Verdikt awal: paket komplet yang fokus ke awet dipakai lama
Samsung Galaxy A26 5G adalah ponsel kelas menengah yang mengandalkan layar Super AMOLED 120Hz, kamera utama 50MP dengan OIS, prosesor Exynos 1380, sertifikasi IP67 dan janji update sistem operasi hingga enam tahun untuk menawarkan pengalaman mendekati kelas premium dengan harga yang masih terjangkau bagi pengguna yang ingin ponsel awet dipakai bertahun-tahun.
Secara garis besar, Galaxy A26 5G terasa seperti paket nyaris komplet di harga menengah: layar kelas atas, kamera stabil, bodi kaca premium, tahan air dan debu, serta dukungan software panjang. Namun, ada catatan penting: di satu sisi ia menyasar segmen harga Rp3 jutaan, di sisi lain ada informasi bahwa harganya sekitar Rp4,7 jutaan. Artinya, nilai yang didapat akan terasa sangat menarik bila Anda menemukannya di kisaran lebih rendah, tapi terasa lebih biasa saja bila dijual mendekati angka tertinggi itu. Ini ponsel yang cocok untuk pengguna yang mementingkan kenyamanan sehari-hari dan ketenangan soal keamanan jangka panjang, bukan pemburu performa ekstrem atau fitur kamera eksotis.
Kelebihan
- Layar Super AMOLED 120Hz yang halus untuk scrolling dan gaming ringan
- Kamera utama 50MP dengan OIS untuk foto dan video lebih stabil
- Sertifikasi IP67, jarang di ponsel kelas menengah harga sekelas ini
- Janji pembaruan Android hingga enam tahun, sangat panjang di kelasnya
- Desain kaca dengan Gorilla Glass Victus+ memberi kesan premium dan tahan gores
Kekurangan
- Rentang harga di informasi resmi masih membingungkan (antara Rp3 jutaan dan sekitar Rp4,7 jutaan), membuat penilaian value jadi relatif
- Masih memakai desain waterdrop notch yang terlihat ketinggalan tren dibanding punch hole modern
- Frame masih plastik sehingga rasa genggaman tidak sepenuhnya setara flagship kaca-metal
- Refresh rate 120Hz menonjol, tetapi tanpa klaim resmi dukungan HDR10+ di spesifikasi

Desain dan kualitas build: rasa hampir flagship di kelas menengah
Galaxy A26 5G membawa lompatan besar di sisi desain dibanding pendahulunya. Samsung kini memakai bodi belakang berbahan kaca yang dilindungi Corning Gorilla Glass Victus+ di bagian belakang dan juga pada kaca depan. Material ini umumnya dipakai di seri flagship, sehingga ponsel terasa jauh lebih premium ketika digenggam. Dengan ketebalan hanya 7,7 mm, bobot 200 gram, serta dimensi 164 x 77,5 x 7,7 mm, perangkat masih nyaman di tangan meski membawa baterai 5.000 mAh. Permukaan kacanya disebut tidak licin, sehingga risiko selip berkurang walau tanpa case.
Ponsel ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP67, artinya tahan debu dan cipratan air sehingga lebih tenang dipakai di luar ruangan atau saat hujan. Bagian frame memang masih plastik, tetapi desain ramping menolong kenyamanan penggunaan harian. Pilihan warna Mint, Peach Pink, dan Black memberi opsi gaya untuk pengguna muda maupun profesional. Kekurangannya, ia masih memakai desain waterdrop notch di layar yang terasa lebih lawas dibandingkan punch hole di banyak pesaing. Di kelas harga menengah, kombinasi kaca Victus+, IP67, dan build seperti ini tergolong langka dan menjadi salah satu nilai jual utama Galaxy A26 5G.
Layar AMOLED 120Hz: nyaman untuk konten dan gaming ringan
Layar adalah salah satu alasan utama memilih Galaxy A26 5G. Ponsel ini memakai panel Super AMOLED 6,7 inci beresolusi FHD+ (1080 x 2340 piksel) dengan refresh rate 120Hz. Dalam penggunaan nyata, layar AMOLED 120Hz membuat scrolling media sosial, browsing, hingga animasi antarmuka terasa sangat halus dan responsif. Warna tampak tajam dengan kontras tinggi, sehingga menonton film dan drama di ponsel terasa lebih hidup.
