Apa Itu BRImo Junior dan Mengapa Penting untuk Anak
BRImo Junior adalah aplikasi mobile banking anak yang dirancang untuk nasabah berusia hingga 17 tahun, dengan tujuan mengenalkan aktivitas keuangan dasar, membangun kebiasaan mengelola uang, dan memberikan pengalaman transaksi digital yang aman di bawah pendampingan orang tua sejak dini. Peluncurannya pada 21 September 2026 menunjukkan bahwa literasi keuangan anak bukan lagi wacana, melainkan kebutuhan nyata di era serba digital. Ini langkah berani: menempatkan anak sebagai pengguna layanan keuangan, bukan hanya penerima uang saku. Menurut Direktur Information Technology BRI, literasi keuangan perlu mulai dibangun sejak dini agar anak belajar mengelola uang dan bertransaksi secara bertanggung jawab. Orang tua yang selama ini khawatir dunia digital hanya menghadirkan distraksi, sekarang punya alat konkret untuk menjadikannya ruang belajar finansial yang terstruktur.

Cara Kerja BRImo Junior: Konsep Split User dan Onboarding Cepat
BRImo Junior aplikasi tidak berdiri sendiri; ia menjadi bagian dari ekosistem BRImo yang sudah lebih dulu dipakai orang tua. Inti cara kerjanya ada pada konsep split user: orang tua sebagai pengguna BRImo dapat membuat hingga lima akun BRImo Junior dalam satu akun BRImo, lengkap dengan pemantauan transaksi, pengaturan akses login, dan batas transaksi sesuai kebutuhan. Dari sisi pengalaman, proses onboarding diklaim bisa selesai dalam waktu sekitar lima menit, sehingga orang tua tidak terbebani secara administratif ketika mulai mengenalkan mobile banking anak. Mekanisme ini sengaja dirancang bertahap: anak memperoleh pengalaman menggunakan layanan perbankan sedikit demi sedikit, sementara orang tua tetap punya kontrol penuh untuk mengarahkan dan mengkoreksi perilaku finansial mereka. Pendekatan semacam ini jauh lebih sehat daripada langsung memberikan akses ke rekening tanpa struktur pengawasan.
Fitur-Fitur Utama: Pocket dan Pengawasan Orang Tua
Fitur BRImo Junior jelas disusun dengan dua lensa: kebutuhan anak dan kebutuhan pengawasan orang tua. Salah satu fitur unggulannya adalah Pocket, yang dirancang membantu anak belajar mengelola dan mengalokasikan uang sesuai kebutuhan. Anak bisa menambahkan dan memindahkan dana ke Pocket, lalu menggunakan dana tersebut untuk transaksi tertentu. Di sinilah nilai edukasi keuangan digital muncul: orang tua dapat memakai Pocket untuk mengenalkan konsep rencana keuangan, pos uang saku, atau tabungan tujuan secara sederhana. Pengalaman menggunakan rekening tabungan dan pembayaran digital terjadi dalam koridor yang terkendali, bukan liar tanpa batas. Seluruh aktivitas keuangan anak tetap berada dalam pendampingan orang tua, sehingga aplikasi ini tidak menggantikan peran orang tua, tetapi memperkuatnya dengan data transaksi nyata yang bisa didiskusikan.
Menggunakan BRImo Junior untuk Mengajarkan Literasi Keuangan Anak
Jika hanya dipasang di ponsel, BRImo Junior tidak otomatis mengubah anak menjadi melek finansial; kuncinya ada pada bagaimana orang tua memakainya. Aplikasi ini ideal dijadikan alat praktik: orang tua dapat mengaitkan uang saku dengan Pocket, lalu berdiskusi tentang prioritas pengeluaran dan pentingnya menyisihkan dana. Anak belajar mengelola rekening tabungan dan melakukan transaksi pembayaran digital sebagai bagian dari rutinitas, bukan tugas sekolah yang teoritis. Dengan mekanisme bertahap, orang tua tetap punya ruang untuk mendampingi dan mengarahkan aktivitas keuangan anak, sehingga kesalahan kecil menjadi bahan belajar, bukan masalah besar. BRImo Junior mendorong literasi keuangan anak dengan cara yang relevan dengan keseharian mereka: layar ponsel, aplikasi, dan transaksi online. Ini jauh lebih efektif daripada sekadar nasihat abstrak tentang menabung tanpa contoh konkret.
Bagian dari Strategi Edukasi Keuangan Digital di Era Anak Serba Online
Peluncuran BRImo Junior jelas bukan produk satu kali, tetapi bagian dari strategi lebih luas untuk edukasi keuangan digital bagi generasi muda. Pengembangan layanan ini disebut sebagai upaya menghadirkan layanan digital yang relevan bagi berbagai kelompok usia, termasuk anak. Dalam konteks anak yang tumbuh dengan gawai dan pembayaran nontunai, menunda pengenalan layanan keuangan hanya akan membuat mereka belajar dari sumber yang belum tentu aman. Melalui BRImo Junior, anak diberi ruang untuk mengenal pengelolaan uang dan transaksi keuangan secara bertanggung jawab, dengan pendampingan serta pemantauan yang mudah bagi orang tua. Dengan mekanisme rekening utama BRI Junio sebagai fondasi, pengalaman perbankan anak terbentuk secara terstruktur dan bertahap. Kesimpulannya, jika orang tua ingin anak siap menghadapi dunia keuangan digital, mengabaikan alat seperti BRImo Junior adalah langkah mundur.






