Setlist prediksi, bukan daftar yang pasti
Setlist konser Ye adalah susunan lagu yang diperkirakan akan dibawakan dalam pertunjukan, bukan konfirmasi resmi mengenai urutan atau pilihan akhir. Untuk konser Ye Jakarta, beberapa materi prakonser telah memuat prediksi daftar lagu yang dapat membantu penggemar menyiapkan momen sing-along. Prediksi itu menarik karena menggabungkan trek dari berbagai fase karier Ye, alih-alih hanya bertumpu pada satu album. Namun, daftar panjang sebaiknya dibaca sebagai gambaran kemungkinan, bukan janji bahwa semua lagu akan dimainkan. Daya tarik utamanya justru ada pada pertemuan antara lagu-lagu yang akrab di telinga dan pilihan yang bisa mengubah suasana stadion. Bagi penonton, menghafal beberapa kandidat paling dikenal terasa lebih berguna daripada menganggap setiap judul dalam prediksi sudah pasti masuk.
Heartless dan Power menjadi magnet sing-along
Di antara banyak kandidat, Heartless dan Power paling mudah dibayangkan sebagai titik ledak bersama penonton. Keduanya memberi konteks tentang luasnya katalog lagu Kanye West dan menawarkan kontras yang kuat: Heartless membawa nuansa melankolis, sementara Power terasa lebih megah dan menghentak. Daftar prediksi juga mencakup Stronger, Gold Digger, Flashing Lights, Runaway, dan All Of The Lights, sehingga kemungkinan pilihan malam itu menjangkau beberapa sisi berbeda dari repertoarnya. Inilah alasan daftar tersebut lebih menarik daripada sekadar parade hit: perpindahan suasana dapat membuat pertunjukan terasa dinamis. Jika harus memilih lagu yang paling dinantikan, Heartless dan Power layak berada di barisan depan, tetapi kejutan dari trek yang lebih jarang disebut bisa menjadi pembicaraan setelah konser.
Spektrum lagu yang berpotensi mengisi panggung
Prediksi tersebut merentang dari lagu-lagu awal seperti Homecoming, All Falls Down, Jesus Walks, dan Through the Wire hingga materi yang lebih baru seperti Off The Grid, Praise God, CARNIVAL, dan LIFESTYLE. Ada pula pilihan kolaborasi dan lagu berenergi tinggi, termasuk Ni**as In Paris, Clique, Mercy, serta No Church In The Wild. Rentang ini memberi alasan untuk berharap pada set yang tidak monoton, meski belum tentu seluruh judul dapat masuk ke satu malam pertunjukan. God Is tidak tercantum dalam daftar prediksi yang tersedia, jadi tidak tepat menyebutnya sebagai kandidat berdasarkan materi tersebut. Ekspektasi paling masuk akal adalah menanti perpaduan hit besar dan trek dari fase karier berbeda, sambil menyisakan ruang bagi perubahan susunan di panggung.
GBK dan pengalaman konser yang imersif
Konser Kanye West dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Pertunjukan ini digambarkan memakai Globe Stage, panggung berbentuk globe dengan visual beresolusi tinggi, permainan cahaya, dan tata artistik yang berubah mengikuti lagu. Konsep 360 derajat itu membuat pilihan setlist terasa semakin penting: trek dengan karakter berbeda dapat memperoleh suasana visual tersendiri. Untuk membantu mobilitas penonton di sekitar GBK, jam operasional MRT Jakarta disebut akan diperpanjang hingga pukul 01.30 WIB. Pada akhirnya, prediksi lagu hanyalah bekal untuk ikut bernyanyi, bukan panduan pasti. Yang paling layak dinantikan adalah bagaimana lagu-lagu seperti Heartless dan Power berpadu dengan skala panggung, sementara kejutan pilihan Ye tetap menjadi bagian dari pengalaman langsung.






