Gambaran Umum Pajero Gen 4 vs Gen 5
Perbandingan Pajero Gen 4 vs Gen 5 adalah analisis dua generasi SUV ladder yang menyoroti evolusi desain, mesin Pajero terbaru, teknologi Pajero baru, dan posisi pasar, agar calon pembeli memahami apa yang berubah dari SUV era 2000-an menuju model modern yang lebih premium namun tetap menjaga karakter offroad. Jarak pengembangan lebih dari dua dekade membuat perbandingan Pajero generasi ini sangat menarik, karena Gen 5 tidak sekadar berganti tampang, tetapi juga membawa perubahan pada konstruksi, teknologi, mesin, dan karakter berkendara di berbagai medan. Secara garis besar, Gen 4 lebih cocok untuk pencinta SUV klasik yang mengutamakan ketangguhan, sementara Gen 5 menyasar pengguna yang menginginkan kemewahan plus kenyamanan harian, bahkan mulai mengincar segmen yang biasa diisi SUV premium seperti Toyota Land Cruiser Prado.
| Spec | A | B |
|---|---|---|
| Generasi | Pajero Gen 4 | Pajero Gen 5 |
| Karakter desain | SUV era 2000-an, monokok, garis lebih lembut | Bahasa desain Grand Charisma, bodi lebih tegak dan kokoh |
| Mesin utama | Diesel lama, tenaga dan efisiensi lebih tradisional (tidak dirinci sumber) | Diesel 2,4L 4N16, tenaga 204 PS dan torsi 470–480 Nm |
| Transmisi | Otomatis generasi lama (spesifikasi tidak dirinci sumber) | Otomatis 8 percepatan yang halus |
| Posisi pasar | SUV tangguh non-premium, fokus ke utilitas | Lebih dekat ke SUV premium seperti Land Cruiser Prado |

Desain Eksterior: Warisan Klasik vs Bahasa Grand Charisma
Di sisi eksterior, perbedaan Pajero Gen 4 vs Gen 5 langsung terlihat dari bahasa desain. Gen 4 membawa tampilan khas SUV era 2000-an dengan bodi monokok, gril krom, dan lampu depan berukuran besar yang membuatnya mudah dikenali sebagai SUV utilitarian. Karakter ini cocok untuk pemilik yang menyukai gaya klasik dan tidak terlalu peduli pada citra mewah. Pada generasi kelima, Mitsubishi memakai bahasa desain Grand Charisma dengan bentuk bodi lebih tegak dan garis horizontal yang terinspirasi Pajero generasi pertama. Fender dibuat lebih tegas sehingga kesan kokoh meningkat, sementara tersedia dua desain gril, horizontal bar dan honeycomb, plus lampu depan berbentuk T yang memberi identitas modern. Menariknya, pilar C dan motif heksagonal di belakang sengaja dipertahankan untuk menjaga unsur historis Pajero, sehingga Gen 5 terasa seperti perpaduan warisan dan kemewahan.

Interior dan Teknologi: Analog Lawas vs Kabin Digital Premium
Masuk ke kabin, lompatan teknologi Pajero baru jelas terasa. Gen 4 masih mengandalkan instrumen konvensional analog dan layout khas SUV utilitas, fungsional namun minim sentuhan digital dan fitur kenyamanan modern. Ini memikat bagi penggemar kesederhanaan dan kemudahan perawatan. Sebaliknya, All New Pajero Gen 5 menggabungkan teknologi digital dengan elemen desain klasik Pajero. Menurut salah satu sumber, "All New Pajero memiliki layar monolitik berukuran hingga 14,3 inci serta tampilan Multi Meter digital yang mengambil inspirasi dari tiga instrumen klasik Pajero". Di samping itu, kabin dirancang untuk tujuh penumpang dengan tiga baris, material soft-touch, detail jahitan terinspirasi teknik Kimekomi, jok berfitur ventilasi, pengaturan suhu otomatis tiga zona, infotainment dengan konektivitas smartphone, dan peredaman suara yang lebih optimal untuk kabin yang lebih senyap. Kombinasi ini menempatkan Gen 5 sebagai SUV yang tidak hanya kuat, tapi juga nyaman dan terasa mewah.
