagai narator untuk menggambarkan perasaan jatuh cinta. Selain title track, album ini juga menyajikan “Sing It Loud”, “Dancing Party”, “Don’t You”, dan “Dear”. Sinergi D.O. dan Penomeco sebelumnya sudah terlihat saat merilis single “DUMB”, dan kini berlanjut ke keseluruhan produksi album DOPAMINE. Rilis global pada 8 September ini hadir sebagai pemanasan sebelum D.O. menggelar tur konser solo di Asia, termasuk dua hari konser “DAY OFF” di Jakarta pada 21 dan 22 November di Istora Senayan. Comeback D.O. 2026 ini terasa lebih seperti undangan untuk menyaksikan evolusi musisi, bukan sekadar promosi album baru.

D.O. EXO dan DOPAMINE: Gitar Akustik sebagai Bahasa Cinta

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!