Bentuk yang menyesuaikan cara kerja
Mouse nirkabel fleksibel adalah perangkat penunjuk dengan cangkang yang dapat diubah bentuknya untuk menyesuaikan kenyamanan tangan, tetapi tetap ringkas saat dibawa antara meja kerja dan perjalanan. Pada 25 Oktober 2026, Logitech meluncurkan Pebble Up, penerus Pebble Mouse 2 M350s yang hadir bersama papan ketik Pebble 2 pada 2023. Cangkang atasnya dapat dibiarkan mendatar agar mudah disimpan atau diangkat untuk membentuk lengkungan yang menopang telapak tangan lebih alami. Dimensinya 105,8 x 59,6 x 30 mm dengan bobot 79 gram—tambahan tiga gram dari pendahulunya, tetapi masih tergolong mudah diselipkan ke kompartemen tas laptop. Menurut saya, nilai utamanya bukan perubahan bentuk yang mencolok, melainkan kompromi praktis antara profil portabel dan pegangan yang lebih nyaman. Harga yang tercantum adalah Rp669 ribu.

Presisi untuk pekerjaan harian, bukan sekadar gaya
Di balik bodinya yang ringkas, Pebble Up memakai sensor optik 4.200 CPI dengan sensitivitas yang dapat diatur dari 400 hingga 4.000 DPI. Kombinasi ini memberi ruang untuk mengatur gerakan kursor, dari navigasi detail hingga perpindahan cepat di layar besar. Untuk produktivitas, penyesuaian sensitivitas tersebut lebih berguna daripada angka spesifikasi semata; ketepatan gerak juga membuatnya layak untuk permainan kasual, meski bukan alasan utama memilihnya. Mouse ini memiliki empat tombol, termasuk tombol DPI dan roda gulir yang dapat diprogram ulang melalui aplikasi Logi Options+. Aplikasi tersebut juga mendukung fungsi gestur di Windows dan macOS, sedangkan perangkat iPadOS, Linux, ChromeOS, dan Android tetap dapat memakai fungsi navigasi dasar. Fleksibilitas kustomisasi ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin mempercepat pintasan kerja tanpa menambah banyak tombol fisik.

Easy-Switch menjawab kebiasaan berpindah perangkat
Pebble Up lebih meyakinkan sebagai mouse multi-perangkat daripada sebagai aksesori meja biasa. Pengguna dapat menghubungkannya lewat Bluetooth Low Energy atau penerima USB Logi Bolt, lalu beralih di antara hingga tiga perangkat menggunakan Easy-Switch. Jangkauan nirkabelnya mencapai 10 meter, sehingga mouse ini cocok untuk orang yang bergantian bekerja dengan laptop, komputer, atau tablet. Baterai lithium polimer isi ulang 290 mAh diklaim bertahan hingga 90 hari per pengisian daya, mengurangi kebutuhan mengisi ulang di tengah rutinitas. Klaim itu tentu bergantung pada pola penggunaan, tetapi masa pakai panjang tetap menjadi keunggulan nyata untuk perangkat yang sering dibawa. Pebble Up hadir dalam Rose Pink, Pearl White, dan Graphite Gray; kandungan plastik daur ulangnya masing-masing 43 persen untuk dua warna pertama dan 56 persen untuk Graphite Gray. Kesimpulannya, desain ramping, bentuk yang bisa disesuaikan, dan perpindahan perangkat yang mudah menjadikannya pilihan menarik bagi pekerja mobile.