Mesin Pajero Terbaru dan Transmisi: Efisiensi dan Kelancaran
Perbedaan mesin menjadi salah satu poin penting dalam perbandingan Pajero generasi. Gen 4 memakai mesin diesel generasi lama yang terkenal tangguh, namun dari sisi tenaga dan efisiensi sudah tertinggal dari standar modern (spesifikasinya tidak dijelaskan rinci dalam sumber). Pada Pajero Gen 5, Mitsubishi memasang mesin diesel 2,4 liter berkode 4N16 yang juga digunakan pada Triton. Mesin Pajero terbaru ini menghasilkan tenaga 204 PS dengan torsi sekitar 470–480 Nm, angka yang dinilai cukup mumpuni jika dibandingkan mesin 1GD milik Toyota Land Cruiser Prado yang punya tenaga sekitar 200 PS dan torsi 500 Nm. Selain itu, Pajero terbaru memakai transmisi otomatis delapan percepatan yang diklaim membuat perpindahan gigi lebih halus dan mendukung kenyamanan pengemudi serta penumpang. Kombinasi tenaga besar, torsi kuat, dan gearbox 8AT menjadikan Gen 5 lebih siap untuk penggunaan harian sekaligus perjalanan jauh dengan rasa berkendara yang lebih halus dibanding karakter kasar mesin diesel lama.
Posisi Pasar: Dari SUV Tangguh ke Penantang SUV Premium
Secara karakter, Pajero Gen 4 identik sebagai SUV tangguh untuk medan berat dengan fokus utama pada ketahanan dan utilitas, sehingga lebih dekat ke segmen SUV besar non-premium yang dipakai keluarga besar atau penghobi offroad. Sementara itu, Gen 5 lahir dengan karakter yang lebih modern dan premium namun tetap mempertahankan identitas sebagai SUV untuk medan berat. Desain yang lebih elegan, interior mewah dengan sistem audio Dynamic Sound Yamaha, serta transmisi 8 percepatan yang halus menunjukkan bahwa Mitsubishi kini memberi perhatian besar pada kenyamanan dan kemewahan di dalam kabin, bukan hanya kemampuan mesin besar. Salah satu sumber menyebut bahwa dengan kombinasi tersebut, Pajero terbaru hadir bukan sekadar sebagai SUV bertenaga, tetapi juga mulai diposisikan bukan sebagai lawan SUV mid-size seperti Fortuner, melainkan lebih dekat ke kompetitor premium seperti Toyota Land Cruiser Prado. Jadi, calon pembeli perlu menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan: utilitas dan biaya kepemilikan yang cenderung lebih sederhana di Gen 4, atau citra dan pengalaman berkendara SUV premium di Gen 5.
Buy if / Skip if
- Buy the Pajero Gen 4 if Anda mengutamakan SUV tangguh bergaya klasik dengan fokus pada fungsi dan kemudahan perawatan dibanding teknologi terbaru.
- Skip the Pajero Gen 4 if Anda menginginkan kabin digital, kenyamanan kelas premium, dan citra modern yang sejalan dengan SUV sekelas Land Cruiser Prado.
- Buy the Pajero Gen 5 if Anda mencari mesin Pajero terbaru dengan tenaga 204 PS, transmisi otomatis 8 percepatan, dan interior mewah berteknologi tinggi untuk penggunaan harian dan jarak jauh.
- Skip the Pajero Gen 5 if Anda lebih memilih SUV sederhana dengan fitur terbatas, tidak membutuhkan layar besar dan sistem digital, serta ingin menghindari kompleksitas teknologi Pajero baru.
- Buy the Pajero Gen 5 if Anda ingin SUV yang tidak hanya kuat di medan berat, tetapi juga punya desain Grand Charisma yang elegan dan posisi lebih dekat ke segmen premium.






