Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Bayi Baru Lahir Berambut Lebat? Kenali Lanugo dan Fungsinya

Bayi Baru Lahir Berambut Lebat? Kenali Lanugo dan Fungsinya
Minat|Pengetahuan Parenting

Lanugo, rambut halus yang tumbuh sejak dalam kandungan

Lanugo adalah rambut halus dan lembut yang tumbuh pada janin selama kehamilan untuk membantu melindungi kulitnya, dan sebagian bayi masih memilikinya ketika lahir. Kemunculannya bukan tanda bahwa ada sesuatu yang keliru: rambut ini merupakan bagian dari perkembangan sebelum kelahiran. Rambut halus bayi mulai muncul di kepala sekitar minggu ke-13 hingga ke-16 kehamilan, kemudian dapat menutupi tubuh janin. Karena itu, melihat bulu halus di tubuh bayi baru lahir sebaiknya tidak langsung membuat orang tua cemas. Lanugo pada bayi dapat terlihat di punggung, bahu, dahi, atau bagian tubuh lain, dan biasanya berkurang menjelang kelahiran. Penampilan bayi bisa bervariasi; jumlah rambut saat lahir bukan ukuran sederhana untuk menilai kesehatannya.

Apa yang terjadi pada lanugo menjelang kelahiran?

Lanugo umumnya mulai rontok pada minggu-minggu terakhir kehamilan. Rambut yang terlepas bercampur dengan cairan ketuban, lalu tertelan janin dan keluar bersama mekonium, yaitu feses pertama bayi. Proses ini membantu menjelaskan mengapa sebagian bayi lahir dengan sedikit rambut halus yang masih terlihat: rambutnya belum seluruhnya rontok sebelum persalinan. Bayi yang lahir lebih awal juga mungkin masih memperlihatkannya. Dalam kebanyakan kasus, lanugo pada bayi baru lahir adalah hal normal dan biasanya hilang dalam dua bulan pertama. Jadi, orang tua tidak perlu menggosok atau mencabut rambut tersebut demi mempercepat prosesnya. Biarkan perubahan berlangsung bertahap, dan tanyakan kepada dokter jika ada hal lain pada kulit atau kondisi bayi yang mengkhawatirkan.

Rambut wajah lebat tidak otomatis berarti lanugo

Foto bayi baru lahir dengan rambut, kumis, dan jenggot yang tampak tebal pernah menarik perhatian luas di media sosial. Contoh ini mengingatkan bahwa bayi bisa memiliki penampilan rambut yang tidak sama, tetapi gambar saja tidak cukup untuk memastikan jenis atau penyebabnya. Lanugo berbeda dari rambut kumis atau jenggot yang tumbuh akibat pengaruh hormon androgen. Sudut pengambilan, pencahayaan, mutu gambar, atau penyuntingan juga dapat mengubah kesan visual, sehingga dugaan tentang kondisi bayi dalam sebuah foto tidak patut dianggap sebagai diagnosis. Jika rambut wajah bayi benar-benar tampak sangat tebal atau tidak biasa, orang tua sebaiknya meminta penilaian dokter anak. Pemeriksaan langsung lebih berguna daripada menebak-nebak dari unggahan yang belum terverifikasi.

Bayi Baru Lahir Berambut Lebat? Kenali Lanugo dan Fungsinya

Kesimpulan: amati dengan tenang, periksa bila perlu

Fungsi rambut bayi seperti lanugo terutama berkaitan dengan perlindungan kulit janin selama kehamilan; rambut halus ini kemudian berkurang menjelang atau setelah kelahiran. Kehadirannya pada bayi baru lahir umumnya merupakan variasi yang wajar, bukan alasan untuk panik atau melakukan perawatan agresif. Pada saat yang sama, jangan menyimpulkan bahwa rambut wajah yang terlihat gelap atau lebat pasti lanugo, apalagi berdasarkan foto viral. Jika penampilannya terasa tidak biasa, konsultasi dengan dokter anak adalah langkah yang lebih bertanggung jawab daripada menerima spekulasi daring. Kesimpulannya, pahami bahwa lanugo merupakan bagian dari perkembangan alami, beri waktu untuk berkurang, dan cari pemeriksaan profesional jika ada kekhawatiran khusus.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!