Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Jalan Beton Membuka Akses Warga di Tasikmalaya

Jalan Beton Membuka Akses Warga di Tasikmalaya
Minat|Asia Tenggara

Dari gang berlumpur menuju akses yang lebih aman

Jalan beton permukiman adalah jalur lingkungan berpermukaan keras yang membantu warga bepergian lebih aman ketika hujan membuat jalan tanah licin dan sulit dilalui. Di Tasikmalaya, dukungan BRI Peduli untuk pembangunan jalan seperti ini patut dilihat sebagai perbaikan kebutuhan dasar, bukan sekadar pembenahan permukaan jalan. BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mendukung peningkatan infrastruktur permukiman di Kabupaten Tasikmalaya. Pembangunan dilaksanakan di Desa Kertanegla, Kecamatan Bojonggambir, dan melibatkan kelompok masyarakat di Kertanegla serta Pokmas Margalaksana di Kecamatan Sukaraja.

Sebelumnya, gang tanah menjadi licin saat musim hujan dan menghambat kegiatan sehari-hari, termasuk perjalanan anak ke sekolah dan pengangkutan hasil bumi. Karena itu, jalan beton Tasikmalaya ini menjawab kendala yang nyata: akses yang sulit dapat membatasi waktu, keselamatan, dan kelancaran urusan warga. Perbaikan akses jalan warga merupakan perubahan yang sederhana bentuknya, tetapi penting bagi kehidupan di kawasan perbukitan.

Jalan Beton Membuka Akses Warga di Tasikmalaya

Manfaatnya terasa pada perjalanan dan kegiatan ekonomi

BRI Tasikmalaya menyatakan pembangunan tersebut ditujukan untuk membantu mengatasi hambatan akses di kawasan pegunungan. Kepala Kantor Cabang BRI Tasikmalaya, Bramastya Gadiansah, menyampaikan bahwa jalan tanah yang licin ketika hujan menjadi tantangan bagi warga dan pembangunan beton diharapkan memutus hambatan itu. Pandangan ini masuk akal: akses yang lebih layak bukan hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga mengurangi gangguan pada rutinitas ketika cuaca memburuk.

Dampaknya berpotensi melampaui kenyamanan. Jalan yang lebih mudah dilalui diharapkan mendukung perjalanan anak-anak menuju sekolah, memperlancar pengangkutan hasil bumi, dan menunjang kegiatan ekonomi warga, terutama di wilayah dengan tantangan geografis. Jika hasil kebun lebih mudah dibawa dan warga dapat bergerak tanpa tertahan lumpur, kegiatan ekonomi setempat pun memiliki peluang berjalan lebih lancar. Namun, pembangunan fisik saja tidak otomatis menjamin manfaat tersebut; kualitas akses dan perawatan jangka panjang tetap menentukan.

Gotong royong menentukan manfaat jangka panjang

Pelibatan kelompok masyarakat dalam pembangunan memberi warga peran langsung, bukan hanya posisi sebagai penerima fasilitas. BRI menyebut partisipasi warga penting dalam proses pembangunan sekaligus dalam menjaga jalan dan penataan lingkungan yang telah dibuat. Pendekatan ini layak diapresiasi, sebab infrastruktur permukiman akan lebih bermanfaat bila masyarakat ikut merasa memiliki dan merawatnya.

BRI Peduli Tasikmalaya berharap jalan beton serta penataan lingkungan dirawat bersama agar manfaatnya bertahan bagi generasi berikutnya. Harapan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak selesai saat pekerjaan fisik rampung. Pemeliharaan, perhatian warga, dan dukungan berkelanjutan dibutuhkan agar akses tetap layak digunakan. Pada akhirnya, jalan beton ini merupakan langkah yang berarti untuk membuka mobilitas dan mendukung kegiatan ekonomi warga; ukuran keberhasilannya nanti adalah seberapa lama dan seberapa luas manfaatnya dirasakan masyarakat.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!