Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

OMG dan Wardah Kuasai Pasar Lip Gloss dan Lipstik di E-commerce

OMG dan Wardah Kuasai Pasar Lip Gloss dan Lipstik di E-commerce
Minat|Merek Makeup Lokal

Lip gloss terlaris 2026: apa yang sebenarnya dicari konsumen?

Lip gloss terlaris 2026 adalah produk pemulas bibir berformula kaya emolien dan minyak yang dirancang untuk memberi efek berkilau, tampak berisi, dan lembap instan, meski daya tahannya lebih pendek dan tidak meninggalkan stain seperti lipstik cair atau lip tint.

Data penjualan e-commerce menunjukkan satu hal penting: konsumen tidak hanya mengejar warna, tetapi juga pengalaman pemakaian. Compas mencatat penjualan lip gloss di Shopee pada Kuartal II 2026, dari 1 April hingga 30 Juni, dengan cakupan toko resmi dan nonresmi berating di atas 4. Ini bukan sekadar daftar angka; ini cermin preferensi nyata pengguna yang belanja online setiap hari. Di tengah banjir pilihan, brand yang menang adalah yang mampu menggabungkan kenyamanan, harga bersahabat, dan desain produk yang terasa relevan dengan gaya hidup cewek urban, anak muda, dan pemula di dunia makeup.

OMG dan Wardah Kuasai Pasar Lip Gloss dan Lipstik di E-commerce

OMG di puncak lip gloss: kemenangan strategi simpel dan murah

OMG berhasil mempertahankan posisi puncak lip gloss terlaris dengan pangsa pasar 10,44% di Shopee pada Kuartal II 2026. Ini bukan kebetulan, melainkan hasil strategi produk yang sangat fokus: lip gloss bening sebagai top coat, harga murah, dan aplikator silikon yang mudah dibersihkan. Dalam pasar yang penuh gimmick, OMG menang karena tidak rumit. Kutipan yang layak dicatat: “OMG berhasil mempertahankan posisinya dengan meraup hingga 10,44% pasar.”

Kelebihan lip gloss—memberi kilau dan kelembapan instan—datang dengan konsekuensi: produk ini cenderung tidak tahan lama dan tidak meninggalkan stain dibandingkan jenis produk bibir lain. Namun konsumen tampak menerima kompromi ini, selama harga tetap ramah dan hasil akhir bisa dipadukan dengan lipstik favorit mereka. Di sinilah OMG unggul: ia diposisikan sebagai pelengkap, bukan pengganti, sehingga mudah masuk ke rutinitas makeup siapa pun yang sudah punya koleksi lip product lain.

OMG dan Wardah Kuasai Pasar Lip Gloss dan Lipstik di E-commerce

MOP, Timephoria, dan persaingan lip gloss yang makin panas

Jika OMG adalah juara bertahan, MOP dan Timephoria adalah penantang yang membuat kompetisi lip gloss memanas. MOP naik satu tingkat dengan pangsa pasar 7,10%, menawarkan varian warna dari bening hingga tone tipis khas lip gloss untuk efek bibir sehat dan natural. Sementara itu, Timephoria mencatat lonjakan tiga peringkat dengan pangsa 4,86%, berkat pigmentasi warna yang lebih pekat sehingga bisa dipakai sendiri tanpa produk lain.

Timephoria juga memanfaatkan kemasan futuristik beraksen metalik yang chic sebagai daya tarik visual, sejalan dengan tren lipstik mereka yang menawarkan hasil velvet matte dengan efek soft blur pada kategori lain. Pendatang baru lain seperti Madame Gie, yang menyasar remaja dan pemula dengan harga paling ramah di kantong, menunjukkan bahwa segmen budget masih sangat kuat. Intinya, pasar lip gloss kini terbelah antara produk bening pelengkap, gloss berpigmentasi, dan opsi ultra-ekonomis—memberi ruang bagi berbagai strategi brand lip product Indonesia.

OMG dan Wardah Kuasai Pasar Lip Gloss dan Lipstik di E-commerce

Lipstik lokal terpopuler: Hanasui, Timephoria, dan konsumen muda

Pada kategori lipstik, data penjualan makeup Shopee memperlihatkan dominasi brand lokal yang makin sulit dibendung. Hanasui memimpin dengan pangsa 15,48%, melompat ke posisi puncak penjualan online. Formulanya yang nyaman dan harga ramah di kantong menjadikannya incaran cewek-cewek urban, sementara variasi warna nude yang pas untuk ombre lips memperkuat posisinya sebagai lipstik lokal terpopuler di platform tersebut.

Implora, dengan harga di kisaran Rp15 ribu sampai Rp25 ribuan, tetap menjadi pilihan utama anak muda dan remaja yang mencari lipstik terjangkau. Timephoria, yang juga bersinar di kategori lip gloss, naik lima peringkat ke posisi keempat lipstik terlaris berkat kemasan futuristik dan hasil velvet matte soft blur yang memperhalus tampilan tekstur bibir. Dominasi brand lokal ini membuktikan bahwa brand lip product Indonesia tidak lagi sekadar alternatif murah; mereka sudah menjadi standar baru kualitas dan tren di mata konsumen online.

OMG dan Wardah Kuasai Pasar Lip Gloss dan Lipstik di E-commerce

Wardah dan masa depan brand lokal di e-commerce

Wardah, dengan konsep halal green beauty dan basis konsumen setia yang masif, menempati posisi lima besar lipstik terlaris di Shopee dengan pangsa 5,98%. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa konsumen tidak hanya mengejar harga murah, tetapi juga nilai dan kepercayaan terhadap brand. Pilihan jenis produk dan finish look yang beragam membuat Wardah tetap relevan di tengah gempuran pemain baru.

Data penjualan e-commerce dari berbagai kategori lip product memperlihatkan pola yang konsisten: konsumen muda, remaja, dan pemula menjadi motor utama pertumbuhan, terutama pada produk dengan harga ekonomis dan tampilan trendi. Penjualan makeup Shopee yang dinamis, dengan pergeseran peringkat lipstik dan lip gloss tiap kuartal, adalah sinyal keras bagi brand lokal: inovasi formula, desain kemasan, dan strategi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Ke depan, pemenang pasar bukan hanya yang paling murah, tetapi yang paling mengerti kebiasaan belanja dan gaya hidup konsumen online.

OMG dan Wardah Kuasai Pasar Lip Gloss dan Lipstik di E-commerce

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!