Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Bagaimana Glenn Martens Mencipta Tujuh Custom Look Diesel untuk Tur Dunia

Bagaimana Glenn Martens Mencipta Tujuh Custom Look Diesel untuk Tur Dunia
Minat|Tren Fashion

Custom Look Diesel sebagai Bahasa Visual Tur Dunia

Custom look Diesel untuk tur dunia adalah rangkaian busana panggung yang dirancang khusus oleh Glenn Martens untuk menerjemahkan identitas brand Diesel ke dalam kostum performa, dengan menekankan manipulasi material fashion, permainan volume, dan kesatuan visual yang kuat bagi tiap anggota grup di atas panggung.

Kuncinya ada di sana: tujuh custom look Diesel bukan sekadar kostum, tapi strategi styling tur dunia yang sadar narasi. Pada konser BTS WORLD TOUR ‘ARIRANG’ di Chicago, 27 Agustus 2026, RM, Jin, SUGA, J-hope, Jimin, V, dan Jungkook muncul dalam rancangan khusus Glenn Martens. Ketujuh look ini menunjukkan bagaimana Glenn Martens desain karakter Diesel dengan pendekatan eksperimental, menggabungkan permainan proporsi, denim eksperimental, dan pengolahan material antara denim, kulit, tailoring, serta elemen utility. Hasilnya bukan hanya wardrobe, melainkan visual statement yang menyatu dengan energi tur dunia.

Eksperimen Denim dan Volume: RM, Jin, SUGA

Glenn Martens mengawali narasi dengan denim dan kulit sebagai dua poros besar. RM tampil dalam setelan denim oversized dengan kemeja rileks dan jeans senada yang memakai teknik denim dévoré eksklusif Diesel, menciptakan efek denim terdistorsi yang memperlihatkan kulit di balik material. Di sini, manipulasi material fashion terasa radikal: transparansi parsial dan tekstur seolah terkikis memberi kesan destruktif, namun tetap sensual dan terkontrol.

Jin membawa interpretasi lain dari tailoring Diesel lewat setelan kulit hitam oversized: blazer longgar dan celana lurus, disandingkan dengan kaus jersey hitam pudar bermotif whisker halus sebagai anggukan ke warisan denim brand. Sementara SUGA memanifestasikan obsesi Martens pada volume tiga dimensi melalui jaket kulit berstruktur dengan lipatan dramatis, dipadukan atasan katun minimalis berlogo Oval D, celana kulit longgar berpinggang elastis, dan sepatu bot hitam. Tiga look ini menegaskan bahwa Glenn memandang volume bukan sekadar ukuran, melainkan cara membentuk karakter di panggung.

Kulit Tekstural dan Referensi Utility: J-hope dan Jungkook

Jika RM, Jin, dan SUGA bermain pada kontras proporsi, J-hope dan Jungkook menjadi ruang eksplorasi tekstur ekstrem. J-hope mengenakan jaket biker kulit dengan permukaan menyerupai batu—hasil teknik pengecatan dan pembentukan lipatan—serta kerah berbentuk kokun yang memberi kesan sculptural. Celana kulit low-rise dengan panel pelindung lutut terinspirasi perlengkapan teknis pengendara motor, mengikat kuat elemen utility ke dalam bahasa panggungnya.

Jungkook menggemakan tema serupa: jaket kulit dan celana senada dicat dan dilipat intens hingga permukaannya tampak seperti batu, dengan logo Diesel seolah muncul alami dari tekstur tersebut. Eksplorasi material menjadi pusat look ini, didukung kaus lengan pendek hitam berlogo Oval D dan sepatu bot hitam. Di dua tampilan ini, Glenn Martens desain Diesel sebagai armor modern—kasar, tak sempurna, tapi terkalkulasi—menunjukkan bagaimana tur dunia styling dapat menggabungkan fungsionalitas referensi bikers dengan glamor panggung global.

Coated Denim dan Efek Terbakar: Jimin dan V

Jimin dan V menjadi kanvas bagi obsesi Glenn Martens pada coated denim dan teknik pelapisan. Untuk Jimin, Diesel menghadirkan black coated-denim trench coat dengan celana straight-leg serasi, sepatu bot kulit hitam, dan sabuk metal berlogo. Lapisan luar serba hitam ini dipatahkan oleh atasan jersey dévoré tanpa lengan warna off-white yang memainkan kontras antara efek destruktif dan sensualitas.

V, sebaliknya, tampil dalam trench coat coated denim off-white, jeans straight-leg dari material serupa, dan atasan jersey dévoré. Teknik pelapisan trench ini pertama kali diperkenalkan Diesel pada 2021, tak lama setelah Glenn Martens bergabung sebagai Creative Director, dan kini diperdalam lagi: permukaan material menampilkan efek retak khas, sedangkan jeans hadir dalam wash kontras untuk menajamkan siluet denim klasik. Atasan jersey dévoré—pertama kali hadir di koleksi Fall/Winter 2024—menciptakan ilusi kain terbakar alami di beberapa bagian tubuh, mengukuhkan narasi destruktif sekaligus sensual. Sepatu bot hitam menjaga keseimbangan keseluruhan tampilan off-white ini.

Satu Wardrobe, Satu Cerita: Mengapa Kolaborasi Ini Memorable

Yang membuat ketujuh custom look Diesel ini kuat adalah kesadaran naratifnya. Glenn Martens menerjemahkan karakter Diesel melalui pendekatan eksperimental—dari permainan volume hingga teknik manipulasi material—tanpa mengorbankan identitas tiap anggota. Meski hadir dengan karakter berbeda, keseluruhan tampilan tetap membentuk satu wardrobe panggung yang kohesif untuk tour dunia ‘ARIRANG’.

Pada konser di Chicago, 27 Agustus 2026, BTS kembali mencuri perhatian lewat penampilan panggung mereka dalam rangkaian BTS WORLD TOUR ‘ARIRANG’. Kolaborasi antara artis dan desainer di sini menunjukkan bahwa tur dunia styling yang berhasil adalah dialog dua arah: energi musisi dan bahasa desain bertemu, menciptakan visual statement yang tidak hanya fotogenik, tetapi juga melekat di ingatan audiens internasional. Dengan memadukan denim, kulit, tailoring, dan utility dalam satu ekosistem look, Glenn Martens memposisikan Diesel bukan sekadar label denim, melainkan pengarang kostum panggung kelas dunia.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!