Gemini yang Bisa Diatur: Asisten AI yang Mulai Menyerupai Karakter Pilihan Anda
Gemini kontrol suara adalah serangkaian pengaturan baru yang memungkinkan pengguna mengubah cara asisten AI Gemini berbicara—mulai dari energi, formalitas, kehangatan, hingga kecepatan—sehingga kepribadian suara AI dapat dipersonalisasi sesuai preferensi dan konteks percakapan masing-masing pengguna. Langkah ini bukan pembaruan kosmetik; ini pergeseran kekuasaan. Google bersiap memberikan kendali lebih besar kepada pengguna atas bagaimana suara asisten AI Gemini berbicara. Alih-alih “menerima” kepribadian default yang dirancang perusahaan, pengguna kini didorong untuk membentuk sendiri karakter AI yang menemani mereka setiap hari. Di saat yang sama, Google dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan baru untuk Guided Vision Gemini Live yang akan memberikan kontrol lebih besar terhadap akses kamera perangkat. Kombinasi personalisasi AI asisten dan penguatan privasi Guided Vision ini menunjukkan satu pesan: Google ingin meyakinkan bahwa AI mereka bukan hanya pintar, tetapi juga patuh pada batas yang Anda tentukan.

Empat Parameter Kepribadian: Energi, Formalitas, Kehangatan, dan Kecepatan
Inti dari personalisasi AI asisten di Gemini adalah empat parameter kepribadian Gemini: Energi, Formalitas, Kehangatan, dan Kecepatan. Semua diatur dalam tiga level. Pengguna nantinya bisa menyesuaikan suara Gemini melalui empat parameter berbeda: Energi, Formalitas, Kehangatan, dan Kecepatan. Untuk Energi, Formalitas, dan Kehangatan, tersedia tingkat rendah, sedang, dan tinggi, sedangkan Kecepatan menawarkan opsi lambat, normal, dan cepat. Kebaruan pentingnya: kontrol ini muncul di bagian "Customize" di pengaturan suara Gemini dalam aplikasi Google versi beta 17.41.12. Artinya, Anda tidak lagi dipaksa memilih dari daftar kepribadian yang sudah ditentukan, melainkan dapat mengubah karakteristik ini untuk menciptakan suara yang lebih sesuai dengan preferensi pribadi. Menurut temuan tersebut, pengaturan ini tidak menggantikan suara-suara Gemini yang sudah ada, tetapi melengkapinya dan diharapkan terbawa ke Gemini Live maupun pengalaman obrolan standar.
Dari Santai ke Profesional: Personalisasi AI Asisten yang Nyata Terasa
Keuntungan praktisnya terasa jelas: pengaturan tersebut memungkinkan Gemini memiliki karakter yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna. Saat ingin merencanakan liburan atau berbincang santai, Anda bisa menurunkan tingkat formalitas dan meningkatkan kehangatan agar percakapan terasa lebih akrab. Sebaliknya, ketika membutuhkan penjelasan profesional atau ringkasan pekerjaan, formalitas dapat dinaikkan sehingga jawaban terdengar lebih resmi dan lugas. Kecepatan bicara juga dapat disesuaikan agar AI tidak berbicara terlalu cepat ataupun terlalu lambat. Menurut analisis kode, Google disebut akan menerapkan pengaturan tersebut tidak hanya pada mode percakapan biasa, tetapi juga pada Gemini Live, sehingga karakter suara yang dipilih akan digunakan secara konsisten. Dengan demikian, pengalaman berinteraksi dengan AI menjadi lebih personal tanpa perlu mengatur ulang setiap kali menggunakan layanan tersebut. Ini adalah bentuk personalisasi AI asisten yang praktis, bukan sekadar gimmick—karena memengaruhi ritme interaksi sehari-hari, dari bangun pagi sampai lembur malam.
Guided Vision yang Bisa Dimatikan: Privasi Bukan Lagi Sekadar Janji
Di sisi lain, Google menjawab kekhawatiran lama terkait kamera. Guided Vision selama ini menjadi salah satu fitur andalan Gemini Live yang memungkinkan AI memanfaatkan kamera ponsel untuk memahami lingkungan sekitar secara langsung. Sekarang, Google dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan baru untuk Guided Vision Gemini Live yang akan memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna terhadap akses kamera perangkat. Keberadaan pengaturan baru Guided Vision Gemini Live pertama kali ditemukan dalam aplikasi Google versi Android 17.38.5.sa.arm64. Melalui menu "Guided Vision in Live" di pengaturan Gemini, pengguna dapat memilih untuk mengaktifkan maupun menonaktifkan kemampuan visual Gemini Live sesuai kebutuhan. Melalui opsi tersebut, pengguna nantinya dapat menonaktifkan fitur Guided Vision kapan saja demi meningkatkan privasi saat menggunakan layanan kecerdasan buatan Google. Apabila opsi baru ini benar-benar dirilis, pengguna dapat memutus akses kamera kapan saja tanpa harus menghentikan penggunaan Gemini Live secara keseluruhan. Pendekatan ini memberi kontrol lebih besar terhadap data visual maupun lingkungan sekitar yang dapat dianalisis oleh AI.

Mengapa Langkah Ini Penting Sekarang, dan Apa Berikutnya
Pertanyaan utamanya: mengapa baru sekarang? Hadirnya opsi mematikan Guided Vision dinilai sebagai langkah penting Google dalam meningkatkan perlindungan privasi pengguna. Selama ini sebagian pengguna masih merasa khawatir terhadap aplikasi AI yang memiliki akses kamera secara terus-menerus. Di saat bersamaan, penemuan kontrol baru suara muncul tidak lama setelah Google meluncurkan pengalaman pemilihan suara yang disegarkan pasca Google I/O. Ini menunjukkan pola: Google mengemas ulang identitas suara Gemini sambil menyiapkan lapisan kontrol yang lebih granular. Namun, semua ini masih berada di tahap “bocoran resmi”. Keberadaan pengaturan Guided Vision ditemukan pada aplikasi yang belum dirilis untuk publik, dan Google belum mengumumkan jadwal peluncuran maupun detail teknis cara kerjanya. Begitu pula dengan pengaturan kepribadian suara; hingga kini Google belum mengumumkan kapan fitur tersebut akan dirilis secara resmi, dan karena baru ditemukan dalam versi beta aplikasi, masih ada kemungkinan fitur mengalami perubahan sebelum diluncurkan ke seluruh pengguna. Arah besarnya sudah jelas: Google ingin AI terasa lebih alami, tetapi tetap berada di bawah kendali Anda, bukan sebaliknya.



