Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Concealer Sudah Ditumpuk Tapi Bawah Mata Masih Abu-Abu? Mungkin Kamu Lewati Satu Langkah Kecil Ini

Concealer Sudah Ditumpuk Tapi Bawah Mata Masih Abu-Abu? Mungkin Kamu Lewati Satu Langkah Kecil Ini
Minat|Makeup

Kenapa concealer saja malah bikin bawah mata abu-abu

Aku dulu tim menumpuk concealer dua sampai tiga lapis di bawah mata. Hasilnya bukan tampilan segar, malah abu-abu kusam kayak kurang tidur versi foto lama. Ternyata masalahnya bukan di concealernya. Lingkaran hitam itu warnanya kebiruan sampai keunguan, jadi waktu ditimpa concealer yang satu-dua tingkat lebih terang dari kulit, kedua warna itu nggak saling menutup — mereka bercampur jadi abu-abu.

Corrector bekerja dengan logika warna yang berbeda: pigmen oranye atau peach diletakkan tipis-tipis untuk menetralkan warna gelapnya dulu, baru concealer warna kulit masuk sebagai lapisan akhir. Urutannya memang tambah satu langkah, tapi justru langkah ini yang bikin concealer satu lapis tipis sudah cukup. Buat yang mata pandanya gelap banget, menimpa langsung dengan cushion atau foundation hampir pasti berakhir ashy, seberapa mahal pun produknya.

Tube Saniye High Coverage Liquid Concealer berisi corrector oranye tergeletak di permukaan putih

Menariknya, solusi ini nggak mahal-mahal amat. Corrector lokal yang paling ramai dibicarakan harganya ada di bawah seratus ribu semua, dan beberapa bahkan nggak sampai tiga puluh ribu. Jadi alasan buat coba sebenarnya nyaris nggak ada.

Enaknya tambah corrector

  • Warna gelap bawah mata benar-benar netral, bukan sekadar tertumpuk produk terang
  • Concealer cukup satu lapis tipis, jadi hasil akhir nggak dempul dan minim crack
  • Pilihan lokal banyak, mulai dari Rp26 ribuan dan sudah BPOM

Konsekuensinya

  • Tambah satu langkah dan satu produk lagi di routine makeup pagi
  • Salah shade atau kebanyakan sedikit saja, bawah mata bisa kekuningan atau oranye
  • Sebagian formula cepat set, jadi harus siap blend segera setelah dioles

Pilih warna corrector sesuai gelapnya mata panda dan tone kulit

Ini bagian yang paling sering kelewat: corrector itu ada shade-nya, dan bukan satu oranye untuk semua orang. Aturan praktisnya, makin gelap lingkaran hitammu, makin kuat pula warna netralisir yang dibutuhkan. Kulit terang sampai kuning langsat dengan mata panda sedang biasanya cukup pakai peach. Kuning langsat gelap sampai sawo matang dengan lingkaran keunguan yang dalam lebih cocok ke oranye atau salmon. Kalau masalahmu kemerahan — bekas jerawat aktif atau pembuluh darah — pigmen hijau atau kuning yang bekerja, bukan oranye.

Jajaran lima shade Mizzu Hide'em Contour and Concealer beserta tetesan cairannya dari terang ke gelap

Contoh konkretnya gampang dicari di produk lokal. MOP C.M.I.I.W Skin Corrector punya dua varian: Peach Me If I'm Dull untuk noda gelap dan kusam, serta Yellow Me If I'm Red untuk kemerahan. LT PRO Smooth Corrector bahkan punya panduan shade berdasarkan tone: Plum Rose untuk kulit putih sampai gading, Natural untuk kuning langsat cerah, Yellow Orange untuk kuning langsat gelap sampai sawo matang cerah, Warm Beige untuk sawo matang medium sampai gelap, dan Chestnut untuk kulit gelap atau tan (panduan shade LT PRO selengkapnya bisa dibaca di review Lemon8 ini). Saniye sendiri menyiapkan oranye untuk kuning langsat sampai tan dan hijau untuk kemerahan.

Dua catatan jujur sebelum checkout. Pertama, corrector yang terlalu gelap lalu langsung dicampur concealer hasilnya oranye menyeluruh di muka, bukan cuma di bawah mata. Kedua, untuk mata panda yang sangat gelap, ekspektasi perlu dijaga: corrector peach sekalipun biasanya butuh dilayer dan tetap nggak bisa menutup seratus persen — sebagian pengguna malah menyarankannya untuk bekas jerawat kehitaman plutôt daripada under eye yang super gelap. Nutup rapi iya, hilang total jangan diharapkan.

