Hongqi House Mampang: Babak Baru Mobil Listrik Mewah
Hongqi House Mampang adalah dealer premium pertama Hongqi yang mengusung konsep rumah kedua bagi konsumen, memadukan showroom mobil listrik mewah dengan experience center berorientasi hospitality bagi segmen pasar high-end yang menuntut layanan personal, ruang eksklusif, dan pendampingan menyeluruh selama kepemilikan kendaraan sebagai bagian dari strategi jangka panjang memasuki pasar otomotif kelas atas.
Kehadiran Hongqi House Mampang di Jakarta Selatan bukan sekadar tanda “sudah buka dealer”, melainkan pernyataan niat: Hongqi Indonesia dealer ini ingin bermain di liga tertinggi mobil listrik mewah dan tidak puas menjadi pelengkap di pasar. Setelah resmi meluncur pada Agustus, Hongqi langsung menguatkan pijakan dengan dealer premium Jakarta yang berlokasi di Mampang sebagai rumah pertama merek tersebut. Secara strategis, langkah ini agresif: mereka masuk lewat gerbang paling mahal terlebih dahulu, bukannya menguji air di segmen menengah. Itu sinyal jelas bahwa Hongqi tidak sekadar menjual produk, tetapi sedang membangun citra luxury baru yang bersumber dari China.

Peran Indomobil: Main di Segmen Premium, Mainnya Sekalian Serius
Indomobil tidak memilih jalan aman. Di tengah persaingan merek yang kian menekan, kelompok ini menaruh taruhan pada segmen premium lewat Hongqi, merek kendaraan mewah asal Cina. Keputusan membawa dan mengembangkan Hongqi tidak didasarkan pada kondisi pasar jangka pendek semata, melainkan pada pandangan bahwa kepemilikan kendaraan nasional masih lebih rendah dibanding beberapa negara Asia Tenggara, sehingga ruang pertumbuhan masih lebar.
Menurut Andrew Nasuri, pasar kendaraan seharusnya sudah berada di kisaran 1,5 juta unit per tahun, dan pertumbuhan kumulatif saat ini berada di sekitar 13–14 persen dengan kenaikan penjualan Agustus sekitar 20 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. “Mereka melihatnya untuk jangka panjang. Indonesia sangat berpotensi dan masih panjang sekali,” ujarnya. Sebagai distributor resmi, Indomobil menjadikan layanan purna jual dan pengalaman konsumen luxury sebagai kunci diferensiasi: bukan hanya menjual mobil, tetapi mengawal seluruh perjalanan kepemilikan melalui Hongqi Indonesia dealer dan jaringan teknis yang mereka siapkan.
Konsep Experience Center: Dari Showroom Jadi ‘Second Home’
Strategi Hongqi jelas: dealer premium Jakarta bukan lagi sekadar ruang pajang, melainkan experience center yang dibingkai sebagai Hongqi House. Andrew Nasuri menegaskan penamaan Hongqi House dipilih untuk menegaskan bahwa konsumen datang ke “rumah”, bukan kantor penjualan kaku. Hongqi House Mampang dirancang tidak sekadar sebagai showroom tempat konsumen melihat mobil; konsepnya diharapkan memberi suasana “a second home”.
Pendekatan ini penting untuk menarik konsumen high-end yang sudah kenyang dengan pola dealer konvensional. Di sini pelanggan diajak mengenal produk, berkonsultasi, dan menikmati hospitality dengan elemen Neo-Chinese Luxury, termasuk tea ceremony, pertunjukan Guzheng, dan Chinese calligraphy sebagai simbol perhatian pada detail. Selain pengalaman produk, konsumen mendapat pendampingan selama masa kepemilikan kendaraan dan akses ke National Technical Center yang didukung teknisi bersertifikasi di bawah supervisi langsung Hongqi China. Itu artinya, mereka menjual rasa aman dan eksklusivitas, bukan sekadar spesifikasi.
E-HS9: Andalan SUV Listrik Mewah Kelas Mid-to-Large
Di tengah strategi brand, produk tetap menjadi ujian utama, dan Hongqi menjawabnya lewat E-HS9 sebagai andalan pertama Hongqi New Energy (E-Series).SUV listrik ini menjadi model pertama yang diperkenalkan Hongqi di Indonesia dan sudah dapat dilihat langsung di Hongqi House Mampang. Secara dimensi, E-HS9 berada di kelas mid-to-large dengan panjang 5.209 mm, lebar 2.010 mm, tinggi 1.713 mm, serta jarak sumbu roda 3.110 mm.
E-HS9 mengusung dua motor listrik dengan sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD) yang menghasilkan tenaga total 485 dk dan torsi maksimum 606 Nm. Sumber energinya berasal dari baterai 120 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 548 km berdasarkan WLTP. Dengan spek seperti ini, E-HS9 jelas diposisikan sebagai mobil listrik mewah, bukan sekadar EV praktis harian. Meski harga resmi belum diumumkan, posisi fitur dan performanya memberi sinyal bahwa Hongqi tidak ragu menempatkan diri di atas banyak EV mainstream, menantang ekspektasi bahwa mobil premium harus datang dari brand lama Eropa atau Jepang.
Dampak ke Konsumen dan Agenda Jangka Panjang Hongqi
Bagi konsumen, kehadiran Hongqi House Mampang membuat akses ke mobil listrik mewah dan layanan berkualitas lebih dekat. Konsumen dapat datang ke dealer premium Jakarta ini untuk merasakan langsung E-HS9, berkonsultasi soal penggunaan EV, dan memahami layanan purna jual yang disiapkan. Kehadiran pendampingan selama masa kepemilikan kendaraan menurunkan kekhawatiran umum soal EV, terutama terkait perawatan dan keandalan jangka panjang.
Dari sisi merek, dealer pertama ini adalah batu loncatan untuk membangun jaringan dan memperkenalkan konsep mobil mewah asal China kepada pasar yang masih bertumbuh. Hongqi juga sudah menyiapkan National Technical Center sebagai fondasi dukungan teknis, menandakan mereka bermain untuk maraton, bukan sprint. Dengan pasar otomotif yang mulai pulih dan pertumbuhan penjualan sekitar 13–14 persen secara kumulatif, langkah Hongqi melalui Indomobil terlihat selaras dengan momentum. Jika mereka konsisten menjaga kualitas produk, layanan, dan pengalaman, Hongqi punya peluang menggeser persepsi tentang siapa yang layak mengisi garasi segmen premium di masa depan.






