Periksa situasi sebelum berangkat
CCTV Jakarta adalah kamera yang menampilkan kondisi jalan secara daring agar pengendara dapat memeriksa arus kendaraan sebelum menentukan perjalanan. Cara ini berguna bagi siapa pun yang hendak melintasi pusat kota saat aksi massa, tetapi membutuhkan ponsel atau laptop dan akses internet; tayangan kamera tidak mencakup setiap ruas dan bisa terlambat atau terganggu. Aksi dapat memicu kepadatan dan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR, Monas, Bundaran HI, serta Tugu Tani. Karena itu, jangan mengandalkan satu kamera sebagai gambaran seluruh perjalanan. Gunakan CCTV Travoy untuk melihat kamera yang tersedia, lalu bandingkan dengan layanan publik dan pembaruan navigasi. Pantauan lalu lintas membantu memperkirakan kondisi di titik tertentu, bukan menjamin bahwa jalan tetap terbuka saat tiba. Sisihkan waktu untuk mengecek ulang sebelum berangkat dan selama perjalanan, tanpa mengoperasikan ponsel ketika mengemudi.
Langkah memakai Travoy dan layanan CCTV lain
Travoy menyediakan akses ke sejumlah tayangan kamera jalan yang bisa memberi gambaran kondisi ruas yang hendak dilalui. Mulailah dari aplikasi ini, lalu gunakan sumber lain jika kamera di lokasi tujuan tidak tersedia atau tayangannya tidak aktif. Alternatif pemantauan meliputi Molecool Live CCTV dari Bali Tower, CCTV Publik Pemprov DKI Jakarta, dan CCTV Tol Bina Marga. Ketersediaan kamera berbeda-beda; jangan menganggap tidak adanya tayangan sebagai bukti bahwa jalan lancar.
- Pasang Travoy melalui Google Play Store di Android atau App Store di iOS.
- Buka aplikasi dan masuk dengan akun yang tersedia; gunakan akun Google jika pilihan itu tersedia.
- Di halaman utama, pilih menu CCTV.
- Cari kategori Tol Dalam Kota pada daftar ruas yang ditampilkan.
- Pilih kamera atau segmen jalan yang paling dekat dengan lokasi yang ingin diperiksa, seperti DPR/MPR, Monas, Bundaran HI, atau Tugu Tani jika tersedia.
Untuk pilihan lain, buka molecool.id/live-cctv, pilih Live CCTV, lalu cari lokasi melalui kolom pencarian atau daftar kamera dan buka tayangannya; masuk jika diminta untuk memperoleh akses lebih banyak. Di portal jakcctv.jakarta.go.id/publik, tunggu halaman tampil, pilih kamera yang tersedia, lalu periksa gambar jika kamera aktif. Jika salah satu portal sulit diakses, coba kembali atau pindah ke layanan lain.
Gunakan pantauan untuk menentukan rute
Setelah melihat kamera, cocokkan kondisi titik yang terdampak dengan tujuan dan arah perjalanan. Bila kamera menunjukkan kepadatan di sekitar DPR, Monas, atau Bundaran HI, hindari koridor itu jika memungkinkan dan periksa rute alternatif Jakarta lewat aplikasi navigasi. Contoh jalur cadangan yang pernah disarankan untuk kondisi aksi pada 28 Oktober 2026 dapat menjadi bahan pertimbangan, bukan jaminan bahwa jalan masih lancar atau terbuka saat Anda melintas:
- Dari Semanggi menuju Kuningan, pertimbangkan Jalan Gatot Subroto sebagai pengganti perjalanan melalui Sudirman menuju Bundaran HI.
- Dari Cawang menuju Slipi atau Tomang, salah satu jalur yang disebutkan melewati MT Haryono, Gatot Subroto, Gerbang Pemuda, Patal Senayan, Permata Hijau, dan Tentara Pelajar sebelum menuju Letjen S. Parman.
- Dari Senen menuju Tanah Abang, pertimbangkan Gunung Sahari, Budi Utomo, Lapangan Banteng Utara, Katedral, Veteran, Suryopranoto, Balikpapan, lalu Cideng Timur.
- Dari Tanah Abang menuju Harmoni, pertimbangkan Jatibaru Raya, Abdul Muis, dan Majapahit.
Rute tersebut adalah acuan, bukan petunjuk real-time. Periksa Google Maps, Waze, atau layanan navigasi lain sebelum berangkat dan saat situasi berubah. Informasi CCTV dapat tertinggal dari kondisi jalan, sementara penutupan atau pengalihan bisa diberlakukan mendadak. Ikuti arahan petugas di lapangan dan pastikan informasi tentang aksi maupun rekayasa lalu lintas berasal dari kanal resmi.

Jangan mengandalkan satu tayangan
Hasil yang dicari bukan kepastian bahwa seluruh perjalanan bebas hambatan, melainkan gambaran kondisi beberapa ruas untuk membantu memilih jalur dengan lebih masuk akal. Jika kamera tidak muncul, pindah ke sumber lain atau cek lagi nanti; kamera yang tidak aktif tidak berarti jalan aman dari kepadatan. Pantau pula kabar resmi kepolisian dan pembaruan navigasi, lalu sesuaikan keputusan dengan arahan petugas. Membandingkan CCTV dengan informasi terbaru lebih berguna daripada mengikuti satu rute alternatif tanpa memeriksa keadaan terkini. Panduan ini layak dipakai sebelum melintas di pusat kota, asalkan Anda tetap siap mengubah rencana. Berhenti di tempat aman jika perlu mengecek ponsel, dan jangan menonton tayangan sambil mengemudi.






