Honor X5ds: Dual Display Entry-Level yang Berani Beda
Honor X5ds adalah smartphone entry-level dengan dua layar, yaitu panel utama 6,78 inci di depan dan layar sentuh mini 2,01 inci di bagian belakang, dipadukan baterai 6000mAh dan prosesor Unisoc T610, yang dirancang untuk memberikan pengalaman dual display smartphone terjangkau dengan fokus pada kepraktisan sehari-hari dan daya tahan panjang.
Honor resmi meluncurkan Honor X5ds sebagai smartphone entry-level dengan fitur yang cukup unik di kelas harganya. Ia menawarkan sesuatu yang biasanya hanya muncul di ponsel mahal: layar mini belakang yang benar-benar fungsional, bukan sekadar gimmick. Layar belakang ini dapat digunakan untuk menampilkan notifikasi panggilan, mengontrol pemutaran media, hingga mengambil selfie menggunakan kamera utama. Diposisikan sebagai perangkat murah yang mencoba menawarkan fitur berbeda dibandingkan smartphone entry-level pada umumnya, Honor X5ds terasa seperti eksperimen berani untuk membawa inovasi ke segmen paling bawah tanpa memaksa pengguna membayar harga premium.
Layar Belakang 2,01 Inci: Kecil, Tapi Paling Mengubah Cara Pakai
Layar mini belakang adalah alasan utama Honor X5ds layak dilirik. Fitur yang paling mencolok dari Honor X5ds adalah layar sekunder berukuran 2,01 inci di bagian belakang. Panel LCD ini punya resolusi 240 x 296 piksel dan diletakkan di sebelah modul kamera, sehingga posisinya natural saat ponsel digenggam untuk foto. Fitur utamanya adalah layar sentuh berukuran 2,01 inci yang terletak di sebelah kamera belakang.
Secara fungsional, layar belakang ini bisa dibilang sebagai “remote” mini untuk hal-hal penting. Pengguna dapat menggunakannya untuk membingkai one-tap selfies, melihat notifikasi panggilan masuk, dan mengontrol musik tanpa harus membalikkan ponsel. Ditambah kemampuan menampilkan notifikasi panggilan dan kontrol media, Honor X5ds layar belakang terasa seperti ekstensi logis dari main display, bukan tempelan lucu. Untuk pengguna yang sering mengambil selfie, layar mini belakang membuat kamera utama 50MP f/1.8 menjadi lebih berguna karena pratinjau bisa dilihat langsung.
Baterai 6000mAh dan Android Go: Tahan Lama, Bukan Sekadar Angka
Honor X5ds juga membawa baterai berkapasitas 6.000mAh, dan di sinilah keunggulannya sebagai ponsel entry-level semakin jelas. Baterai merupakan keunggulan lain dari X5ds. Kapasitas 6.000mAh yang dipadukan dengan layar beresolusi rendah mampu bertahan seharian penuh meski digunakan secara intensif. Dalam bahasa sederhana: ini tipe ponsel yang aman dipakai dari pagi sampai malam tanpa cemas mencari colokan.
Di balik layar, perangkat ini mengandalkan Chip Unisoc T610 dengan teknologi fabrikasi 12 nanometer. Pada Geekbench 6, T610 mencetak skor sekitar 420 untuk single-core dan 1.340 untuk multi-core, dibandingkan dengan sekitar 710 dan 1.875 dari Helio G99. Artinya, performa murninya bukan yang tercepat, tapi cukup untuk kelas Go Edition. Agar cip tersebut dapat beroperasi dengan baik, Honor menggunakan Android 16 edisi Go. Sistem ini memakai aplikasi yang lebih ringan dan membatasi aktivitas di belakang layar, sehingga baterai 6000mAh terasa makin panjang umur dan ponsel tetap responsif untuk tugas harian.
Dual Display Smartphone di Kelas Murah: Produktivitas atau Gimmick?
Secara konsep, Honor X5ds ingin menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan inovasi tanpa harga premium. Dual display smartphone biasanya hadir di segmen mahal, tetapi di sini Honor mencoba memindahkan ide itu ke kelas entry-level. Layar utama 6,78 inci dengan resolusi 720 x 1.576 piksel dan refresh rate hingga 120Hz memberi ruang lega untuk konsumsi konten, sementara layar mini belakang memegang peran sebagai layar cepat untuk interaksi singkat.
Dalam praktik, kombinasi ini menarik untuk produktivitas sederhana: mengecek panggilan, mengganti lagu, atau mengambil selfie tanpa repot. Kamera utama 50MP f/1.8 lengkap dengan lampu LED dan digital zoom hingga 4x ikut memperkuat nilai jual, meski kamera depan 5MP dinilai rendah untuk standar swafoto modern. Di sisi lain, Honor belum mengonfirmasi kehadiran X5ds secara resmi di Indonesia. Jadi, untuk saat ini, unit ini lebih terasa seperti demonstrasi arah desain Honor: layar mini belakang bukan mustahil hadir di ponsel murah, tinggal bagaimana pabrikan lain menyusul atau menantangnya.
Posisi Honor X5ds di Pasar Entry-Level: Untuk Siapa Ponsel Ini?
Honor X5ds jelas bukan ponsel untuk pemburu performa mentah. Skor Geekbench 6 di kisaran 420 untuk single-core dan 1.340 untuk multi-core menegaskan bahwa Unisoc T610 lebih cocok untuk penggunaan ringan. Namun di segmen entry-level, kombinasi baterai 6000mAh, layar 120Hz beresolusi HD, dan layar mini belakang 2,01 inci memberi karakter yang jarang ditemui pesaingnya.
Varian 4GB+64GB hadir sebagai opsi terjangkau untuk pengguna yang butuh ponsel pertama atau perangkat kedua yang tahan lama. Honor X5ds tersedia dalam pilihan warna Forest Green dan Midnight Black, dua warna aman yang tetap terlihat modern. Menurut saya, ponsel ini paling tepat untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai, suka eksperimen fitur baru seperti layar mini belakang, dan tidak terlalu memusingkan performa gaming berat. Jika kelak masuk pasar yang lebih luas, Honor X5ds berpotensi memicu tren baru: layar belakang kecil sebagai standar baru di kelas entry-level, bukan lagi keistimewaan ponsel mahal.