Teknik pakai yang bikin hasilnya nutup, bukan dempul

Bagian yang bikin corrector viral sebenarnya bukan produknya, melainkan tekniknya. Urutan yang konsisten dipakai sama para creator dan media kecantikan belakangan ini begini: siapkan kulit dulu dengan moisturizer dan sunscreen, beri waktu meresap supaya makeup nggak gampang pecah. Lalu aplikasikan corrector secukupnya — cukup tiga sampai lima titik kecil tepat di bagian yang paling gelap, bukan disapu ke seluruh bawah mata. Diamkan beberapa saat biar pigmennya bekerja, baru diratakan dengan gerakan tap-tap, jangan digeser. Setelah itu concealer warna kulit ditimpa pelan-pelan, dan ditutup bedak biar nggak geser seharian. Rangkaian langkah ini juga dirangkum rapi di artikel suara.com kalau mau versi lengkapnya.

Tube Mizzu Hide'em corrector oranye tergeletak di antara permen dan properti berwarna oranye

Detail kecil yang menentukan: pilih shade concealer penimpa sesuai undertone — Ivory untuk cool undertone, Beige untuk warm undertone — biar sisa semburat oranyenya benar-benar netral. Dan karena beberapa corrector murah pigmennya pekat sekaligus cepat set, pakai sedikit saja dan blend segera per area. Kebanyakan satu titik saja sudah cukup bikin bawah mata kelihatan kekuningan seharian, percuma ditutup bedak berapa lapis pun.

Produk lokal yang layak masuk keranjang, lengkap dengan harganya

Tangan memegang tube MOP C.M.I.I.W Skin Corrector tutup ungu muda dengan isi warna peach

Dari semua yang ramai dibahas, empat nama ini yang paling konsisten muncul dan mudah dicari di marketplace. Aku rangkum karakternya biar gampang disesuaikan sama budget dan kebutuhan:

ProdukShade correctorKisaran hargaCatatan pakai
Saniye High Coverage Liquid ConcealerOranye, hijauRp26.900 – Rp27.500Cepat set, blend segera; sedikit saja sudah nampol
Mizzu Hide'em Contour & ConcealerOrange sebagai corrector; Beige, Nude, Medium untuk penimpaRp50.999 – Rp92.250Creamy dan ringan; agak geser kalau berkeringat banyak
MOP C.M.I.I.W Skin CorrectorPeach Me If I'm Dull, Yellow Me If I'm RedRp107.000 (3,5 g)Pigmented, pakai kuas tipis-tipis; melembapkan dan nggak patchy
LT PRO Smooth CorrectorPlum Rose sampai ChestnutRp142.500 – Rp152.640Pot krim 15 g, coverage medium-full; set dengan bedak biar awet

Saniye jelas juara budget: nggak sampai tiga puluh ribu, sudah BPOM, dan isinya awet banget karena memang dipakai sedikit-sedikit. Mizzu jadi titik tengah yang paling fleksibel karena shade corrector dan concealer penimpanya ada dalam satu lini produk yang sama, jadi nggak perlu tebak-tebakan cocok atau nggak. MOP dan LT PRO cocok buat yang mau hasil lebih rapi untuk acara panjang — teksturnya lebih melembapkan dan tahan dipakai dari pagi sampai sore, walau di kulit kombinasi tetap perlu blotting tipis di T-zone setelah beberapa jam.

Jadi, perlu corrector atau nggak?

Kembali ke kondisi masing-masing. Kalau lingkaran hitammu tergolong sedang dan concealer sekarang sudah kelihatan natural, langkah tambahan ini memang nggak wajib. Tapi kalau setiap foto bikin kamu sadar bawah mata kelihatan abu-abu meski concealer sudah ditumpuk, besar kemungkinan masalahnya warna, bukan coverage — dan satu titik corrector oranye di bagian tergelap biasanya menyelesaikan masalah yang nggak bisa dibereskan tiga lapis concealer. Mulai dari yang paling murah dulu kalau ragu; risiko finansialnya kecil, dan kalau ternyata cocok, itu satu-satunya produk makeup yang bakal bikin concealer lamamu akhirnya bekerja seperti yang kamu harapkan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!