Samsung juga memperkecil bezel atas dan samping dibanding generasi sebelumnya, membuat area layar terasa lebih lega. Fitur Vision Booster membantu meningkatkan visibilitas saat digunakan di luar ruangan, sehingga konten tetap terbaca di bawah sinar terang. Menariknya, layar diklaim mampu menampilkan konten HDR meski dukungan HDR10+ tidak secara resmi tertulis dalam spesifikasi. Kekurangannya, desain waterdrop notch sedikit mengganggu bagi yang terbiasa dengan layar penuh modern, dan di kelas harga serupa kini sudah banyak opsi punch hole yang tampak lebih bersih. Namun jika prioritas Anda adalah panel AMOLED dengan refresh rate tinggi, Galaxy A26 5G masih termasuk salah satu opsi paling menarik di segmen ponsel kelas menengah saat ini.
| Aspek layar | Galaxy A26 5G | Catatan pemakaian |
|---|---|---|
| Panel | Super AMOLED 6,7 inci FHD+ | Warna tajam dan kontras tinggi untuk streaming dan media sosial |
| Refresh rate | 120Hz | Scrolling dan animasi terasa jauh lebih halus dibanding 60Hz |
| Desain | Waterdrop notch | Agak ketinggalan tren dibanding punch hole modern |
Kamera 50MP OIS dan Exynos 1380: cukup andal, bukan mesin gaming berat
Di sektor kamera, Galaxy A26 5G mengandalkan sensor utama 50MP yang dilengkapi teknologi Optical Image Stabilization (OIS). Kehadiran OIS membantu mengurangi blur saat memotret di kondisi minim cahaya dan membuat video handheld lebih stabil, sehingga cocok dipakai untuk konten TikTok, Reels, atau vlog singkat. Digabung dengan layar AMOLED yang enak untuk memantau hasil jepretan, paket kamera ini sudah memadai untuk kebanyakan kebutuhan fotografi kasual di kelas menengah. Menurut informasi resmi, "dengan layar Super AMOLED 120Hz, kamera utama 50MP berteknologi OIS, serta jaminan pembaruan selama 6 tahun, Galaxy A26 5G hadir sebagai pesaing serius di segmen HP 5G harga Rp3-4 jutaan."
Untuk performa, chipset Exynos 1380 yang sebelumnya dipakai di seri lebih tinggi seperti Galaxy A54 dan A35 menjadi otak utama ponsel ini. Chip tersebut disandingkan dengan RAM 8 GB, fitur RAM Plus hingga 8 GB, serta penyimpanan internal 256 GB UFS 2.2. Dalam konteks ponsel kelas menengah, kombinasi ini cukup untuk multitasking harian, kerja produktif ringan, dan gaming kasual tanpa kendala berarti. Namun, Exynos 1380 bukan chipset paling kencang di segmennya; pengguna yang gemar bermain game kompetitif dengan pengaturan grafis tinggi mungkin akan menemukan opsi lain yang lebih fokus ke performa mentah. Galaxy A26 5G lebih cocok bagi pengguna yang ingin performa stabil dan efisien energi ketimbang skor benchmark tertinggi.
Software, ketahanan, dan posisi harga: kuat di jangka panjang
Salah satu keunggulan paling menonjol dari Galaxy A26 5G adalah janji umur software-nya. Samsung memberikan jaminan pembaruan sistem operasi hingga enam tahun, yang berarti ponsel ini akan terus mendapat update Android dan patch keamanan jauh lebih lama dibanding kebanyakan kompetitor di kelas menengah. Dari perspektif nilai jangka panjang, ini sangat menarik: Anda bisa memakai ponsel lebih lama tanpa khawatir cepat usang di sisi software. Ditambah desain kaca yang kuat, Gorilla Glass Victus+, serta sertifikasi IP67 untuk ketahanan air dan debu, Galaxy A26 5G dirancang sebagai perangkat yang tahan dipakai bertahun-tahun.
Soal harga, ada dua informasi yang perlu dicatat: Galaxy A26 5G disebut menyasar segmen Rp3 jutaan, namun juga ada informasi bahwa perangkat ini dibanderol sekitar Rp4,7 jutaan.




