Pilihan utama: Tecno Pova 7 untuk pemakaian harian
Ponsel Rp2-3 juta adalah ponsel kelas terjangkau yang menawarkan kinerja cukup untuk kebutuhan sehari-hari, seperti multitasking, bermain gim ringan, dan menjelajahi media sosial, tanpa menuntut biaya kelas premium. Pilihan utama saya adalah Tecno Pova 7 varian 4G karena memberi kombinasi layar tajam, penyimpanan lega, dan baterai berkapasitas besar. Harganya Rp2,5 juta, dengan chipset MediaTek Helio G100 Ultimate 6 nm, layar AMOLED FHD+ 6,78 inci ber-refresh rate 120 Hz, penyimpanan 8/256 GB, serta baterai 7.000 mAh. Ponsel ini cocok untuk pengguna yang mengutamakan pemakaian harian dan daya tahan, bukan koneksi 5G: varian yang dibahas di sini adalah 4G. Tecno Pova 7 versi 5G disebut dapat berharga lebih dari Rp3 juta, jadi jangan samakan harganya dengan varian 4G.

Lima opsi dengan nilai dan batas anggaran berbeda
iQOO Z9x adalah alternatif paling menarik untuk pengguna yang mengutamakan performa gim dengan harga sekitar Rp2,5 juta. Chip Snapdragon 6 Gen 1, RAM dan penyimpanan 8/256 GB, opsi extended RAM hingga 16 GB, serta baterai 6.000 mAh menjadi bekal utamanya. Sementara itu, Redmi Note 15 5G menjadi opsi bagi yang memprioritaskan jaringan 5G: ponsel ini memakai Snapdragon 6 Gen 3, RAM 8/256 GB, Android 15, layar Curved AMOLED 6,77 inci 120 Hz, dan baterai 5.520 mAh. Harganya Rp3,4 juta, sehingga sudah melewati rentang utama. Realme P4x dibanderol Rp3,3 juta dan membawa Unisoc T7250, RAM 6/256 GB, baterai 8.000 mAh, serta pengisian 45 W. Infinix Hot 70 berharga sekitar Rp3,5 juta, dengan Helio G100 Ultimate, RAM 6/256 GB, dan baterai 6.000 mAh.






