Sumur bor untuk kebutuhan sehari-hari
Program TJSL SUCOFINDO adalah inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan yang menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan sarana air bersih untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Di Sulawesi Selatan, perusahaan menyediakan sumur bor di dua lokasi: Yayasan Ilmu Al-Qur’an Pesantren Al Muzahwirah, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, dan RW Palambarang, Dusun Baji Pamai, Desa Punagaya, Kabupaten Jeneponto. Pembangunan dimulai pada 30 Juni 2026 dan kini selesai sehingga fasilitas dapat dimanfaatkan masyarakat. Pilihan sumur bor menempatkan bantuan pada kebutuhan yang mendasar dan berulang, bukan pada dukungan yang hanya memberi manfaat sesaat. Meski sumber tidak menyebut jumlah penerima atau perubahan terukur dalam ketersediaan air, fasilitas ini diharapkan membantu kebutuhan sehari-hari secara berkelanjutan.
Dua lokasi, berangkat dari kebutuhan warga
Penyaluran di Makassar dan Jeneponto menunjukkan bahwa program air bersih Sulawesi Selatan ini menyasar dua komunitas dengan kebutuhan yang disampaikan kepada perusahaan. Menurut TJSL Officer SUCOFINDO Cabang Makassar, Muh Fitrah, penentuan bantuan mempertimbangkan usulan sarana air bersih dari penerima manfaat serta hasil survei lapangan. Pendekatan itu penting: bantuan infrastruktur lebih berpeluang sesuai guna ketika lokasi dan bentuknya ditentukan setelah kebutuhan diperiksa, bukan hanya berdasarkan asumsi. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala SUCOFINDO Cabang Makassar, Eko Priyono, kepada Ketua RT 003 Kelurahan Buloa, Marwah Oktaviana, dan Kepala Dusun Baji Pamai, Risman. Namun, tersedianya sumur belum dengan sendirinya membuktikan bahwa akses air bersih telah merata atau terjamin sepanjang waktu. Informasi tentang cakupan pengguna, mutu air, dan pengelolaan jangka panjang tidak disertakan.
Komitmen sosial perlu disertai pemeliharaan
Bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-70 SUCOFINDO yang mengusung semangat “Ensuring Quality, Protecting Trust”. Perusahaan menyatakan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperluas kontribusi sosial yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Konteks itu memberi program TJSL nilai lebih dari sekadar pembangunan fasilitas: komitmen sosial perusahaan perlu terlihat pada ketepatan sasaran dan perhatian setelah bantuan diserahkan. SUCOFINDO juga berharap fasilitas digunakan secara optimal dan dijaga bersama oleh masyarakat. Warga penerima manfaat, Aswarwan, menyampaikan apresiasi dan berharap program serupa dapat diperluas agar lebih banyak masyarakat merasakan manfaatnya. Harapan itu bukan bukti bahwa perluasan telah dijadwalkan, tetapi menegaskan tindak lanjut yang patut diperhatikan: pemeliharaan sumur dan evaluasi kebutuhan di lokasi lain.
Inisiatif ini diharapkan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya peningkatan akses air bersih dan sanitasi layak. Ukuran keberhasilannya ke depan bukan hanya sumur yang selesai dibangun, melainkan apakah fasilitas tetap berfungsi dan membantu kebutuhan warga dalam jangka panjang. Untuk saat ini, bukti yang tersedia memastikan pembangunan telah rampung dan fasilitas dapat dimanfaatkan, tanpa menyajikan angka dampak atau jaminan keberlanjutan. Karena itu, kontribusi program paling tepat dinilai sebagai langkah nyata yang menjawab kebutuhan di dua lokasi—dengan hasil jangka panjang bergantung pula pada penggunaan dan perawatan bersama.






